@yiyefilmz: Beautiful A380 #fyp #lax #aviation #a380 #lufthansa

yiyefilmz
yiyefilmz
Open In TikTok:
Region: US
Friday 12 June 2026 15:08:55 GMT
4619
306
0
15

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @yiyefilmz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | sinar matahari pagi menembus celah gorden kamar, namun itu sama sekali tidak membuat kamarmu terasa hangat, masih sama dingin seperti sikap martin kepadamu. ​sejak saat itu sikap martin berubah menjadi lebih peduli padamu, itu memang sangat aneh karena ia tidak pernah sama sekali peduli padamu, ia kini sering kali bersikap posesif padamu. ​martin bersikap lebih posesif dari biasanya—seperti mengantarmu ke mana-mana bukan karena peduli, melainkan mengawasimu. martin berpura-pura peduli hanya saat ada ancaman dari pria lain. ​
POV | sinar matahari pagi menembus celah gorden kamar, namun itu sama sekali tidak membuat kamarmu terasa hangat, masih sama dingin seperti sikap martin kepadamu. ​sejak saat itu sikap martin berubah menjadi lebih peduli padamu, itu memang sangat aneh karena ia tidak pernah sama sekali peduli padamu, ia kini sering kali bersikap posesif padamu. ​martin bersikap lebih posesif dari biasanya—seperti mengantarmu ke mana-mana bukan karena peduli, melainkan mengawasimu. martin berpura-pura peduli hanya saat ada ancaman dari pria lain. ​"hari ini kamu ada kelas kan?" tanya martin dari seberang ponsel, kamu hanya diam tanpa menjawab. ​"biar aku antar," ucap martin. ​"gak perlu, aku bisa sendiri," tolakmu secara mentah-mentah. martin hanya menghela napas panjang saat mendengar suaramu, ia tahu kamu masih marah padanya. ​namun, ucapan "aku antar" itu hanya ucapan sementara, martin tidak benar-benar mengantarmu, pada akhirnya kamu berangkat sendiri menggunakan gojek. ​sebelum kelas mulai kamu sempat menatap secarik kertas yang pernah diberikan seonghyeon kepadamu, kamu menatap kertas itu lama sambil menatap namanya yang tertera di sana. ​kamu perlahan mengambil ponselmu lalu memindahkan nomor yang berada di kertas itu ke dalam ponselmu, rasa ragu itu muncul saat kamu ingin mengirim pesan kepadanya. ​"hai," pada akhirnya kamu mengirim pesan itu, dengan sedikit hati yang berdetak kencang akhirnya pesan itu terkirim. ​"siapa?" tanyanya lewat pesan, kamu tidak butuh waktu yang lama untuk mendapat balasannya, tidak seperti martin, seonghyeon jauh lebih baik daripada martin. ​"aku yang kemarin di halte," jawabmu, seonghyeon segera mengenali siapa itu jika bukan kamu. ​"gimana? kamu gak sakit, kan?" pertanyaan itu sama sekali tidak pernah kamu dapat dari martin, kamu terdiam untuk beberapa detik untuk pertanyaan itu. ​"aman. aku mau balikin jaket kamu, bisa nanti ketemu?" tanyamu dengan sopan. ​"bisa, di halte waktu itu. oke?" ajaknya, pesan itu diakhiri darinya. ​saat kelas selesai kamu segera pergi ke halte dengan membawa jaket dan payungnya, beberapa menit berlalu, namun ia masih saja belum datang. ​"hei," suara itu sudah tidak asing lagi bagimu, tubuhmu perlahan berdiri dari duduk lalu menatap dari mana asal suara itu. ​di sana, seonghyeon berdiri tegak di hadapanmu, ia tersenyum saat melihatmu, kamu membalas senyuman itu dengan hangat. ​"eh, hai," balasmu. setelah melihat seonghyeon kamu segera menyerahkan payung dan jaketnya. ​sejak pertemuan itu hubungan kalian menjadi lebih dekat, seonghyeon bersikap sangat baik terhadapmu, tidak dingin seperti martin. kamu tahu jika martin tahu kamu berteman dengan pria lain ia akan marah atau cemburu. ​namun, itu tidak jadi masalah bagimu. kamu bisa menyembunyikan hubunganmu dengan seonghyeon di belakang martin. ​sejujurnya perasaanmu kepada martin tidak pernah lagi ada, rasa cinta yang dulu datang kini sudah pergi digantikan seonghyeon, itu sangat salah. namun, tidak ada cara lain. kamu selingkuh. ​sore itu seonghyeon berniat untuk mengajakmu pergi jalan-jalan bersama, ia membawamu membeli bunga dan novel yang kamu suka, kamu teringat martin, lagi dan lagi kamu membandingkannya dengan seonghyeon. ​"kamu suka?" tanya seonghyeon, kamu mengangguk pelan sambil tersenyum. ​"ayok pulang, udah mau malam," seonghyeon menggenggam tanganmu menuju motornya. namun, sebelum tubuh kalian mendekat ke arah motor, seseorang secara tiba-tiba memukul wajah seonghyeon. ​kamu sontak terkejut dengan itu, kamu menatap seonghyeon yang sudah terjatuh ke tanah karena kehilangan keseimbangan, kamu menatap sosok yang memukul seonghyeon—martin. ​saat melihat itu adalah martin dadamu terasa sesak, rasa bersalah muncul seketika. kamu tahu kamu sudah menyakiti dua pria sekaligus. ​"kenapa harus lu yang ambil dia dari gua?!" suara itu terdengar lebih keras, suara yang tidak pernah kamu dengar sebelumnya dari mulut martin. ​(💬+) #seonghyeon #martin #cortis #pov #fyp

About