@user9005904817348:

ЭСМЕР ЧОН
ЭСМЕР ЧОН
Open In TikTok:
Region: TJ
Sunday 14 June 2026 04:47:27 GMT
38415
144
10
356

Music

Download

Comments

firuzjonofficial
Firuzjonofficial :
😂😂😂
2026-06-14 19:52:47
0
dilovar.wov
Dilovar_/05 :
🤣🤣🤣
2026-06-14 14:30:12
1
user8180376747771
user8180376747771 :
😝😝😝😝
2026-06-14 16:38:56
1
user5790843269027
Абдуаҳад :
🤣🤣🤣
2026-06-14 16:40:43
1
dustmurod.1999
Dustmurod.1999 :
🤣🤣🤣
2026-06-14 13:34:06
1
farrukh.kurbanov7
Farrukh Kurbanov :
😂😂😂
2026-06-14 18:06:17
1
zindagi.be.mano7
zindagi be mano :
😂😂😂😂😂
2026-06-15 13:29:10
0
user2890106211562
tiktok.com/@user28 кулоб 03 :
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-06-14 07:33:11
0
To see more videos from user @user9005904817348, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendukung pengembangan budidaya jagung di Banyuwangi. Inspektur Komando Pasukan Khusus (Irkopassus) diutus Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Mayjen TNI Putra Widiastawa mengatakan sinergi dengan daerah dilakukan tidak hanya penyediaan benih dan sarana produksi pertanian, tetapi juga memberikan pendampingan budidaya secara menyeluruh mulai masa tanam hingga pascapanen.
Untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendukung pengembangan budidaya jagung di Banyuwangi. Inspektur Komando Pasukan Khusus (Irkopassus) diutus Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Mayjen TNI Putra Widiastawa mengatakan sinergi dengan daerah dilakukan tidak hanya penyediaan benih dan sarana produksi pertanian, tetapi juga memberikan pendampingan budidaya secara menyeluruh mulai masa tanam hingga pascapanen. "Petani akan kami dampingi dari awal sampai panen. Bahkan untuk hilirnya, kami sudah menggandeng sejumlah offtaker sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panennya," kata Putra saat bertemu dengan Bupati Ipuk, Jumat (12/6/2026). Bupati Ipuk menjelaskan bahwa kolaborasi penguatan pertanian jagung ini sejalan dengan upaya daerah menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Banyuwangi selama ini menjadi salah satu sentra produksi jagung di Jawa Timur. Produksi jagung di Banyuwangi terus surplus setiap tahun dan menjadi penopang kebutuhan pangan maupun industri. Sepanjang tahun 2025, produksi jagung Banyuwangi mencapai 250.596 ton, naik 41.518 ton atau sekitar 19 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 209.078 ton. Sementara kebutuhan jagung di Banyuwangi tercatat sebesar 69.842 ton, sehingga surplus produksi mencapai 18.754 ton. Hingga memasuki pertengahan 2026, produksi jagung Banyuwangi telah mencapai 72.596 ton dan terus bertambah seiring masih berlangsungnya musim panen.

About