@haayilsaalah: #onthisday

MaahirSaalah
MaahirSaalah
Open In TikTok:
Region: GB
Friday 12 June 2026 06:09:54 GMT
52455
3041
60
1328

Music

Download

Comments

faiza.axmad3
dagan ina axmad :
walee maqosla ani😁😁
2026-06-24 12:23:35
7
shukranyaarabi1
Qamar Qalbi nadif❤️ :
Shaah kaligiisa ma ahee waliba hee. Isfakahma waxan ku dareeyno❤️❤️🥰❤️🥰
2026-06-12 09:47:59
12
laala134
Umu cazam90 :
wllhi waa sax
2026-06-14 19:39:27
3
istahil1230
istahil1230 :
ruunbadan
2026-06-12 20:23:17
4
fahiimoyyy1
Fahiimo Ali shEiq❤️👸🏾 :
Wx garad❤️
2026-06-28 11:33:08
0
ubahabdi021
Salam :
True 💯🥰
2026-06-16 20:12:22
1
nasriney_
Nasrineyy🪼 :
Saxiiix😭😂
2026-06-25 20:54:35
0
narsamohamed_
D.nasracaweeye :
isma dhihin
2026-06-12 21:39:32
2
hamth01
hamth laki❤️🥹🤤 :
hodhodhoo 😭😂
2026-06-23 13:25:42
0
deeqo.deeqo82
deeqo deeqo :
oocadaa
2026-06-23 12:29:58
0
inamahad571
Ina Mahad :
Waa been wale
2026-06-15 07:52:35
1
kheyrjecel2
💕sadiya💕) :
Xarig lama sitaan waa raga ayaa ka maqan hadalka sheikha😂😂
2026-06-12 14:58:55
3
uma.cabdulaahi43
Uma Cabdulaahi :
waadhalaanraadwayn dumarka
2026-06-13 03:28:30
2
leylo.joome3
Leylo Joome :
haa waa run
2026-06-12 09:54:59
3
samiaisse
Samia Isse :
Adkaatay berigii horey ahayd waxas sheekh maanta waxas ma jiraan. 😂😂😂😂😂😂
2026-06-12 14:54:26
2
muniish.cadey73
Muniish Cadey :
waxas majiran
2026-06-13 09:40:08
2
kheyrjecel2
💕sadiya💕) :
Maxaa looga jarey😂🥷🏽
2026-06-12 14:59:07
2
ladan.cali45
Ladan Cali :
Kkkkkkk
2026-06-23 19:42:27
0
ansiaanas
Anisa ❤️❤️❤️ :
🥰🥰🥰
2026-06-14 15:20:01
2
king.c.c.m.i
KING C.C.M.I. :
❤️❤️❤️
2026-06-13 11:41:55
1
queenhaaji45
QueenHaaji45 :
🥰🥰🥰
2026-06-12 14:36:05
2
istahil1230
istahil1230 :
🥰🥰🥰
2026-06-12 20:22:53
1
nimcooy86
Nimco Jama :
😂😂😂
2026-06-12 13:09:10
3
To see more videos from user @haayilsaalah, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About