Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@dt_fatima: #دعاء #قران_كريم
✨فـاطِمــة✨
Open In TikTok:
Region: SA
Friday 12 June 2026 16:35:48 GMT
86893
3653
0
235
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.63MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.63MB
)
Watermark .mp4 (
1.15MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @dt_fatima, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
18 + FunnyClips Lines' Duet Do Your VideoViral 100% ~ #unfrezzmyaccount #funy_clips #mudassar_writes #1millionaudition #trickmaster_shmraiz
boom boom 🎶 #SANTOSBRAVOS #STBV #KAUE #SUNOO #ENHYPEN @SANTOS BRAVOS
do i look goodddd mr armstrong #fyp #foryou #kl
Membalas @"Yoe"Macarena club On Mix Seorang mantan pengurus Perbakin Surabaya, JL, terseret kasus dugaan pel*cehan seksual terhadap atlet. Korbannya adalah DS (15), atlet perempuan cabor menembak yang kini mengalami trauma mendalam hingga enggan kembali berlatih. Ketua Harian Perbakin Surabaya Hadi Susilo menyayangkan adanya hukuman fisik berupa gelitikan yang diduga dilakukan JL kepada korban. "Hukuman gelitik tidak dilakukan saat pelatihan, itu terjadi di luar jam. Itu tidak boleh ada sentuhan fisik, karena secara etika nggak boleh. Hukuman fisik mending lari atau push up. Biasanya kami bikin pertandingan mini, kalau yang salah nembak atau yang kalah biasanya sit up atau push up. Nggak ada hukuman gelitik, itu modus, kami miris sekali." katanya. Hadi mengaku tak menyangka JL melakukan hal tersebut karena selama ini dinilai beriktikad baik. "Bahkan anak saya juga les di sana. Beliau itu aktif sekali setelah pandemi COVID-19 sampai hari ini aktif-aktifnya. Bahkan JL sebelumnya juga dapat apresiasi dari orang tua atlet, sayangnya kepercayaan kami, para orang tua atlet disalahgunakan oleh terduga." jelasnya. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah pihak terkait kasus itu. "Sudah sidik. Pelapor, korban, dan terlapor sudah diperiksa." ujar Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari. #detikjatim #tiktokberita #surabaya #perbakin #surabayatiktok
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy