@bulgogifartsalot: ttv/bulgogifarts

bulgogifarts
bulgogifarts
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 12 June 2026 11:25:54 GMT
319229
30642
264
1935

Music

Download

Comments

jinisbackbaby
jinisbackbaby :
It‘s interesting that she gets hate while Tenshi gets praise…basically the same thing
2026-07-31 11:56:58
0
yahyagb00
Yahyyy_08 :
evry time i see this girl
2026-06-12 18:05:57
3570
gooseleach
Gooseyeet :
its clearly forza horizon 4 😏
2026-06-14 22:13:11
161
john_marston6741
john_marston 🤠 :
"is this Forza horizon 6"
2026-06-12 13:29:42
854
alibazzal334
escanor :
This cs2
2026-07-31 14:44:04
0
brazil.aa.777
Nanami :
Her account btw
2026-07-31 07:43:39
0
dotgy
Dotgy :
its literally minecraft bro
2026-07-31 03:09:08
20
maiouzuka2
🎸丰Лужен丰🎸 :
this you brochacho?
2026-06-12 11:30:02
256
marcoko908
kharn the betrayer :
ohh my bad its minecraft
2026-07-31 09:24:30
0
swallow9848
Swallow :
my wife look beatyfull today
2026-06-12 11:38:08
90
parsaghaderpoor0
ipaaaarrrsaaaa :
not funny
2026-06-15 15:47:05
59
tercy_delin
Tercy-Delin :
is it or not answer the question
2026-06-14 19:19:45
85
komaccncheese
💎 :
Bro see's them toy cars
2026-06-12 11:47:38
16
j_nekto_616
j_nekto_616 :
But I can see the washing machine
2026-06-14 12:19:27
6
jacobh1214
NITROPLASMAH :
Aye yo new forza looks dope
2026-06-12 14:03:09
17
gup.panzer.vor
^TH67^ 🇩🇪Race L3/33 CC🇩🇪 :
Is this fortnite?
2026-06-13 17:56:06
10
h1mura9
Battōsai :
So this is gta 6?
2026-07-30 22:29:12
5
chaseym4a
Chasey.M4A :
nah, seems like forza motorsport 4
2026-06-12 16:03:05
12
bigbrr_zzz
BigBrr_Zzz :
is this Roblox?
2026-06-13 00:52:33
8
kaiser.wilhelm0
Adenauer❤️🖤 :
this tales of androgyny.
2026-07-31 17:03:57
2
abhzfh
abuhzfh :
bro typed on the wrong live 😭
2026-06-12 15:59:31
4
To see more videos from user @bulgogifartsalot, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent
Matthew Gallagher punya ide sederhana: kalau AI bisa ngerjain hampir semua hal, kenapa masih butuh banyak karyawan? Dengan modal sekitar Rp300 juta, dia bikin bisnis bernama MEDVi. Strateginya agresif, pakai AI untuk jualan obat pelangsing, didukung lebih dari 800 akun Facebook palsu yang nyamar jadi dokter, lengkap dengan foto profil hasil AI. Akun-akun ini dipakai buat kasih review dan membangun kepercayaan. Hasilnya kelihatan luar biasa. Bisnis ini diklaim menghasilkan sampai Rp28 triliun. Bahkan sempat dipuji media seperti The New York Times sebagai “kisah sukses” AI-driven company. Tapi di balik itu, masalah mulai muncul. Pada Februari 2026, badan pengawas obat AS, Food and Drug Administration (FDA), mengirim surat peringatan karena metode marketing MEDVi dianggap menyesatkan, seolah-olah produknya sudah disetujui resmi. Ironisnya, ini terjadi hanya sekitar enam minggu sebelum liputan positif media terbit. Lalu muncul kebocoran data besar, sekitar 1,6 juta data pasien terekspos. Kasus ini berujung pada gugatan class action di Delaware. Saat ditelusuri lebih dalam, banyak klaim bisnisnya ternyata tidak bisa diverifikasi. Tidak ada audit independen, dan angka-angka yang diumumkan diragukan. Investigasi dari Futurism mengungkap hal yang lebih serius. Foto before-after pasien ternyata deepfake, dibuat dari hasil editan AI. Pertumbuhan bisnisnya juga didorong oleh ratusan halaman Facebook yang berpura-pura jadi dokter untuk menargetkan perempuan usia 35–55 tahun. Bahkan di bagian kecil situs mereka sendiri, MEDVi mengakui bahwa orang-orang di iklan bisa saja aktor atau hasil AI, bukan tenaga medis sungguhan. Akhirnya, narasi “bisnis miliaran dolar berbasis AI” mulai runtuh. Banyak analis menilai cerita suksesnya jauh lebih besar daripada realitas bisnisnya. #artificialintelligence #aiupdates #aitrends #contentAI #aicontent

About