@aminarji: Cara Urut Sakit Leher & Kepala, vertigo, sakit rahang, mencegah stroke, melancarkan darah, sliped disc leher, migrain, pening #vertigo #sakitleher #neckpain #minyakherba #urutantradisional

ARJIM LEGASI SDN BHD
ARJIM LEGASI SDN BHD
Open In TikTok:
Region: MY
Sunday 14 June 2026 21:00:00 GMT
1249442
51000
2079
25785

Music

Download

Comments

amalizufayri_
AmaliZufayri :
Ilmu mahal ni. Tak semua org nak ajar cara urutan sendiri mcm ni. Terima kasih🫡
2026-06-15 14:58:07
300
jalilah6945
JALILAH :
klau telinga brdengong..nk urut d mana
2026-06-15 07:49:33
50
rosnahdesa1
rosrosnah :
saya rasa sakit rahang bila masok jari dlm mulut..
2026-06-24 21:37:05
5
yudel988
yudel :
terima kasih banyak telah tunjuk ajar cara buat urut
2026-06-16 02:32:22
12
mansufian
ManSufian :
terima kasih tuan telah berkongsi ilmu yg memanfaat ni..🤝
2026-06-16 02:35:14
6
inderazulzahary
Muhammad Indera Muzaffar :
saya ada masalah migraine kronik..sakit bahagian belakang kepala dgn tengkuk
2026-06-17 01:54:45
12
rosekm_
rosekm_ :
saya nak cari ilmu mengurut ni.. suami saya vertigo
2026-06-16 00:48:06
5
naurahhashim
Tamara :
ok
2026-06-19 04:19:28
1
madinahanie78
madinahanie78 :
3
2026-06-19 08:14:38
1
nurrr2959
NURRR@59_🌹🌹 :
Good info👌🤩🤩
2026-06-20 00:03:15
1
saleha984
zaza :
Terima Kasih saudara🥰
2026-06-20 16:09:14
1
justladies
justladies :
Sy
2026-06-19 12:00:50
1
noraishahfakeh
noraishahfakeh :
alhamdulilah
2026-06-19 04:23:16
1
marinamarina3091
marinamarina3091 :
terima kasih
2026-06-19 19:12:36
1
hasnahzakaria69
hasnahzakaria69 :
tkasih kongsi ilmu
2026-06-20 02:09:25
1
nisahtahirrr
nisahtahirrr :
terimakasih tuan
2026-06-19 01:51:38
1
hana_taz81
Hana Taz :
betul
2026-06-19 03:57:32
1
naskeng2
naskeng :
Alhamdulillah, sangat bermanfaat, semoga Allah memberikan ganjaran terbaik utk tuan
2026-06-15 22:48:42
5
mastiah.mauludin
Mastiah Mauludin :
t.kasih atas perkongsian manfaat sangat..t.kasih sekali lagi
2026-06-22 03:02:01
5
cempaka4572
cempaka :
terima kasih tuan
2026-06-19 09:17:35
1
hasiahgrafar
hasiahgrafar :
terbaik bro atas perkongsian
2026-06-20 11:00:14
1
cattleya_raymond76
AR :
Terima kasih
2026-06-20 22:02:50
1
cals_3z
DadDy_3Z :
terima kasih
2026-06-19 11:35:54
1
izanshahari
Azizan :
Tkasih
2026-06-16 00:57:17
1
ramlijalil20
RamliJalil :
alhamdullillah
2026-06-16 01:32:33
1
To see more videos from user @aminarji, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Langkah pertama Junkyu menuju panggung selalu disertai suara teriakan penonton. Tapi malam itu, sesuatu membuat langkahnya terhenti sepersekian detik. Bukan karena lampu sorot atau sorakan fans. Tapi karena matanya tertumbuk pada seseorang di barisan tengah, kamu. Berdiri santai, wajah datar, tangan terlipat, jelas bukan tipe yang heboh melambaikan lightstick. Beda. Dan justru itu yang membuatnya sulit mengalihkan pandangan. Seminggu kemudian, setelah konser selesai dan semua orang pulang, Junkyu melihatmu lagi di belakang panggung. Kamu sedang menunggu temanmu yang sibuk minta tanda tangan. Junkyu: “Kamu… bukan tipe yang datang buat teriak-teriak, ya?” Kamu: (kaget) “…Aku cuma nemenin temen.” Junkyu: “Hmm… berarti bukan fans aku?” Kamu: “Enggak.” Junkyu: “Bagus.” Kamu: “…Bagus?” Junkyu: “Iya, jadi aku punya alasan buat bikin kamu jadi fans aku mulai sekarang.” Kamu cuma menghela napas, melirik temanmu yang sudah selesai minta tanda tangan. Tapi di dalam hati, kamu mengakui  cowok ini punya keberanian dan percaya diri yang… mengganggu. Satu minggu setelah itu, Junkyu berhasil mendapatkan nomor WhatsApp-mu. Dia mulai mengirim pesan setiap pagi. Tidak berlebihan, tapi selalu cukup untuk membuat kamu menunggu notifikasi berikutnya. Sehari sebelum konser berikutnya, ia mengetik pesan singkat: “Besok datang, ya. Aku mau tunjukin sesuatu.” Hari itu, venue penuh sesak. Kamu berdiri di tengah kerumunan bersama sahabatmu. Dari balik panggung, Junkyu mengenali sosokmu dengan sekali lihat. Konser berjalan seperti biasa — sampai lagu terakhir. Lampu panggung meredup, suara piano mengalun, dan layar besar menampilkan judul:
