Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@poiyfdfhkkvhdjkbv: #CapCut ##CapCut # شيلات_روعه_خواطر_ذوق #تصميم_فيديوهات #قوالب_كاب_كات #اكسبلور
𓅔
Open In TikTok:
Region: YE
Sunday 14 June 2026 11:35:52 GMT
3095
60
1
10
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.38MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.38MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
زايد الهويدي :
🥺ابداع🥺
2026-08-18 17:48:27
0
To see more videos from user @poiyfdfhkkvhdjkbv, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Kadang kita ini gampang banget dibikin panas dan marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya, kan? Begitu muncul judul berita provokatif: "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang nyinyir dan menuduh seolah-olah Presiden memakai uang rakyat demi ibadah pribadinya. Tahan dulu emosinya, mari kita pakai akal sehat. Konteksnya sama sekali BUKAN begitu! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi: Ada Prabowo sebagai pribadi, dan ada beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai pribadi, beliau tentu berkurban secara personal. Tapi, 1.098 sapi ini masuk dalam Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah jelas: bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini memang program resmi bantuan masyarakat yang dimandatkan melalui jabatan Presiden, bukan program amal pribadi. Sapi-sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas. Bantuan ini tidak masuk ke Istana, tidak untuk keluarga Presiden, dan apalagi untuk pesta para pejabat! Sebagai masyarakat, kita memang berhak dan wajib mengawasi. Silakan awasi penyalurannya! Apakah tepat sasaran? Apakah sampai ke masyarakat yang membutuhkan? Apakah transparan? Itu baru namanya kritik yang objektif dan sehat. Tapi, kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah-olah "Prabowo beramal pakai uang rakyat", itu bukan kritik. Itu adalah penggiringan opini yang licik. Kita bebas berbeda pilihan politik. Kita boleh tidak suka pada tokoh tertentu. Tapi, jangan sampai kebencian buta bikin kita ikut-ikutan menyebar fitnah dan menolak bantuan yang manfaatnya 100% kembali ke perut rakyat. Jadilah masyarakat yang cerdas, jangan mau diadu domba! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanHoax #BantuanRakyat #NetizenCerdas #SikatMafia #IndonesiaMaju
#foryoupage #viral #foryou #amizade #amigos
Another sign of CANCER Is unusual bloating in the stomach. I always suffered from Irritable bowel syndrome as long as I can remember. Foods, drinks will set off my stomach and cause it to bloat. Three months leading up to my Cancer diagnosis, I thought I had Celiac disease. I was tested for it and came back negative. My stomach would blow up like a balloon, causing irritation and cramping inside my stomach. It would hurt a lot. I tried different food, anything to help but it wouldn’t stop. What I didn’t know, inside the Cancer had progressed from its original tumour in the bowel, and moved through my abdomen including my small and large intestines. It continued to progress and spread to my liver and ovaries. There was no room in my stomach with the cancer growing and it would bloat and swell. If you have any of these unexplained symptoms that start to appear in your life, please PLEASE go to your Doctor. I didn't think in a million years I would develop this cruel disease called CANCER. I was diagnosed with Stage 4 Terminal Metastatic Bowel Cancer at age 37 years old. It isn't hereditary in my family line. If I can help just one person to bring awareness that this disease also affects young people too. #cancer #terminalcancer #bowelcancer #fuckcancer #applecidervinegar
O FINAL KKKKKKK... #JEFFBALA #JEFFBALA_ #JEFFBALAA
Kelupaan pernah co paket pas Dateng malah ketakutan 😰🫵 #fake #fakesituation #paketsantet #filmpaketsantet #dikiriminpaketsantet
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy