@kemendikdasmen: Ada kabar penting nih buat #SobatBelajar! Pemerintah melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 resmi memperkenalkan Jalur Domisili. Jalur ini merupakan upaya nyata untuk mendekatkan akses pendidikan berkualitas ke tempat tinggal siswa secara lebih adil dan terencana. Melalui sistem ini, pemerintah daerah diberikan wewenang penuh untuk menentukan wilayah penerimaan dengan mempertimbangkan sebaran sekolah, domisili calon murid, serta kapasitas daya tampung yang tersedia. Simak detail lengkapnya melalui video berikut! Jika #SobatBelajar mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi posko SPMB terdekat di daerahmu. #SPMBRamah #PendidikanBermutuuntukSemua #KemendikdasmenRAMAH
rumah kami.dekat dari sekolah..
tpi tetap tdk masuk...
2026-06-12 11:38:22
7
indrawardhana tedy :
jarak 680 meter.... kalah sama yg ribuan meter....
2026-06-12 10:38:53
5
Abucho :
masuk sekolah aturan ruwet, klo bisa dibuat sesulit mungkin 👍
2026-06-12 13:53:55
2
Nr :
tapi nyatanya SMA jalur domisili yg di utamakan nilai tertinggi bukan jarak yg terdekat dari sekolah,dan yg ketrima domisili reguler rumahnya jauh dari sekolah.seharusnya bukan dinamakan jalur domisili kalau gini tapi jalur nilai.
2026-06-12 12:16:20
4
deeey :
domisili ya domisili tp ga usah pake prioritas umur juga, jarak dekat tp kalah umur.
2026-06-12 13:47:45
2
sumi garut :
domisili kalah dengan nilai..jarak jauh nilai tinggi keterima
2026-06-12 12:46:20
1
putri :
Tapi tidak di daerah saya
2026-06-12 10:50:31
1
giugnet :
ku do'akan anak anak Indonesia banyak yang melanjutkan studi di negara negara yang punya lingkungan dan regulasi pendidikan yang bagus
2026-06-12 10:04:56
1
bumi :
ya Allah 900 aja g keterima padahal dl zonasi 1,5km bs
2026-06-12 15:30:26
0
Queensha :
ini menteri tau gak sih, klo domisili jg sekarang di rank berdasarkan nilai.
yg Deket dgn sekolah gak otomatis keterima.
bingung jadinya antara omongan menteri sama lapangan bedaa jauh
2026-06-12 13:01:44
0
Rita :
kl di pringkt nilai lnh setuju kr pas wktu anak sy jarak cm 2 KM sj nilai tinggi kalah sm jarak yg dempel sm sekolah pdhl nilai jauh dibw anak sy..jd kl nilai pgn msk sekolah megri yg di mau ya bljr br dpt nilai tinggi bs masuk
2026-06-12 11:08:50
1
Menthel :
kayanya mang sistem domisili ini selain msk wilayah/dkt rumah jg nilai diperhitungkan ..beda sama tahun kmrn2 pake zonasi wlpu. nilai jelek bisa masuk negri asalkan rumahnya jarak deket dgn sekolahan
2026-06-12 15:00:48
0
boymedan. :
Please deh kemendikdasmen. tolong buat SPMB itu melalui tes online saja...
sumpah muaakk kali sama sistem kaliannn
2026-06-12 14:38:16
0
Mommy eL :
sekolah yg lebih Deket wilayah 1 malah ga bisa,malah ke wilayah 3 jauh muter²..ribet
2026-06-12 14:51:02
0
Wibowo Raden Van Java :
700 m dari sekolah aja diluar kuota... ga lolos....
2026-06-12 14:41:51
0
SOS.Id ll :
Jalur domisili kapan ya
2026-06-12 14:11:46
0
Sigit Goentoro :
Kebanyakan jalur, kelamaan prosesnya..
2026-06-12 13:13:15
0
Abi Handoko :
sistem masih kacau dipaksakan...
2026-06-12 10:28:04
0
Agus AE :
krnapa kalau jalur domisili yg masuk ada yg nilai akademiknya tinggi dan jaraknya jauh apa bedanya dengan jalur akademik
2026-06-12 12:25:22
0
navych :
teori doang.... apalagi sitem tertutup, online, tahu tahu diterima atau bahkan di tolak