@_beingatheer: #اكسبلور #الهاشتاقات_للرخوم #fypシ #الهاشتاقات_للشيوخ #ولد_اختي_محتواي

Atheer
Atheer
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 14 June 2026 20:16:18 GMT
86832
4084
30
1227

Music

Download

Comments

l_88ax
. :
ازعل وارضى على كيفك بس لاتنسياانني
2026-06-15 12:40:17
3
user94183734361814
🇸🇦707🇸🇦 :
من زعله
2026-06-14 23:43:48
4
xii_57
فطوم :
يعيشون الخالات 💃🏻
2026-06-15 15:50:10
0
shosh87_6
Shosho saad07 :
لا والله أنا اللي بزعلوني😂😂😂😂
2026-06-15 14:49:55
0
a5963353
🕷️ :
عاشتتتتت الخالهه 🤯🤯🤯🤯
2026-06-15 15:37:17
0
n.jii7
🦋Noodi🦋 :
شاش راسي بروح افزع لولد اختي بدون سبب:
2026-06-15 07:51:43
3
s036817
SARA📸🪩✨ :
من زعللله!!!؟؟؟!!!
2026-06-15 08:53:06
0
mhkq
ايمن الوعلاني ❣️ :
🥺🥹🤍
2026-06-15 13:26:44
0
at...45
A :
@Elaine🍃 عموره
2026-06-15 13:34:12
0
To see more videos from user @_beingatheer, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Semua orang tau siapa Seonghyeon. Bukan karna prestasi. Bukan juga karna dia anak kesayangan guru. Tapi—playboy. Ya, semua orang tau itu. Hampir tiap hari dia jalan sama perempuan yang beda. Pagi boncengin satu, pulang anterin yang lain. Dan anehnya—ga ada yang bener-bener bisa benci dia. Wajahnya… terlalu sempurna. Auranya… terlalu kuat. Dan kamu? Cuma murid biasa. Ga terlalu dikenal… tapi kalau nama kamu disebut—orang-orang pasti tau. Anak OSIS. Tegas. Dan… ga gampang ditundukin. Hari itu kamu lagi tugas razia rambut murid cowo. Dan ya—target utama kamu udah jelas. Seonghyeon. Dia dateng santai, kayak biasa. Masih dikelilingin cewe-cewe yang ketawa terus. Kamu jalan ke arahnya. Berhentiin dia. “Rambut lo.” Singkat. Dia diem bentar. Ngelirik kamu. — Kamu maju dikit, ngeliat rambutnya yang udah hampir nutupin mata itu. “Udah kepanjangan.” Diem. “Seminggu.” Tatapan kamu naik ke dia. “Kalau minggu depan masih gini—” “…tanggung sendiri konsekuensinya.” Sunyi sebentar. Ujung bibirnya keangkat sedikit Langkahnya maju perlahan ke arahmu. Ga gitu deket Tapi cukup bikin kamu mikir—jarak kalian sekarang ga aman.
POV : Semua orang tau siapa Seonghyeon. Bukan karna prestasi. Bukan juga karna dia anak kesayangan guru. Tapi—playboy. Ya, semua orang tau itu. Hampir tiap hari dia jalan sama perempuan yang beda. Pagi boncengin satu, pulang anterin yang lain. Dan anehnya—ga ada yang bener-bener bisa benci dia. Wajahnya… terlalu sempurna. Auranya… terlalu kuat. Dan kamu? Cuma murid biasa. Ga terlalu dikenal… tapi kalau nama kamu disebut—orang-orang pasti tau. Anak OSIS. Tegas. Dan… ga gampang ditundukin. Hari itu kamu lagi tugas razia rambut murid cowo. Dan ya—target utama kamu udah jelas. Seonghyeon. Dia dateng santai, kayak biasa. Masih dikelilingin cewe-cewe yang ketawa terus. Kamu jalan ke arahnya. Berhentiin dia. “Rambut lo.” Singkat. Dia diem bentar. Ngelirik kamu. — Kamu maju dikit, ngeliat rambutnya yang udah hampir nutupin mata itu. “Udah kepanjangan.” Diem. “Seminggu.” Tatapan kamu naik ke dia. “Kalau minggu depan masih gini—” “…tanggung sendiri konsekuensinya.” Sunyi sebentar. Ujung bibirnya keangkat sedikit Langkahnya maju perlahan