Langkah pertama Junkyu menuju panggung selalu disertai suara teriakan penonton. Tapi malam itu, sesuatu membuat langkahnya terhenti sepersekian detik. Bukan karena lampu sorot atau sorakan fans. Tapi karena matanya tertumbuk pada seseorang di barisan tengah, kamu. Berdiri santai, wajah datar, tangan terlipat, jelas bukan tipe yang heboh melambaikan lightstick. Beda. Dan justru itu yang membuatnya sulit mengalihkan pandangan. Seminggu kemudian, setelah konser selesai dan semua orang pulang, Junkyu melihatmu lagi di belakang panggung. Kamu sedang menunggu temanmu yang sibuk minta tanda tangan. Junkyu: “Kamu… bukan tipe yang datang buat teriak-teriak, ya?” Kamu: (kaget) “…Aku cuma nemenin temen.” Junkyu: “Hmm… berarti bukan fans aku?” Kamu: “Enggak.” Junkyu: “Bagus.” Kamu: “…Bagus?” Junkyu: “Iya, jadi aku punya alasan buat bikin kamu jadi fans aku mulai sekarang.” Kamu cuma menghela napas, melirik temanmu yang sudah selesai minta tanda tangan. Tapi di dalam hati, kamu mengakui cowok ini punya keberanian dan percaya diri yang… mengganggu. Satu minggu setelah itu, Junkyu berhasil mendapatkan nomor WhatsApp-mu. Dia mulai mengirim pesan setiap pagi. Tidak berlebihan, tapi selalu cukup untuk membuat kamu menunggu notifikasi berikutnya. Sehari sebelum konser berikutnya, ia mengetik pesan singkat: “Besok datang, ya. Aku mau tunjukin sesuatu.” Hari itu, venue penuh sesak. Kamu berdiri di tengah kerumunan bersama sahabatmu. Dari balik panggung, Junkyu mengenali sosokmu dengan sekali lihat. Konser berjalan seperti biasa — sampai lagu terakhir. Lampu panggung meredup, suara piano mengalun, dan layar besar menampilkan judul: "LOVE JOURNEY" “Lagu ini… spesial. Aku tulis dalam satu bulan terakhir. Tentang seseorang yang awalnya nggak tertarik sama aku… tapi malah bikin aku nggak bisa berhenti mikirin dia.” Junkyu mulai bernyanyi. Kata demi kata menceritakan pertemuan pertama kalian, tatapan dingin, hingga obrolan singkat di belakang panggung. Di pertengahan lagu, ia melangkah ke ujung panggung, mencari matamu di tengah kerumunan. “…dan semua ini, untuk kamu.” Sorakan meledak. "ANJAYYY JUN KASMARAAN!" "Kiw kiw kiw!" "Cewenya di mana tuh?!" Kamu membeku, pipimu memanas. Temanmu langsung nyenggol-nyenggol sambil ngakak. Junkyu tersenyum di panggung, suaranya tetap stabil meski hatinya berdebar kencang. Saat bait terakhir selesai, ia menutup dengan satu tatapan penuh arti ke arahmu. Setelah konser, kamu keluar bersama temanmu, masih mencoba memproses apa yang baru saja terjadi. Tiba-tiba, dari belakang panggung, Junkyu memanggil: Junkyu: “Hei…” Kamu: “…Hei.” Junkyu: “Jangan bilang kamu nggak nyadar tadi lagu itu tentang kamu.” Kamu: “…Aku nggak nyadar.” (mencoba mengalihkan pandangan) Junkyu: “Hmm… kalo gitu, aku harus nyanyi lagi sekarang biar kamu sadar?” (nyengir jahil) Kamu: “Gila ya kamu.” (senyum tipis, tapi jelas pipimu merah) Junkyu tertawa kecil, lalu dengan santai berkata: “Kalau perjalanan satu bulan ini aja udah nyenengin… gimana kalau kita coba perjalanan yang lebih lama?” Kamu terdiam sebentar, lalu tersenyum tipis. Untuk pertama kalinya… kamu membiarkan dia berjalan di sampingmu. #junkyutreasure #junkyu #pov #fyp #xyzbca

About