Miu_Jey :
Ini pendapat jujur gw dan sama sekali gak ada niat buat menyinggung siapa pun ya. Jujur, waktu SMP gw mantap memeluk agama Islam karena memikirkan hal ini: Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai keberagaman. Ada yang berkulit hitam, putih, berhidung mancung, pesek, bahkan ada yang mengalami keterbatasan fisik seperti tuli dan buta. Intinya, variasi manusia itu banyak banget.
Bayangkan misalnya Tuhan itu punya wujud fisik. Kalau wujud-Nya digambarkan berkulit putih, berhidung mancung, dan berambut pirang, rasanya kok gak adil ya? Padahal di dunia ini ada orang yang berkulit gelap, berhidung pesek, dan berambut hitam. Kenapa Tuhan membuat mereka berbeda? Apa gunanya kalau cuma buat bikin satu kelompok terlihat lebih istimewa? Kalau begitu konsepnya, jelas gak adil karena ada ras yang diistimewakan dan ada yang enggak.
Walaupun mungkin ada orang yang bilang konsepnya gak kayak gitu, atau menilai pola pikir gw aja yang keliru, bagi gw itu cuma pembelaan. Kesannya mereka cuma pengen membatasi orang lain untuk mencari kebenaran atau menemukan jawaban yang bener-bener bikin hati tenang.
Faktanya, banyak ajaran yang menggambarkan Tuhan mereka punya wujud fisik tertentu. Mirisnya, hal ini memicu tindakan rasis dari sebagian manusia. Hanya karena persepsi wujud Tuhan itu berkulit putih, orang kulit hitam di masa lalu sampai gak dianggap sebagai manusia. Bahkan, mereka dulu dilarang masuk ke rumah ibadah. Ini bukti nyata kalau konsep yang keliatannya sepele ternyata punya dampak buruk yang gak sepele dalam sejarah.
Kalau memang mau dipaksakan agar konsep Tuhan berwujud itu adil, harusnya Tuhan menunjukkan diri-Nya dalam berbagai versi wujud yang beragam supaya bisa mewakili semua keberagaman manusia. Oke, mungkin ada argumen kalau Tuhan memerintahkan manusia buat toleransi. Tapi faktanya, toleransi itu susah banget dipraktikkan karena manusia punya sifat dasar yang angkuh. Konsep Tuhan berwujud ini seolah-olah menciptakan sebuah kecacatan sistem yang gak bisa dikritik, gak bisa dilawan, dan mau gak mau harus diterima. Akhirnya, orang-orang yang ciri fisiknya jauh berbeda dengan wujud Tuhan dipaksa menerima keadaan. Sementara itu, kelompok yang ciri fisiknya -
2026-07-31 09:03:07