@ly.smile33:

ly.smile33
ly.smile33
Open In TikTok:
Region: RO
Sunday 14 June 2026 19:44:11 GMT
40200
3350
12
791

Music

Download

Comments

jonathan.cruz8478
Jonathan Cruz :
2026-06-14 22:29:57
3
.gm.1312
𝑮𝑴.𝟏𝟑𝟏𝟐 :
🖤
2026-06-16 18:15:47
2
xhebexhiaaa
xhebexhiaaa :
Qh
2026-06-15 06:06:18
0
user66111763874656
anna kokiova :
@Alex beken 😎 🥹👑🧸
2026-07-07 19:45:43
0
iliewwa15
xx_iliewwa_xx :
@💞Mariᥫ᭡la💞
2026-06-14 20:56:55
1
ferdooslaghmani16
🇦🇫مـــــیــنه او وطن🇧🇪 :
🥰🥰🥰
2026-08-09 22:48:03
0
en_yeho_mala_zlobaa_666
👅en_yeho_malá_zloba_666👅 :
@Hard Rico ❤️‍🩹🥺
2026-07-14 08:46:03
0
black_killer1
МА1ОР :
@evangelia♡♡
2026-08-05 01:31:41
0
erco603
erco603 :
🥰🥰🥰
2026-06-25 08:18:03
0
ferdiosman.ferdio
nafia :
@Sahmira Izairi
2026-08-19 12:11:53
1
To see more videos from user @ly.smile33, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JOMBANG, — Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam menyebut adanya dugaan kekerasan terhadap salah satu peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Salah Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan, korban merupakan seorang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Gus Salam menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Sabtu (29/8/2026), bersama sejumlah pengurus PCNU dan PWNU yang mendukungnya.
JOMBANG, — Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam menyebut adanya dugaan kekerasan terhadap salah satu peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Salah Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan, korban merupakan seorang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Gus Salam menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Sabtu (29/8/2026), bersama sejumlah pengurus PCNU dan PWNU yang mendukungnya. "Dari daerah dan namanya mereka dirahasiakan, yang itu mengalami kekerasan. Oleh PWNU, oleh PW-nya," kata Abdussalam. Menurut dia, dugaan kekerasan tersebut berkaitan dengan sikap korban yang disebut tidak mengikuti arahan dari pengurus wilayah. "Sudah dilaporkan kepada Polres Jombang," ujarnya. Gus Salam menyebut korban mengalami pemukulan. Namun, ia belum bersedia mengungkap secara rinci lokasi maupun kronologi kejadian. "Kekerasannya dipukuli," katanya. Ketika ditanya mengenai jumlah korban, Gus Salam mengatakan informasi yang secara resmi diterima pihaknya baru satu orang. Ia menilai dugaan kekerasan tersebut patut disayangkan, terlebih terjadi di tengah pelaksanaan Muktamar NU. "Ada kekerasan di tengah-tengah Muktamar ini sangat memprihatinkan," katanya. Selain dugaan kekerasan, Gus Salam juga menyoroti adanya peserta Muktamar yang menurut dia dikarantina sehingga tidak leluasa meninggalkan lokasi tertentu. Menurut dia, sejumlah peserta Muktamar seharusnya memiliki kesempatan untuk berziarah ke makam para masyayikh maupun bertemu keluarga dan kerabat di Jombang serta daerah lain di Jawa Timur. "Mereka ke sini ingin ziarah-ziarah ke masyayikh. Karena dikarantina, tidak bisa ke mana-mana," ujarnya. Ia juga menyebut sebagian orang yang diduga dikarantina merupakan Rais Syuriyah dari tingkat cabang maupun wilayah. Gus Salam menilai perlakuan tersebut tidak layak terhadap peserta Muktamar, khususnya para ulama yang memiliki posisi struktural dalam organisasi. "Apalagi sebagian yang dikarantina kemarin itu adalah Rais Syuriyah. Saya kira harusnya dihormati kalau di NU," katanya. Bahkan, Gus Salam menyebut pihak yang diduga melakukan kekerasan merupakan orang-orang yang disebutnya bagian dari panitia. Sementara itu, korban disebut telah menjalani pemeriksaan medis atau visum. "Kondisi korban sedang visum. Sudah keluar," ujar Abdussalam. Ia menyebut terdapat luka pada bagian pipi korban, meski tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan medis tersebut. "Ini harus ditegakkan hukum. Harus agar tidak menjadi preseden buruk untuk masa depan NU," tegasnya. Muktamar Ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi momentum bagi NU untuk membahas berbagai agenda organisasi sekaligus menentukan kepemimpinan PBNU periode berikutnya. Follow: pojok.update #Muktamar #PBNU #GusSalam #Tambakberas #PWNU

About