@saksihukumindonesia.com: SPMB TULUNGAGUNG DAN MISTERI “JALUR KELIMA”, SAAT TITIPAN DISEBUT LEBIH SAKTI DARI SISTEM Tulungagung - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Tulungagung untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK diklaim semakin ketat, digital, transparan, serta berbasis aturan. Namun di lapangan, publik justru ramai membicarakan satu hal yang dianggap tak pernah benar-benar hilang: jalur titipan. Masyarakat mulai mempertanyakan, apakah sistem benar-benar murni seleksi, atau hanya terlihat rapi di layar monitor sementara praktik intervensi tetap bermain di belakang meja. Di tingkat SMP yang menjadi kewenangan Pemkab Tulungagung, persaingan jalur domisili dan prestasi semakin brutal. Banyak orang tua mengeluh karena anak yang rumahnya dekat sekolah justru tersingkir. Ironisnya, setelah pengumuman selesai, selalu muncul cerita lama: siswa yang sebelumnya tidak lolos mendadak bisa masuk. Sementara di jenjang SMA dan SMK di bawah kewenangan Pemprov Jawa Timur, aturan SPMB tahun ini lebih keras. Jalur domisili bahkan tidak lagi sekadar mengandalkan jarak rumah, tetapi juga mempertimbangkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) saat kuota membludak. Namun pertanyaannya sederhana: seketat apa pun sistem dibuat, apakah benar mampu menutup “jalur belakang”? Publik menilai ada “jalur kelima” yang tidak pernah tertulis dalam juknis resmi. Bukan jalur domisili, afirmasi, mutasi, atau prestasi, melainkan jalur intervensi. Jalur ini diduga dimainkan lewat relasi kuasa, telepon pejabat, tekanan oknum tertentu, hingga titipan dari pihak yang merasa punya pengaruh. Mulai oknum birokrasi, organisasi, sampai pihak yang membawa nama aparat disebut-sebut masih menjadi momok bagi sekolah. Kepala sekolah pun sering berada di posisi serba salah. Mau menolak titipan, takut dianggap melawan kekuasaan. Mau menerima, melanggar rasa keadilan bagi siswa lain. Akibatnya, aturan kuota yang seharusnya menjadi pagar seleksi justru rawan jebol setelah pengumuman resmi selesai. Praktik penambahan rombongan belajar (rombel) pun kerap menjadi sorotan karena dianggap membuka ruang masuknya siswa “siluman”. Fakta ini sebenarnya bukan cerita baru. Ombudsman RI sebelumnya pernah menemukan adanya indikasi siswa titipan, manipulasi data, hingga intervensi dalam penerimaan siswa di berbagai daerah. Namun sampai hari ini, praktik tersebut dinilai belum pernah benar-benar diberantas. Yang paling dirugikan tentu masyarakat kecil. Anak-anak yang mengikuti proses secara jujur justru kalah oleh mereka yang punya akses kekuasaan. Sementara orang tua yang tidak punya “orang dalam” hanya bisa pasrah melihat sekolah negeri favorit perlahan berubah seperti arena rebutan koneksi. Ironisnya, jargon transparansi selalu dikumandangkan setiap tahun. Sistem digital dipamerkan, aplikasi diperbaiki, sosialisasi digencarkan. Tetapi jika keputusan akhir tetap bisa digeser lewat tekanan dan titipan, maka teknologi hanya menjadi kosmetik administrasi. Publik kini menunggu keberanian pemerintah daerah, cabang dinas pendidikan, hingga aparat pengawas untuk membuktikan bahwa SPMB bukan sekadar formalitas tahunan. Sebab jika praktik jalur belakang masih dipelihara, maka pendidikan bukan lagi soal kemampuan dan hak siswa, melainkan soal siapa yang paling kuat bermain pengaruh. #spmb2026 #fyp #viral #dinaspendidikan #dinasprovinsijawatimur
