@suzzy1420: #foryou #fy

suzanadapaz
suzanadapaz
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 14 June 2026 12:04:51 GMT
89279
4844
238
706

Music

Download

Comments

suzanaoliveirados83
suzanaoliveirados83 :
Muito triste nossos filhos crescerem e não terem a oportunidade de ver uma seleção como nós tivemos
2026-06-14 16:50:29
78
alma_em_pausa
AlémdoÓbvio :
agora temos a certeza que vamos perder, a única coisa em comum é que não sabemos de quanto ! 🤣🤣🤣
2026-06-14 20:48:58
18
jhon65760
jhon :
os cara da seleção já entravam no campo com a cara da vitória.
2026-06-14 17:58:41
29
nathyribeiro026
Chaveirinho❤️ :
Saudade, era muito orgulho e agora não é nada.
2026-06-14 16:25:35
20
gedielta
Gedielta :
quantas saudades, chega dói 😔
2026-06-14 20:19:14
16
user9021417471469
user9021417471469 :
o primeiro comentário do amigo ele falou que quem vive de passado é museu, muito bem é verdade, o passado faz parte da nossa história. mas olhando para este craques que é mostrado no vídeo dar gosto de ver como era a nossa seleção canarinho, qualquer adversário tremia. Vc falou que o futebol evoluiu o nosso não, naquela época os cara jogava pela pátria e amor
2026-06-14 20:42:59
3
rauannytiktok.filhas
Rauanny Hipólito :
Qual ano era esse ?alguém sabe?
2026-06-14 19:30:51
2
fenando11
FERNANDO :
Quem vive no passado é museu de futebol.Futebol evoluiu por mais que não pareça
2026-06-14 19:51:10
0
danysouza119
Dany Souza869 :
isso sim era uma seleção
2026-06-14 13:42:14
5
eli30802510
eli30802510 :
tá aí uma das minhas saudades, uma seleção de verdade
2026-06-14 19:06:48
2
lemesvargas17
Lemes Vargas841 :
Talvez precise de um jogador com o nome de Ronaldo
2026-06-14 21:16:00
0
angela.maria8125
Angela Maria :
seleção igual essa não tem.
2026-06-14 18:21:48
1
maria.prado299
Maria Prado :
Só lembranças boas
2026-06-14 23:12:40
0
jba1245
A.J :
e agora não sabemos se vamos ganhar 😂
2026-06-14 23:08:15
0
mariazinha.dorta
Mariazinha Dorta :
Que saudade dessa seleção
2026-06-14 23:11:20
0
joaobatistacarval63
joaobatistacarval63 :
muitos claque em uma só seleção hoje só tem Neymar 🤔
2026-06-14 23:09:36
0
janainadocarmodas
[email protected] :
nesse tempo eu gostava de vê o Brasil jogando
2026-06-14 17:46:09
1
robledo.borges0
Robledo Borges :
Nessa época o Zidane acabou com esse tal de quarteto mágico, o Zidane comeu a bola,a França eliminou o Brasil nas quartas de finais da copa de 2006, o Zidane comeu a bola nesse jogo
2026-06-14 23:06:59
0
ana.paula.ceclia
Ana Paula Cecília :
isso sim era seleção
2026-06-14 23:07:55
0
adriana.montora2
Adriana Montora :
Isso sim tinha amor pela camisa , não por dinheiro
2026-06-14 21:03:45
1
srgiotadeujesusba
Sérgio :
Que nostalgia quando vejo esses vídeos
2026-06-14 23:16:40
0
nilceafalco0
nilcea Falco :
aí que saudade desses caras os melhores 🥰
2026-06-14 18:28:37
1
saramoura814
saramoura814 :
gente eu amava o Dida😂😂😂😂
2026-06-14 17:48:54
0
To see more videos from user @suzzy1420, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About