Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@domendayeevaofficiel: #senegalaise_tik_tok🇸🇳pourtoichallenge
fans Eva officiel 🧕🌸
Open In TikTok:
Region: SN
Sunday 14 June 2026 19:04:06 GMT
472
95
9
4
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.18MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.18MB
)
Watermark .mp4 (
1.18MB
)
Music .mp3
Comments
ibrahimafall 2009 :
Elle est belle🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-14 19:07:18
1
Ibrahima Bou Serigne Babacar :
bou aladji seul
2026-06-14 19:15:08
1
Kabzo le PDG catalan bû makkbi :
❤️❤️❤️
2026-06-14 19:08:24
2
ANDI CASA MANTO SEUL 🍾🥳🍾🥳 :
🥰🥰🥰
2026-06-21 16:49:34
1
adisco Jr33 :
❤❤❤❤❤
2026-06-15 20:16:24
1
khalilou bou mafia 37 bi :
🥰🥰❤️❤️
2026-06-14 19:11:55
1
Aliou gaye :
❤️❤️❤️
2026-06-18 23:09:37
1
To see more videos from user @domendayeevaofficiel, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#PUBGMxNARUTO ||9VY3S3|| код: 9VX8T3
#fyp #viral
مقارنه قويه🌹 #Quran #islamic_video #المنشاوي #محمد_اللحيدان #fyp
@insiderstore #insidercy
@Mata
#pov Hujan turun sejak sore. Membasahi jalanan kota yang penuh lampu malam, membuat semuanya tampak buram di balik kaca mobilmu. Tapi tidak seburam perasaanmu saat melihat sendiri Park Sunghoon, calon suamimu berjalan berdampingan dengan seorang wanita. Wanita itu cantik. Terlalu cantik. Dan Sunghoon terlihat nyaman di sampingnya. Padahal dua bulan lagi kalian menikah. Jemari tanganmu menggenggam setir erat sampai buku-buku jarimu memutih. Dadamu sesak. Kepalamu penuh pertanyaan yang sejak tadi menolak pergi. “Kenapa dia bohong…?” Karena tadi pagi Sunghoon bilang dia sibuk meeting. Tapi nyatanya? Dia tertawa bersama wanita lain. Malam itu juga kamu datang ke apartemennya. Tanpa memberi kabar. Tanpa berpikir panjang. Lift berjalan lambat, membuat emosimu semakin penuh. Dan saat pintu apartemen terbuka setelah kamu memasukkan kode akses, aroma parfum Sunghoon langsung menyambutmu. Lampu ruang tamu masih menyala redup. Sunghoon muncul dari arah dapur sambil menenggak air dari botol. Saat melihatmu, ekspresinya langsung berubah kaget. “Yn?” Kamu berdiri diam di dekat pintu. Tatapanmu dingin. “Aku mau batalin pertunangan kita.” Kalimat itu keluar begitu saja. Dan untuk pertama kalinya, Sunghoon terlihat benar-benar kehilangan kata-kata. “Apa?” “Aku lihat kamu tadi.” Sunyi. Hanya suara hujan dari balkon yang terdengar samar. “Kamu jalan sama perempuan lain,” lanjutmu lirih, suaramu mulai bergetar. “Dan aku capek pura-pura percaya semuanya baik-baik aja.” Sunghoon menghembuskan napas panjang sambil menatap lantai sesaat. Rahangnya mengeras. “Itu bukan seperti yang kamu pikir.” “Klasik.” Kamu tertawa kecil, pahit. “Semua cowok selalu bilang begitu.” Kamu melepas cincin tunanganmu perlahan. Tapi sebelum cincin itu benar-benar lepas, Sunghoon berjalan cepat mendekat lalu menahan tanganmu. “Jangan.” Nada suaranya rendah. Serius. Tatapan matanya tidak setenang biasanya lagi. “Aku nggak mau kehilangan kamu cuma karena salah paham.” “Kamu pikir aku bakal percaya?” “Aku nggak peduli kamu percaya atau nggak sekarang,” katanya pelan. “Tapi jangan pergi malam ini.” Kamu berusaha menarik tanganmu, tapi Sunghoon malah menggenggamnya lebih erat. Bukan kasar. Tapi cukup kuat untuk menghentikanmu pergi. Dan entah kenapa, itu membuat pertahananmu runtuh sedikit demi sedikit. “Aku marah sama kamu…” bisikmu. “Aku tau.” “Aku kecewa.” “Aku tau.” “Terus kenapa kamu masih nahan aku?” Sunghoon menatapmu lama. Sangat lama. Sampai akhirnya dia berkata pelan— “Karena aku cinta kamu.” Kalimat sederhana itu justru menghancurkan bendungan emosimu. Air matamu jatuh begitu saja. Dan malam itu berubah jadi malam paling panjang dalam hubungan kalian. Bukan tentang kemarahan lagi. Bukan tentang ego. Tapi tentang dua orang yang sama-sama takut kehilangan. Sunghoon memelukmu erat di tengah tangismu, membiarkanmu meluapkan semua kecewa yang selama ini kamu tahan. Kalian berbicara sampai larut malam, saling menyakiti lewat kejujuran, lalu perlahan saling menenangkan kembali. Dan ketika akhirnya suasana menjadi lebih tenang, Sunghoon mencium keningmu lama sekali sambil memelukmu dekat di dadanya, seolah takut kamu benar-benar pergi saat dia melepaskanmu. Malam itu kalian tetap bersama. Dengan hati yang masih berantakan. Dengan cinta yang masih terlalu besar untuk dilepaskan begitu saja. Tapi jauh di dalam dirimu… Pertanyaan itu masih ada. Apa Sunghoon benar-benar tidak menyembunyikan apa pun darimu? — Cahaya matahari pagi masuk lewat celah tirai apartemen. Hangatnya samar mengenai wajahmu yang masih setengah tenggelam di dada Sunghoon. Kamu membuka mata perlahan. Dan detik itu juga, ingatan semalam menghantam kepalamu tanpa ampun. Tentang tangisanmu. Tentang pertengkaran kalian. Tentang bagaimana akhirnya Sunghoon memelukmu erat sepanjang malam seolah kamu adalah satu-satunya hal yang dia takut kehilangan. Pipimu langsung memanas. Karena sekarang lengan Sunghoon masih melingkar di pinggangmu. Wajahnya tertidur tenang tepat di dekat rambutmu, napasnya teratur menyapu pelan tengkukmu. +💬/ SL (LINK DM) #sunghoon #enhypen #fyp #4u
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy