@edskow225:

𝐄𝐃𝐒𝐊𝐎𝐖. 🍮
𝐄𝐃𝐒𝐊𝐎𝐖. 🍮
Open In TikTok:
Region: FR
Saturday 13 June 2026 22:21:07 GMT
152175
18907
77
3506

Music

Download

Comments

theold1
Théo.ld :
Faut bien de l inspi pour la philo
2026-06-14 07:46:57
2524
zar_flk
𝙕𝙖𝙧𝙣𝙞 :
c un peu trop tard la
2026-06-14 02:36:40
294
4yvvn_
4yvvn_ :
En vraie elle te fait une d la veille le jour du bac t’es grv concentrer en mode en philo tu va lâcher des d
2026-06-14 09:09:48
68
zakaria_khtr
ZK :
Ptn merde sveux dire j’aurais pas le bac ?
2026-06-14 08:15:27
42
dimah_m2l
dimah_m2l :
trop tard
2026-06-14 02:59:17
72
ctk._933z
𝕮𝖙𝖐🇷🇸 :
Au contraire c meilleur car c grâce à elle que j’ai trouver de l’encouragement
2026-06-14 10:18:15
93
kira.7.10
H.irchadi :
Je confirme ✅
2026-06-14 03:27:45
95
wmgz697_
wsm69 :
t’aurais pas pu faire le tiktok avant
2026-06-14 09:40:58
34
advm_klf
advm_ƙlf :
Je m'étais mis en couple la nuit du bac à 3h15 bac à 8h
2026-06-14 15:20:44
10
bencher4ever
bencher4ever :
parler à Dieu 🙏🏼
2026-06-14 09:55:36
34
ialaljejekzi
akallalaj :
j'allais lui envoyer un msg dans 6 minutes merci
2026-06-14 15:54:56
7
ousxzn4
ousxzn4 :
Côte d’Ivoire équateur
2026-06-14 07:40:17
11
thomas980989
Thomas.11 :
Je l’ai fait le bac c’est bien passé
2026-06-14 02:45:32
13
To see more videos from user @edskow225, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

ASAP YANG MEMBAWA PULANG. From request: @nanjaya.sabana.koa  Lagu “Asap yang Membawa Pulang” adalah elegi seorang ayah yang kehilangan anaknya, dibalut dalam irama reggae yang tenang namun sarat luka dan keikhlasan. Ia seperti ombak pelan di malam hari: tidak mengamuk, tapi terus menghantam hati secara halus. Nuansa reggae di lagu ini bukan untuk bersenang-senang, melainkan menjadi ruang napas—ritme yang menjaga agar kesedihan tidak pecah menjadi putus asa. Di dalamnya, duka berjalan berdampingan dengan iman. Tangisan tidak ditolak, tapi diarahkan menjadi doa. Cerita lagu berangkat dari peristiwa nyata: seorang anak bujang yang pergi bekerja seperti biasa, lalu tak kembali karena terperangkap asap. Tragedi itu tidak hanya dilihat sebagai kehilangan duniawi, tetapi juga sebagai perjalanan pulang menuju Allah. Asap yang biasanya melambangkan bahaya dan kematian, di sini dimaknai sebagai jalan naik—seperti tirai tipis yang memisahkan dunia fana dan keabadian. Bagian verse menggambarkan kejadian dan rasa kehilangan yang sunyi, sementara chorus menjadi titik pelepasan: seorang ayah yang perlahan merelakan, walau hati masih retak. Rap di tengah lagu menjadi suara batin yang mencoba tegar—menguatkan diri dengan keyakinan bahwa kematian bukan akhir, melainkan perpindahan. Tema utama lagu ini adalah: Kehilangan yang dalam, khususnya kehilangan anak Keikhlasan dan tawakal, meski terasa sangat berat Kematian sebagai kepulangan, bukan kehancuran Doa sebagai jembatan cinta antara yang ditinggalkan dan yang telah pergi Secara emosional, lagu ini bergerak dari kaget dan hancur, menuju pasrah yang perlahan tumbuh. Ia tidak memaksa pendengar untuk kuat, tapi mengajak untuk tetap percaya—bahwa di balik tragedi, ada rahmat yang sedang menunggu untuk dipahami. Lagu ini seperti pelukan yang tidak banyak bicara… tapi hangat, dan tidak pergi.#asapyangmembawapulang#teradrone#reggaemusic❤️💛💚🎶 #abahanom4677
ASAP YANG MEMBAWA PULANG. From request: @nanjaya.sabana.koa Lagu “Asap yang Membawa Pulang” adalah elegi seorang ayah yang kehilangan anaknya, dibalut dalam irama reggae yang tenang namun sarat luka dan keikhlasan. Ia seperti ombak pelan di malam hari: tidak mengamuk, tapi terus menghantam hati secara halus. Nuansa reggae di lagu ini bukan untuk bersenang-senang, melainkan menjadi ruang napas—ritme yang menjaga agar kesedihan tidak pecah menjadi putus asa. Di dalamnya, duka berjalan berdampingan dengan iman. Tangisan tidak ditolak, tapi diarahkan menjadi doa. Cerita lagu berangkat dari peristiwa nyata: seorang anak bujang yang pergi bekerja seperti biasa, lalu tak kembali karena terperangkap asap. Tragedi itu tidak hanya dilihat sebagai kehilangan duniawi, tetapi juga sebagai perjalanan pulang menuju Allah. Asap yang biasanya melambangkan bahaya dan kematian, di sini dimaknai sebagai jalan naik—seperti tirai tipis yang memisahkan dunia fana dan keabadian. Bagian verse menggambarkan kejadian dan rasa kehilangan yang sunyi, sementara chorus menjadi titik pelepasan: seorang ayah yang perlahan merelakan, walau hati masih retak. Rap di tengah lagu menjadi suara batin yang mencoba tegar—menguatkan diri dengan keyakinan bahwa kematian bukan akhir, melainkan perpindahan. Tema utama lagu ini adalah: Kehilangan yang dalam, khususnya kehilangan anak Keikhlasan dan tawakal, meski terasa sangat berat Kematian sebagai kepulangan, bukan kehancuran Doa sebagai jembatan cinta antara yang ditinggalkan dan yang telah pergi Secara emosional, lagu ini bergerak dari kaget dan hancur, menuju pasrah yang perlahan tumbuh. Ia tidak memaksa pendengar untuk kuat, tapi mengajak untuk tetap percaya—bahwa di balik tragedi, ada rahmat yang sedang menunggu untuk dipahami. Lagu ini seperti pelukan yang tidak banyak bicara… tapi hangat, dan tidak pergi.#asapyangmembawapulang#teradrone#reggaemusic❤️💛💚🎶 #abahanom4677

About