@jg.duart: #topuria #poatan #UFC #casabranca

jg.duart
jg.duart
Open In TikTok:
Region: BR
Monday 15 June 2026 04:19:10 GMT
33390
3702
37
622

Music

Download

Comments

luiz_.olvvv
rayol d'Vasco 💯 :
então tipo o poatan perdi um cinturão ou continua com dois ?
2026-06-15 10:29:10
16
ahujienad
🥷 :
In another life
2026-06-15 15:31:46
1
user489720034
Pedro Henrique :
O topuria continua com os cinturões né?😭😭😭😭
2026-06-15 15:40:04
4
vieirovskkk33
Vieiraaa77 :
Poatan 😭
2026-06-15 04:53:39
6
lucaswtx_
2Lfé :
os dois perderam hj 😭💔
2026-06-15 05:07:42
17
gl_olv_
Gl_olv_ :
Topuria ficou deformado Slk
2026-06-15 05:20:19
3
grieel7
￴ ￴ ￴￴￴ ￴ ￴￴￴￴￴￴ ￴￴￴￴￴￴ ￴ ￴￴ :
era quase 85% de que isso ia acontecer. Os cara foram lutar na casa branca com a presença do presidente e o adversário é do país, isso almenta muito mais a chances do cara vencer
2026-06-15 05:28:19
0
lalugery2
LaluGery :
2026-06-15 11:01:38
0
usuariodesconhecidov
krov :
talvez em outra vida 😭
2026-06-15 10:43:20
0
miguelzx77775
🥷 :
caraca que noite maldita....
2026-06-15 05:08:39
4
joaarodriguezz__
𝓙𝓡 :
Los 2 bajo redimiento
2026-06-15 05:57:58
0
rngg_aks
𝐫𝐞𝐧𝐠𝐠𝐨.𝟏𝟗🏴‍☠️ :
🥀🥀
2026-06-15 05:49:45
0
To see more videos from user @jg.duart, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendukung pengembangan budidaya jagung di Banyuwangi. Inspektur Komando Pasukan Khusus (Irkopassus) diutus Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Mayjen TNI Putra Widiastawa mengatakan sinergi dengan daerah dilakukan tidak hanya penyediaan benih dan sarana produksi pertanian, tetapi juga memberikan pendampingan budidaya secara menyeluruh mulai masa tanam hingga pascapanen.
Untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mendukung pengembangan budidaya jagung di Banyuwangi. Inspektur Komando Pasukan Khusus (Irkopassus) diutus Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Mayjen TNI Putra Widiastawa mengatakan sinergi dengan daerah dilakukan tidak hanya penyediaan benih dan sarana produksi pertanian, tetapi juga memberikan pendampingan budidaya secara menyeluruh mulai masa tanam hingga pascapanen. "Petani akan kami dampingi dari awal sampai panen. Bahkan untuk hilirnya, kami sudah menggandeng sejumlah offtaker sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panennya," kata Putra saat bertemu dengan Bupati Ipuk, Jumat (12/6/2026). Bupati Ipuk menjelaskan bahwa kolaborasi penguatan pertanian jagung ini sejalan dengan upaya daerah menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Banyuwangi selama ini menjadi salah satu sentra produksi jagung di Jawa Timur. Produksi jagung di Banyuwangi terus surplus setiap tahun dan menjadi penopang kebutuhan pangan maupun industri. Sepanjang tahun 2025, produksi jagung Banyuwangi mencapai 250.596 ton, naik 41.518 ton atau sekitar 19 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 209.078 ton. Sementara kebutuhan jagung di Banyuwangi tercatat sebesar 69.842 ton, sehingga surplus produksi mencapai 18.754 ton. Hingga memasuki pertengahan 2026, produksi jagung Banyuwangi telah mencapai 72.596 ton dan terus bertambah seiring masih berlangsungnya musim panen.

About