@j.a.n.a2005: #مسلسلات_تركية #تصاميم #لازلت_في_السابعة_عشر #daha17

j.a.n.a
j.a.n.a
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 14 June 2026 18:35:07 GMT
21836
667
10
104

Music

Download

Comments

jeon97solar
thvkoojane.vk𐤀 :
انقهرت قهر وربي💔😭
2026-06-14 20:17:29
12
sprinklesprinkle11111
Aziza :
تمثيل ارأس رهيييب
2026-06-14 21:15:52
4
vxar.l
🤍 :
الحلقه متى تنزل خلاااصصص زهقت من الانتظار
2026-06-14 23:02:09
1
ffuoppp906
Iplomplk00000 :
وين نزلت بليزز ؟
2026-06-14 19:23:37
1
lamiatal12
lall12 :
طاح ولا
2026-06-14 20:35:15
0
wlierx
R :
متى تنزل
2026-06-14 23:11:23
0
To see more videos from user @j.a.n.a2005, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia
Pernah dengar istilah 'mabuk narasi'? Itulah wabah norak yang sedang ramai menjangkiti linimasa sekarang gara-gara gorengan isu sapi kurban Presiden. Lucu rasanya melihat betapa banyak orang yang mendadak jadi pahlawan kesiangan penjaga APBN. Cuma gara-gara baca headline provokatif, mereka sengaja menggiring opini seolah-olah Presiden memakai uang rakyat untuk urusan ibadah personalnya. Padahal, kalau kalian mau sedikit saja repot membaca substansinya dan nggak cuma modal emosi, 1.098 sapi itu adalah program Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) Presiden. Tolong, gunakan akal sehat kalian. Namanya bantuan kemasyarakatan, sasarannya mutlak untuk rakyat! Sapi-sapi ini sengaja disalurkan ke berbagai pelosok negeri. Ingat, Indonesia ini sangat luas, bukan cuma seputaran Pulau Jawa saja. Warga di daerah lain juga punya hak mutlak untuk merasakan kehadiran nyata dari negaranya di momen-momen penting. Seorang Presiden pasti berkurban pakai uang pribadinya sebagai individu. Namun, melalui instrumen negara, Banmas adalah cara yang sah dan sistematis agar APBN bisa dikembalikan secara langsung ke akar rumput. Berbeda pandangan politik itu sangat sah. Mau alergi dengan tokoh tertentu, itu hak kalian sepenuhnya. Tapi tolong, jangan biarkan kebencian politik itu membuat kalian tega memfitnah program yang manfaat dan dagingnya sangat ditunggu oleh saudara-saudara kita di bawah. Buka mata kalian lebar-lebar. Kalau mau kritis, kritisi ketepatan penyalurannya! Pelototi distribusinya! Tapi berhenti menyebarkan framing sesat yang pada akhirnya hanya merugikan rakyat sendiri! 🇮🇩🐄🔥 #MabukNarasi #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #FaktaBicara #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia

About