@madeinfoot: L’AMBIANCE DES SUPPORTERS IVOIRIENS 🇨🇮 #worldcup #football #fifaworldcup #ivorycoast

MadeInFoot
MadeInFoot
Open In TikTok:
Region: FR
Sunday 14 June 2026 23:03:04 GMT
22112
1888
30
108

Music

Download

Comments

mymy_mb7
✨🌙 M. 💫✨ :
Bravoooo à nos frères ivoiriens 🇨🇮🇨🇮🇨🇮👏🇲🇦♥️🇨🇮
2026-06-15 14:26:01
89
_.laymann._
₦ØⱠ₳₦ :
I was just off camera when this was recorded 😂
2026-06-17 07:11:23
36
aboud_de_londres
Abou 2 Londre 🇨🇮🇬🇧 :
Merci papa ado tu nous as rendu fier partout dans le monde entier
2026-06-19 21:58:55
2
filsduporo90
filsduporo90 :
On est pas beaucoup mais n’ai for
2026-06-19 16:07:27
8
hvmvnzoo
Human Zoo Media :
What song is this ?
2026-06-15 18:24:20
4
deus.la.lumire
deus la lumière. :
jolie c'est ça une compétition les frères.
2026-06-15 20:41:08
16
daskedaa7
່ :
??
2026-06-19 10:58:23
0
sekoubamba647
sekoubamba5105 :
meilleurs pays de l'Afrique
2026-06-16 21:42:49
2
miiimy_emy
MimyEmy♥️🇨🇮🇫🇷 :
❤️❤️❤️❤️
2026-06-17 17:15:32
2
_yannisken_
Yannis :
🔥🔥🔥🇨🇮🇨🇮🇨🇮
2026-06-16 12:57:53
1
evalisha._
Eva :
🧡🧡
2026-06-17 21:00:55
0
jemimachoixdedieu
Christelle Zadi :
❤️❤️❤️❤️🇨🇮🇨🇮🇨🇮
2026-06-19 08:01:06
0
herman.kablan
Herman Kablan :
🥰
2026-06-19 23:09:56
0
andis_weird
Andi :
They always bring the party! Just saw their group in France last month for the military pilgrimage and they had me dancing wheelchair and all. Love them. Took a flag and everything from them home.
2026-06-15 22:36:29
17
To see more videos from user @madeinfoot, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About