@akramlover0:

AkramLover
AkramLover
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 13 June 2026 12:54:13 GMT
137
27
10
1

Music

Download

Comments

stalewane408
kamal :
🥰🥰🥰
2026-06-13 15:47:29
1
sayedrahmanullah
🫀R A H M A N U L L A H🫀 :
🥰🥰🥰
2026-06-13 13:45:41
1
abumehran37
Abu Mehran :
🥰🥰🥰
2026-06-13 13:31:34
1
mudasirshah800
mudasir shah :
❤️❤️❤️
2026-06-13 13:24:31
1
altafaltarhussain2
altafaltarhussain2 :
🥰🥰🥰
2026-06-13 13:12:26
1
To see more videos from user @akramlover0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Heru Subagia: Polri Tak Butuh Sipil di Birokrasi, Cukup Jadi Polisi Rakyat Pelapor : Yon Maryono  [RMOLJABAR] Alumni UGM sekaligus pengamat politik, Heru Subagia, menegaskan bahwa gagasan memasukkan unsur sipil ke dalam birokrasi Polri tidak memiliki urgensi. Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukanlah “sipil di balik meja Polri,” melainkan Polri yang benar-benar hadir sebagai polisi rakyat. Heru menilai, reformasi Polri seharusnya diarahkan pada tiga hal mendasar, Pelayanan masyarakat Polri harus dicirikan sebagai bagian dari pelayan publik, bukan sekadar aparat administratif. Penegakan hukum Polri wajib mencegah, menindak, dan mengeksekusi hukum secara konsisten. Kedekatan dengan rakyat Polri harus menjadi institusi yang melebur dengan masyarakat sipil, bukan malah membuka pintu birokrasi bagi sipil. “Tidak ada urgensinya masyarakat sipil masuk ke dalam administrasi Polri. Yang dibutuhkan adalah Polri yang profesional, transparan, dan mampu mengelola tata administrasi publik tanpa harus melibatkan sipil,” tegas Heru saat merespon polemik Menteri HAM, Natalius Pigai, Senin 8 Juni 2026. Ia juga menyoroti usulan Natalius Pigai soal sipil masuk Polri. Menurut Heru, wacana itu tidak perlu diperlebar. “Polri cukup fokus memperkuat dirinya sebagai bagian dari masyarakat sipil, bukan malah mencampuradukkan birokrasi dengan sipil,” ujarnya. Heru menambahkan, sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak alergi terhadap dinamika wacana reformasi patut diapresiasi. Namun, ia menekankan bahwa reformasi Polri harus diarahkan pada profesionalisme, bukan sekadar gimmick birokrasi. “Polri harus menjadi polisi masyarakat, polisi rakyat. Tugas, tanggung jawab, visi, dan misi besar Polri harus terasa langsung oleh masyarakat, memberikan efek positif, dan bermanfaat nyata,” pungkas Heru. Caption: Ilustrasi Pengamat politik alumni UGM, Heru Subagia Tolak Sipil masuk POLRI/RMOLJABAR#reformasipolri #listyosigitprabowo #fyp #polri #pigai
Heru Subagia: Polri Tak Butuh Sipil di Birokrasi, Cukup Jadi Polisi Rakyat Pelapor : Yon Maryono [RMOLJABAR] Alumni UGM sekaligus pengamat politik, Heru Subagia, menegaskan bahwa gagasan memasukkan unsur sipil ke dalam birokrasi Polri tidak memiliki urgensi. Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukanlah “sipil di balik meja Polri,” melainkan Polri yang benar-benar hadir sebagai polisi rakyat. Heru menilai, reformasi Polri seharusnya diarahkan pada tiga hal mendasar, Pelayanan masyarakat Polri harus dicirikan sebagai bagian dari pelayan publik, bukan sekadar aparat administratif. Penegakan hukum Polri wajib mencegah, menindak, dan mengeksekusi hukum secara konsisten. Kedekatan dengan rakyat Polri harus menjadi institusi yang melebur dengan masyarakat sipil, bukan malah membuka pintu birokrasi bagi sipil. “Tidak ada urgensinya masyarakat sipil masuk ke dalam administrasi Polri. Yang dibutuhkan adalah Polri yang profesional, transparan, dan mampu mengelola tata administrasi publik tanpa harus melibatkan sipil,” tegas Heru saat merespon polemik Menteri HAM, Natalius Pigai, Senin 8 Juni 2026. Ia juga menyoroti usulan Natalius Pigai soal sipil masuk Polri. Menurut Heru, wacana itu tidak perlu diperlebar. “Polri cukup fokus memperkuat dirinya sebagai bagian dari masyarakat sipil, bukan malah mencampuradukkan birokrasi dengan sipil,” ujarnya. Heru menambahkan, sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak alergi terhadap dinamika wacana reformasi patut diapresiasi. Namun, ia menekankan bahwa reformasi Polri harus diarahkan pada profesionalisme, bukan sekadar gimmick birokrasi. “Polri harus menjadi polisi masyarakat, polisi rakyat. Tugas, tanggung jawab, visi, dan misi besar Polri harus terasa langsung oleh masyarakat, memberikan efek positif, dan bermanfaat nyata,” pungkas Heru. Caption: Ilustrasi Pengamat politik alumni UGM, Heru Subagia Tolak Sipil masuk POLRI/RMOLJABAR#reformasipolri #listyosigitprabowo #fyp #polri #pigai

About