Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@30347936017kon: แสนโล…เริ่มจะแสนสาหัสแล้ว#อู่มาสด้า #มาสด้าหาดใหญ่สงขลา #อู่ซ่อมมาสด้าหาดใหญ่ #อู่มาสด้าหาดใหญ่ #อู่ซ่อมมาสด้าสงขลาหาดใหญ่
ช่างกร มาสด้า หาดใหญ่
Open In TikTok:
Region: TH
Friday 12 June 2026 08:11:30 GMT
982
42
3
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.71MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.71MB
)
Watermark .mp4 (
3.28MB
)
Music .mp3
Comments
เอกเซอร์วิสทุ่งลุง :
🥰🥰🥰
2026-06-12 12:53:28
1
เอกเซอร์วิสทุ่งลุง :
😁😁😁😁😁😁
2026-06-12 12:55:24
1
🅿️ai Tanawit :
ลูกรอกพาราเท่าไรครับ
2026-06-13 09:30:53
0
To see more videos from user @30347936017kon, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Natural Areas #fyp #geography #nature #earth #LearnOnTikTok
Ovviamente dopo il video abbiamo litigato🙏🏻
The Great Migration captured like never before 🦓 filmed by me and Ellis Van Jason with a ember high speed camera at 600 fps accompanied with Inspire 3 🎥 It was an evening we will never forget! #africa #serengeti #greatmigration
menarik banget nih cuy, baca dikit aj.. Kita Kadang Overthinking & Mensabotase Diri Sendiri? (Teori “Chimp Brain”) Pernah nggak sih lu ngerasa tiba-tiba overthinking, takut gagal, atau marah padahal sebenarnya masalahnya nggak sebesar itu? Dalam podcast The Diary Of A CEO, psikiater Steve Peters menjelaskan konsep dari bukunya The Chimp Paradox (2012). Ia bilang di dalam pikiran manusia seolah ada tiga sistem: Human, Chimp, dan Computer. “Human” itu bagian kita yang logis dan tenang, yang sebenarnya pengen hidup baik-baik aja. Tapi ada juga “Chimp”, bagian emosional yang gampang panik, takut, cemas, bahkan kadang bikin kita overthinking. Sedangkan “Computer” adalah tempat semua pengalaman hidup kita tersimpan—semua memori, kebiasaan, bahkan kata-kata orang di masa lalu. Secara ilmu otak atau Neuroscience, reaksi emosional cepat ini berkaitan dengan bagian otak bernama Amygdala. Penelitian neuroscientist Joseph LeDoux tahun 1996 menunjukkan bahwa otak bisa memicu rasa takut atau panik sebelum kita sempat berpikir logis. Itulah kenapa kadang kita bereaksi emosional dulu baru menyesal setelahnya. Sementara bagian otak yang membantu kita berpikir tenang adalah Prefrontal Cortex, yang bekerja lebih lambat tapi lebih rasional. Menariknya lagi, banyak reaksi emosional kita ternyata berasal dari pengalaman masa lalu. Studi besar Adverse Childhood Experiences oleh Vincent Felitti dan Robert Anda tahun 1998 menemukan bahwa pengalaman negatif masa kecil—seperti sering dimarahi atau diremehkan—bisa tersimpan lama di memori emosional. Jadi ketika kita menghadapi tekanan di masa dewasa, “chimp” di otak kita langsung membuka memori lama itu dan memicu rasa takut atau tidak percaya diri. Tapi kabar baiknya, emosi itu bisa dilatih. Penelitian psikolog Albert Bandura tahun 1977 menunjukkan bahwa kesadaran diri bisa membantu seseorang mengontrol perilaku dan emosinya. Teknik yang sering dipakai dalam terapi modern seperti Cognitive Behavioral Therapy yang dikembangkan oleh Aaron T. Beck juga mengajarkan hal yang sama: kita bisa belajar mengganti pola pikir negatif dengan cara berpikir yang lebih rasional. Cara paling simpel? Saat emosi datang—marah, takut, insecure—jangan langsung bereaksi. Coba berhenti sebentar, tarik napas, dan tanya ke diri sendiri: ini respon emosiku atau respon logisku? Jeda kecil itu memberi waktu bagi otak rasional untuk mengambil alih. Kadang masalahnya bukan dunia yang terlalu berat, tapi “monyet kecil di kepala kita” yang lagi panik. #psikologi #neuroscience #selfawareness #MentalHealth #mindset
They are each other’s best partners in life.🥰❤️#dog #Love #baby #dogtiktok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy