@4anans: The Faded Palette Aftermath Of Love || 110 Waktu kembali bergulir, membawa perubahan besar dalam roda kehidupan keluarga mereka. Jevan yang dulu selalu sibuk dengan urusan kantor dan berkas kerja kini telah resmi pensiun di usianya yang menginjak kepala lima, menikmati masa-masa santai di rumah bersama sang istri tercinta, Jehan. Sementara Naren, entah karena takdir atau kekagumannya yang terpendam pada sang ayah, kini telah tumbuh menjadi seorang pengacara muda yang gagah. Dengan setelan jas rapi, pembawaan yang tegas, dan sorot mata yang tajam saat berbicara hukum, Naren benar-benar menjelma menjadi sosok Jevan di masa mudanya—berwibawa namun tetap memiliki sisi hangat di dalam rumah. Dan si kecil Kisha? Bayi gembul yang dulu hobi menangis karena diusili kunciran rambutnya itu sekarang sudah tumbuh menjadi anak perempuan cantik yang duduk di bangku kelas 5 SD. Berbeda dengan saat kecil yang sangat ekspresif, Kisha versi 11 tahun ini tumbuh menjadi anak yang cenderung tenang, mandiri, dan... sedikit terlalu tertutup jika menyangkut masalah pribadinya. Siang itu, koridor firma hukum tempat Naren bekerja tampak sibuk. Di tengah-tengah memeriksa berkas perkara, ponsel Naren di atas meja bergetar. Layarnya menampilkan nama "Bunda". Naren langsung menggeser tombol hijau. "Halo, Assalamualaikum, Bunda? Kenapa?" "Waalaikumussalam, Kak," suara Jehan di seberang telepon terdengar agak terburu-buru. "Kak, maaf banget Bunda sama Ayah mau minta tolong. Ini mendadak banget, adik sepupu Bunda di Bandung kecelakaan dan kami harus langsung berangkat ke sana sekarang. Kamu bisa tolong jemput Kisha di sekolahnya enggak? Jam dua siang ini dia pulang." Naren melirik jam tangan peraknya. Masih ada waktu satu jam sebelum jam pulang Kisha, dan jadwal sidangnya baru ada besok pagi. "Bisa banget, Bun. Kebetulan kerjaan kantor Naren tinggal dikit. Bunda sama Ayah hati-hati di jalan ya, jangan panik. Biar Kisha Naren yang urus." "Alhamdulillah... makasih ya, Kakak Sayang. Nanti kalau sudah dijemput, langsung ajak makan siang aja ya. Kabari Bunda kalau sudah ketemu adek." "Siap, Bunda." Naren menutup telepon, merapikan dasinya, lalu menyambar kunci mobil. Ada rasa senang tersendiri di hatinya. Sudah lama sekali ia tidak menjemput adik kecilnya itu sekolah. Naren bahkan sudah membayangkan wajah cemberut Kisha yang pasti akan langsung ia usili begitu masuk ke dalam mobil nanti. Pukul dua siang tepat, mobil Naren berhenti di depan gerbang sebuah SD swasta. Suasana gerbang sangat ramai oleh riuh rendah anak-anak berseragam putih-merah dan barisan jemputan. Naren turun dari mobil, membiarkan kancing jas kerjanya terbuka santai, lalu melangkah masuk ke area halaman sekolah untuk mencari keberadaan Kisha. Namun, langkah Naren mendadak terhenti di dekat deretan pohon palem, tak jauh dari gazebo sekolah yang agak sepi. Atensi pengacaranya yang super peka menangkap sebuah interaksi yang tidak beres. Di sana, Kisha sedang berdiri membelakangi pohon dengan kepala tertunduk dalam. Tas ranselnya dicengkeram erat di depan dada. Di hadapannya, berdiri dua orang anak—satu anak laki-laki dan satu anak perempuan sebayanya—dengan gestur yang sangat intimidatif. Anak perempuan itu bersedekap dada dengan wajah ketus yang sangat antagonis, sementara si anak laki-laki dengan sengaja mendorong bahu Kisha hingga punggung adiknya membentur batang pohon. Mereka tampak mencemooh Kisha, membisikkan kata-kata yang membuat bahu kecil Kisha mulai bergetar menahan tangis. Kisha sama sekali tidak melawan. Dia hanya diam, membiarkan dirinya diperlakukan seperti itu. Deg. +++lanjutan ada di saluran yaa! #fyp #alternativeuniverse #jeongwoo #xyzcba #4upage

ae
ae
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 15 June 2026 06:30:08 GMT
2002
631
5
28

Music

Download

Comments

sahiii_gf
44_youu 🐾 :
ga nyangka udh nemenin Jehan dan jevan dari SMA sampe anaknya sekarang udh pada gede 😭😭🥹💗
2026-06-15 06:39:41
5
4anans
ae :
https://whatsapp.com/channel/0029VbCAOCz7z4kemdZLYD16 inii link saluran nyaaa yaaah
2026-06-15 07:02:07
0
To see more videos from user @4anans, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About