@the_cloth_chef: Replying to @UR FAVORITE TAILOR🇳🇬 The NSC Monogram Embroidered Black Senator Kaftan for men now available in stock 💯 🛍️How to order 👇 ☎️Call or Whatapp 08101249008 🏷️Price is #75k only 📦Nation wide and world wide delivery 🚚 🌍💯 #MenNativeWears #blacksenatorstylesformen #ReadyToWearInOsogbo #SenatorWearsformen

The Cloth Chef OSOGBO✂️🛍️🛒
The Cloth Chef OSOGBO✂️🛍️🛒
Open In TikTok:
Region: NG
Sunday 14 June 2026 06:23:51 GMT
26559
2123
10
210

Music

Download

Comments

mariamolamide20
RIAM 🌹💐 :
Where are you located in Osogbo
2026-06-14 19:07:49
1
nasirabayomi
TRY & SEE :
How much please
2026-06-14 21:52:19
0
nourdinecfa5
cfa :
🥰🥰🥰
2026-07-09 17:01:55
0
aremou.lma
𝔸ℝ𝔼𝕄𝕆𝕌 𝕃𝕄𝔸✂️ :
💪💪💪
2026-06-25 11:54:23
0
fils.amricain.bxs
🇳🇬Łẹ igwe national 🇳🇬 :
🥰🥰🥰
2026-06-24 21:53:42
0
guiro.saibou
BABA SORA :
❤️❤️❤️
2026-06-16 05:32:57
0
omolloly0
omolloly :
🥰🥰🥰
2026-06-14 12:02:27
0
jimtech_edu_consultant
محمد جيمه علم 📿 :
🥰🥰🥰
2026-06-14 07:24:13
0
fmdthera
@Fmd Thera 067👑👑 :
@Maraka Fashion ☎️💯💯
2026-08-04 17:33:58
0
To see more videos from user @the_cloth_chef, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ustaz Das’ad Latif melontarkan sindiran saat mengisi Tabligh Akbar Kecamatan Sambutan di Lapangan Terbuka, Jalan Sultan Sulaiman, Samarinda, Sabtu malam, 19 September 2026. Tabligh akbar tersebut dihadiri ribuan jamaah dan digelar untuk menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Dalam ceramahnya, Das’ad awalnya menyampaikan perumpamaan mengenai “muka ular”. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang dinilainya gemar mencari muka atau menjilat demi kepentingan tertentu. Pembahasan kemudian diarahkan pada buku berjudul “Islam Ala Prabowo”. Buku tersebut membahas sosok Presiden Prabowo Subianto dari perspektif nilai-nilai Islam dan kepemimpinan. Buku ini disusun oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas. Saat menyinggung buku tersebut, Das’ad menyampaikan kritik dengan menggunakan istilah yang cukup keras. “Ada lagi namanya Islam ala Prabowo. Itu penjilat luar biasa itu. Jilat saja pantatmu,” kata Das’ad dalam tausiyahnya. Setelah itu, Das’ad kembali menggunakan perumpamaan lain, yakni “muka tikus”. Kali ini, istilah tersebut dikaitkannya dengan orang yang melakukan korupsi. Ia mencontohkan berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan kantor, mulai dari pendingin ruangan atau AC, kursi, hingga kendaraan dinas, yang menurutnya bisa menjadi sasaran penyalahgunaan oleh orang yang melakukan tindakan tersebut. Sementara itu, buku “Islam Ala Prabowo” sebelumnya juga menjadi sorotan publik. Majelis Ulama Indonesia atau MUI telah menegaskan bahwa buku tersebut bukan merupakan program, kegiatan, maupun produk MUI. MUI juga meminta masyarakat mengedepankan tabayun dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait polemik buku tersebut. Pernyataan Das’ad dalam tabligh akbar di Samarinda tersebut kemudian menjadi bagian dari sorotan terhadap perbincangan mengenai buku “Islam Ala Prabowo” yang belakangan ramai dibahas di ruang publik. Sumber: Berbagai sumber Video Editor: Devina #SukabumiUpdateCom #UstazDasadLatif #DasadLatif #IslamAlaPrabowo #Prabowo #Samarinda #TablighAkbar #MaulidNabi #Ceramah #Dakwah #Viral
Ustaz Das’ad Latif melontarkan sindiran saat mengisi Tabligh Akbar Kecamatan Sambutan di Lapangan Terbuka, Jalan Sultan Sulaiman, Samarinda, Sabtu malam, 19 September 2026. Tabligh akbar tersebut dihadiri ribuan jamaah dan digelar untuk menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Dalam ceramahnya, Das’ad awalnya menyampaikan perumpamaan mengenai “muka ular”. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang dinilainya gemar mencari muka atau menjilat demi kepentingan tertentu. Pembahasan kemudian diarahkan pada buku berjudul “Islam Ala Prabowo”. Buku tersebut membahas sosok Presiden Prabowo Subianto dari perspektif nilai-nilai Islam dan kepemimpinan. Buku ini disusun oleh Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush’ab Muqoddas. Saat menyinggung buku tersebut, Das’ad menyampaikan kritik dengan menggunakan istilah yang cukup keras. “Ada lagi namanya Islam ala Prabowo. Itu penjilat luar biasa itu. Jilat saja pantatmu,” kata Das’ad dalam tausiyahnya. Setelah itu, Das’ad kembali menggunakan perumpamaan lain, yakni “muka tikus”. Kali ini, istilah tersebut dikaitkannya dengan orang yang melakukan korupsi. Ia mencontohkan berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan kantor, mulai dari pendingin ruangan atau AC, kursi, hingga kendaraan dinas, yang menurutnya bisa menjadi sasaran penyalahgunaan oleh orang yang melakukan tindakan tersebut. Sementara itu, buku “Islam Ala Prabowo” sebelumnya juga menjadi sorotan publik. Majelis Ulama Indonesia atau MUI telah menegaskan bahwa buku tersebut bukan merupakan program, kegiatan, maupun produk MUI. MUI juga meminta masyarakat mengedepankan tabayun dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait polemik buku tersebut. Pernyataan Das’ad dalam tabligh akbar di Samarinda tersebut kemudian menjadi bagian dari sorotan terhadap perbincangan mengenai buku “Islam Ala Prabowo” yang belakangan ramai dibahas di ruang publik. Sumber: Berbagai sumber Video Editor: Devina #SukabumiUpdateCom #UstazDasadLatif #DasadLatif #IslamAlaPrabowo #Prabowo #Samarinda #TablighAkbar #MaulidNabi #Ceramah #Dakwah #Viral

About