@progres.exe: #keşfet #fypp #bizimçocuklar #millitakım

sütlümilka
sütlümilka
Open In TikTok:
Region: TR
Sunday 14 June 2026 09:34:24 GMT
41756
3571
16
1799

Music

Download

Comments

555selcuk
Selçuk :
barış alperdwn bahsediyor
2026-06-14 17:28:51
9
anilflx
anil :
ocuz abi sac yaparız orta yapamayız
2026-06-14 17:41:19
8
yamansss9
Y10 :
emre mor un pırlantalı taht zamanları celta vigo da oynuyordu galiba
2026-06-14 16:42:43
7
juniorcostello
Kerem :
bunun adı neydi la
2026-06-14 14:18:44
3
baltacchef
baltacıChef :
kime diyor
2026-06-14 19:45:01
0
jedovaty_34
JedovatySga :
mertcan karadeniz emre mor olayları
2026-06-14 16:38:59
20
sirlakmustafaa
Mustafa :
mertcab karadeniz yargı
2026-06-14 19:29:00
1
alpha3039_33.13
ollcay05 :
Merih ayıp etmiş
2026-06-14 18:09:01
0
testomer_
testomer_ :
pat pat verdiniz
2026-06-14 20:50:30
0
To see more videos from user @progres.exe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju

About