@bichtuyennn_2905:

Bích Tuyền 🤍
Bích Tuyền 🤍
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 13 June 2026 23:46:55 GMT
926
132
7
2

Music

Download

Comments

cng.thnh449
Thành công :
e nào mà xinh zạ
2026-06-14 15:02:03
0
coganglenthoinao
Mận Ca⁶⁵ 🌂 :
chào ng đẹp nha🥰.
2026-06-15 02:06:12
0
phong098a
Trịnh Văn Tuấn Phong :
🌹😘
2026-06-15 05:10:48
0
hjghjvhb
ahihi :
🥰🥰
2026-06-14 17:31:50
0
zinkhunter
Vinh Lê :
🥰🥰🥰
2026-06-14 06:15:48
0
tigersilver.83e1
Tiger Silver :
🥰🥰🥰
2026-06-14 00:10:00
0
tigersilver.83e1
Tiger Silver :
🌹🌹🌹
2026-06-30 13:15:42
0
To see more videos from user @bichtuyennn_2905, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia

About