@nishan.sanjid: —͞Last massage আমি তোমাকে চেয়েও চাইতে পারিনি এর থেকে জঘন্য অনুভূতি আর কি বা হতে পারে..🕊️ #vairal_video #foryou #Bangladesh

𓍯 Sanjid 𓍯
𓍯 Sanjid 𓍯
Open In TikTok:
Region: BD
Sunday 14 June 2026 10:45:41 GMT
3296
208
1
26

Music

Download

Comments

rafamoni053
A💫 :
ক্যাপশন 🙂🫴🏻
2026-08-28 21:23:39
0
To see more videos from user @nishan.sanjid, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

▶️ JANGAN SEKEDAR IKUT-IKUTAN SOAL PERANG YANG TERJADI Di zaman sekarang, informasi sangat mudah tersebar. Banyak orang tiba-tiba ikut berkomentar soal konflik dan perang, padahal belum tentu paham hakikatnya. Hati-hati, jangan sampai kita ikut-ikutan tanpa ilmu, apalagi dalam masalah besar yang menyangkut agama dan nyawa manusia. Dalam Islam, kita diajarkan untuk berbicara berdasarkan ilmu, bukan sekadar ikut arus. Apalagi jika berkaitan dengan akidah dan konflik umat. Allah ﷻ berfirman: وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا  “Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS Al-Isrā' [17]: 36). Ayat ini menjadi peringatan keras agar kita tidak sembarangan berpendapat tanpa dasar yang jelas. Termasuk dalam menilai kelompok, konflik, atau pihak-pihak yang terlibat dalam perang. Perlu dipahami, tidak semua yang terlihat di media itu menggambarkan kebenaran secara utuh. Ada sejarah panjang, ada perbedaan aqidah, dan ada fakta-fakta yang tidak semua orang tahu. Maka, seorang muslim harus berhati-hati, tidak mudah terpengaruh opini, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil sikap. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Bukhari: 6018). Artinya, jika kita tidak punya ilmu yang cukup, lebih baik menahan diri daripada berbicara sesuatu yang bisa menyesatkan orang lain atau bahkan merugikan diri sendiri di hadapan Allah. Jangan sampai kita hanya menjadi pengikut arus tanpa pemahaman. Jadilah muslim yang bijak, yang mencari ilmu sebelum berbicara dan bersikap. Ingat, setiap ucapan dan sikap kita akan dimintai pertanggungjawaban. Jadi, jangan sekadar ikut-ikutan, pastikan kita berada di atas ilmu dan kebenaran. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
▶️ JANGAN SEKEDAR IKUT-IKUTAN SOAL PERANG YANG TERJADI Di zaman sekarang, informasi sangat mudah tersebar. Banyak orang tiba-tiba ikut berkomentar soal konflik dan perang, padahal belum tentu paham hakikatnya. Hati-hati, jangan sampai kita ikut-ikutan tanpa ilmu, apalagi dalam masalah besar yang menyangkut agama dan nyawa manusia. Dalam Islam, kita diajarkan untuk berbicara berdasarkan ilmu, bukan sekadar ikut arus. Apalagi jika berkaitan dengan akidah dan konflik umat. Allah ﷻ berfirman: وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا “Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS Al-Isrā' [17]: 36). Ayat ini menjadi peringatan keras agar kita tidak sembarangan berpendapat tanpa dasar yang jelas. Termasuk dalam menilai kelompok, konflik, atau pihak-pihak yang terlibat dalam perang. Perlu dipahami, tidak semua yang terlihat di media itu menggambarkan kebenaran secara utuh. Ada sejarah panjang, ada perbedaan aqidah, dan ada fakta-fakta yang tidak semua orang tahu. Maka, seorang muslim harus berhati-hati, tidak mudah terpengaruh opini, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil sikap. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Bukhari: 6018). Artinya, jika kita tidak punya ilmu yang cukup, lebih baik menahan diri daripada berbicara sesuatu yang bisa menyesatkan orang lain atau bahkan merugikan diri sendiri di hadapan Allah. Jangan sampai kita hanya menjadi pengikut arus tanpa pemahaman. Jadilah muslim yang bijak, yang mencari ilmu sebelum berbicara dan bersikap. Ingat, setiap ucapan dan sikap kita akan dimintai pertanggungjawaban. Jadi, jangan sekadar ikut-ikutan, pastikan kita berada di atas ilmu dan kebenaran. Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

About