SHi.com
Region: ID
Friday 12 June 2026 13:37:07 GMT
Music
Download
Comments
Netderlands :
angkatan tka+daftar terribet cuyy
2026-06-13 19:39:58
274
ディンダ :
betul sekali pakkkk saya pakai jalur domisili jrk dekat aja enggk diterima
jannn sangatt susahhhh banget pendaftaran sekolah SMK negeri
2026-06-12 22:11:58
128
si Bunglon :
that's right
2026-06-13 12:30:10
0
Ros Yanti :
sy lngsung swasta, udh nyerah duluan, daftar negri😭
2026-06-15 02:42:01
3
mayasari :
sekolaj swasta itu gak begitu menangkutkan kok
2026-06-13 10:34:46
31
aya calon siswi STETSA :
alhamdulillah keterima sma unggulan guys hehe
2026-06-14 09:39:50
7
Nissa Zafira :
swasta jga oke kok anakku SMK swasta ok aja
2026-06-15 05:52:43
0
Fafie Fitri :
di jogja ada jalur radius, khusus yg jaraknya kurang dari 400 m bisa daftar duluan dan diterima
2026-06-15 00:18:51
0
®️RennO🌹 :
Kembali Ke Ujian Nasional NEM
2026-06-13 10:00:37
15
lelawati :
Alhamdulillah anaku lolos di SMAN 14.jalur prestasi Alhamdulillah GK ada pake titip titipan,🙏🙂🙂
2026-06-13 10:01:41
5
aya :
jujur sekarang seleksi sekolah negeri lebih bersih. klu jaman aku SMP(2007) dan SMA (2010) jalur amplop di SMP 42orang x 5 kelas di SMA 42orangx 8kelas. sekarang jalur ordal ga sebanyak dulu kan?
2026-06-14 01:05:53
1
melia :
betul banget. kok zonasi jd spt jalur prestasi nilai. yg d terima nilai tinggi tp jarak rmhny jauh
2026-06-13 22:28:11
1
velis :
sekarng jalur domisili/ zonasi itu dilihat dari nilaix walupun jarak rumah deket dgn sekolah klo nilaix jelek gk memenuhi syarat bakalan terpental..klo emang ada jalur gelap ak sih kurang tahu..ya kasian klo yg terpental itu nilaix bagus dan memenuhi syarat..
2026-06-13 11:02:51
7
n1ng_5 :
bettuuuul...
2026-06-13 23:08:18
0
anna :
anak ku jalur prestasi belum ada keputusan
2026-06-14 04:11:52
1
rayna :
salah ..tahun ini domisili banyak yg mental.karena. nilai bang ..
2026-06-13 14:23:17
4
Mbak sani🥰 :
he..he...betul bos,q aj sampek pusing mikirin ank blm masuk sekolah negri..mau masuk jalur paman.nyatanya lg g punya paman..🤣🤣🤣
2026-06-14 11:48:33
1
ibu :
Reaaaaallllll
2026-06-13 10:37:40
0
Randz :
la plosokandang iso nganti Karangrejo niku lo pripun🗿
2026-06-13 16:36:08
0
Slamet Purnomo :
info hallo paman
2026-06-13 08:41:12
1
✨tyas mucus :
sudaaahhh bukan rahasia lagi apa bisa di leburkan
2026-06-13 10:53:47
1
paramex :
anak saya daftar lewat jalur prestasi nilai TKA, doakan ya semoga anak saya diterima di SMKN pilihan nya
2026-06-13 15:49:19
5
Khamim Zahrodin :
cek tulungagung😁
2026-06-13 08:07:02
1
ℒ𝓭𝔂 . :
aku ga keterima tp tetangga ku keterima.. eh ternyata kk dia ga pernah diganti pdhl udah lama tinggal sedesa sini..
2026-06-13 23:00:03
1
mompress :
bukan nya sekarang di cek titik map dan raport sebelum pengambilan pin? 😅
2026-06-15 02:17:17
0
To see more videos from user @saksihukumindonesia.com, please go to the Tikwm
homepage.