@onelavi1:

lavi.x6
lavi.x6
Open In TikTok:
Region: UG
Friday 12 June 2026 20:26:38 GMT
128988
9048
97
119

Music

Download

Comments

ericnizeyimana198
Errick 🇷🇼💕Mn 🇺🇬💞🇹🇿Nizy :
Hello my Rwanda 🇷🇼 💖 💓 ♥️your beautiful 🥰🥰🥰🥰🥰🙏🙏🙏
2026-06-15 20:11:13
3
lucky55731
Lucky :
The first of all Rwanda🇷🇼🇷🇼🇷🇼🇷🇼🇷🇼🇷🇼 Green city
2026-06-13 17:48:40
1
paris.huguette
Paris🇷🇼 :
Rwanda 🇷🇼 ❤️
2026-06-12 21:59:51
11
neyima33
MAN CITY :
team Rwanda mumpe ku like bamikwano
2026-06-14 10:31:10
10
uwamahoro677
Lily w gentle ♥️ :
Rwanda 🇬🇦
2026-06-18 08:08:34
0
janet.divine4
nambuya Janet :
Kenya
2026-06-13 05:13:49
5
muwanguzuzicky
Muwanguzuzicky :
AI
2026-06-13 15:31:56
1
dismasmandera
Dismas Mandera :
nice 👍👍👍♥️♥️♥️
2026-06-12 20:33:46
6
salange936
solange :
rwanda 🇷🇼 beautiful
2026-06-15 14:55:53
2
imammutembuli
imam mutembuli :
Ai
2026-06-17 16:43:47
0
rafaelraimundo311
Rafael Raimundo :
Moçambique
2026-06-13 18:37:40
2
cleophas_rotich0
Cleophas TVS KAPE🇰🇪💯🌺 :
kenya win
2026-06-13 06:20:08
2
saumu123ccc
@Saumu🌹🇰🇪🇸🇦💞🥰 :
Kenya 🥰🥰🥰
2026-06-15 11:37:26
2
user7155567594780
user7155567594780 :
my favorite kenya
2026-06-13 20:36:34
1
user8758534319866
dj pazo minn :
good 👍😊 boy I like you
2026-06-13 14:01:56
2
matata.family
MATATA FAMILY🔥🔥 :
90%100✅️✅️✅️
2026-06-14 08:07:49
1
samuelgalata8
@Hawinet :
Ethiopia
2026-06-17 13:39:49
0
user9320388396384
YIGA DERRICK WA PROTEST VOTE :
kany🥰🥰
2026-06-13 04:39:10
1
izzykokoro39
Ir IzzyKokoro :
kenya
2026-06-15 11:36:13
0
divinesuzan
Devine Suzan 🥰 :
Kenya🥰
2026-06-14 19:11:43
0
andrew..juma4
Andrew juma :
dh
2026-06-16 16:41:47
0
kakajwi.udatukana
Kakajwi Udatukana :
Rwanda🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-16 10:34:53
0
wanderahope2
BDMN..KIKEDENGE💯💯 :
I like your content man
2026-06-16 14:00:19
0
kitibwadavid6
Kitibwa David :
wow
2026-06-16 15:43:19
0
user1849014358064
Christophe kalimba 🏙️🇹🇿🇹🇿 :
Kenya
2026-06-13 07:04:00
0
To see more videos from user @onelavi1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia

About