@ousmanesonko424:

ousmanesonko424
ousmanesonko424
Open In TikTok:
Region: SN
Sunday 14 June 2026 04:55:41 GMT
33134
3267
66
105

Music

Download

Comments

merci9113
abdoulaye gueye :
Alhadouliliah macahallah
2026-06-14 13:17:00
8
wadeiyrhoe5mffu
naji toress :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-14 15:33:09
4
072005maax
Kharitou sangue bi :
2026-06-14 20:07:24
1
ahmadouqadim
Ahmadou Bamba Gueye :
Sonko 2029❤️🙏
2026-06-14 14:57:08
6
bbbyba3
Diaz pro 976 :
sonko avie
2026-06-14 14:46:17
2
dgbi75
DG :
Waw rék
2026-06-14 12:12:07
2
sokhnayague529
Sokhna Yague :
mashala yalna yala motali yene yi insha ala 2029inshalla
2026-06-14 18:32:49
1
issasarr617
Issa Sarr :
ça date de 1 an et rien
2026-06-14 11:11:58
1
karafall34
babacarka620 :
merci Ousmane sonko 😁😁😁😁
2026-06-14 20:22:23
0
malicksarr758
malick Sarr :
ki amena ma la beugue❤️❤️❤️❤️
2026-06-14 19:35:49
0
beuguebambadiongu
beugue bamba :
Loloy dege❤️
2026-06-14 18:21:49
0
coumba.seck46
Nabé la sonkiste❤️ :
Inchala yéne dji ga ame si Senegal daye nieuw dakh lou dougou la si yaw 🙏❤️
2026-06-14 19:26:52
0
fallou.galass.fay1
Fallou galass Faye :
2026-06-14 15:01:01
0
911tounkara2
Abdoulaye Keïta Tounkara :
machallah
2026-06-14 15:45:12
0
puncheline10
Ndiaye :
Beugouniou
2026-06-14 16:07:53
0
yayu.yayam
Yayu yayam :
hamoul gatt doull rekk🥺
2026-06-14 10:05:52
0
fallou0130
Fallou :
sonkoseul
2026-06-14 14:37:25
3
kemo.manga8
kemo Manga :
Vive sonko seul
2026-06-14 14:02:47
3
user3130971897114
user3130971897114 :
Ô regardez la femme chinoise qui est joyeuse avec du sourire épanouissement
2026-06-14 17:49:47
0
user5267084890623
déf seydi :
en vie sonko rék niou déme bougouna 🙏💯 courage 💪
2026-06-14 17:40:06
0
user3587581510949
user3587581510949 :
♥️♥️♥️♥️♥️🙏🙏🙏🙏
2026-06-14 12:13:58
1
l.b5494
L.B💯♥️ :
❤️❤️❤️
2026-06-14 11:41:42
1
To see more videos from user @ousmanesonko424, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About