ke arahmu. Ga gitu deket Tapi cukup bikin kamu mikir—jarak kalian sekarang ga aman. "Cantik-cantik galak" Kalimat itu muncul secara tiba-tiba. Dia ketawa dikit "...sayang banget." Blak-blakan. Tanpa mikir. Dan anehnya—cara dia liat kamu sekarang… beda. Kayak—kamu bukan sekadar cewe lain yang lewat di hidup dia. ____ Sejak hari itu— entah kenapa… Seonghyeon jadi sering keliatan di sekitar kamu. Bukan kebetulan. Lebih ke… sengaja. Lagi rapat OSIS— dia lewat depan kelas, padahal itu bukan jalurnya. Lagi istirahat—dia nongkrong ga jauh dari tempat kamu duduk. Dan yang paling ngeselin—setiap kali kalian ga sengaja ketemu mata… dia selalu senyum. Tipis. Kayak lagi main sesuatu. Dan kamu… targetnya. “Lo kenal dia ya?” Temen kamu nyenggol pelan. Kamu cuma geleng. “Engga.” ____ Sore itu parkiran motor mulai sepi. Kamu lagi berdiri di samping motor, nunggu temen kamu yang belum keluar. Suara langkah kaki. Pelan. Refleks kamu nengok. Seonghyeon. Dia lagi berdiri ga jauh dari kamu. Tapi bukan sendiri. Seorang cewe di depannya. Gugup keliatan. Tangannya mainin tali tas. Kamu ga niat dengerin. Tapi jaraknya… terlalu deket. “Gue suka sama lo.” Langsung. Tanpa basa-basi. Kamu diem. Ga sengaja merhatiin. “Serius.” Sesimpel itu. Ga ada perasaan yang keliatan. Ga ada penjelasan. Tapi cukup bikin cewe itu bahagia. Beberapa menit kemudian, cewe itu pergi duluan. Masih senyum-senyum sendiri. Dan kamu masih di situ. Diem. Ngeliat semuanya. Seonghyeon berdiri sebentar. Ngambil hp dari saku. Layar nyala. Ada telepon masuk. Dia angkat. “Ya.” Pause bentar. “Iya, bentar. Gue ke sana.” Sesimpel itu. Telepon ditutup. Dia langsung jalan ke arah motor. Mesin nyala. Tanpa ragu— dia pergi. Ninggalin parkiran itu. Ninggalin… semua yang barusan terjadi. Kamu liat dari jauh. Dan entah kenapa— rasanya kesel. Bukan urusan kamu. Tapi… “cih.” Ucapmu pelan. “playboy beneran ternyata.” __ Hari itu kamu lagi beresin berkas di ruang OSIS. Sendirian. Sepi. Pintu kebuka perlahan. Kamu ga langsung nengok. "Hari ini ga ada rapat." Ga ada jawaban. Suara langkah kaki menghampiri. Kepalamu akhirnya nengok— dan ya. Itu Seonghyeon. Dia nyender di pintu. Tatapannya fokus ke kamu. Santai banget. "Lo sibuk?" "Kelihatan." Jawabmu singkat. Tanganmu lanjut beresin berkas. Pura-pura ga peduli. "Tapi lo punya waktu buat gue kan?" Kamu langsung berhenti. Noleh. "Engga." Dia diem bentar. Senyumnya muncul lagi. "Jahat juga ya." Kamu menghela nafas pelan. "Kalau ga ada urusan, keluar." Dia ga langsung jawab. Langkahnya makin deket. Satu langkah. Dua langkah. "Lo beda." Alismu terangkat dikit. "Terus?" Dia sedikit nunduk. Nyamain tinggi kalian. Tatapannya lurus ke kamu. "Biasanya cewe lain—" "ga bakal nolak gue." Kamu ketawa kecil. "Berarti lo ketemu orang yang salah." Dia diem lagi. Senyumnya muncul— tapi kali ini beda. "Engga." "Justru gue nemuin yang tepat." Untuk pertama kalinya— kata-katanya ga kedengeran kayak gombalan. Dan itu… yang bikin kamu mulai sadar ini bukan sekadar permainan dia. +💬 #seonghyeon #foryoupage #4u #alternativeuniverse

About