@kumparan: Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap salah satu modus korupsi di Badan Gizi Nasional periode 2025-2026 ialah terkait pengadaan motor listrik. Diduga, terjadi penggelembungan harga serta vendor yang ditunjuk tidak memenuhi syarat seperti memiliki dealer. Kejagung mengungkap dugaan korupsi terjadi dalam pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan nilai total pengadaan sebesar Rp 1.035.515.297.908. Uangnya disebut telah dibayarkan ke PT Yasa Artha Trimanunggal selaku vendor. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa persoalan pengadaan motor listrik itu bermula ketika Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT) Andri Mulyono mengetahui rencana pengadaan kendaraan operasional di lingkungan BGN. Menurut penyidik, Andri kemudian aktif berkomunikasi dengan pihak yang terlibat dalam proses pengadaan, meski perusahaan yang dipimpinnya belum memenuhi syarat. Padahal, saat itu proses pengadaan belum dimulai dan PT YAT belum memenuhi ketentuan sebagai vendor. Untuk memenuhi kebutuhan administrasi pengadaan, Andri diduga bekerja sama dengan pihak lain dan mengakuisisi perusahaan berinisial PT ASE. Selain persoalan vendor, penyidik juga menemukan dugaan penggelembungan harga dalam pengadaan motor listrik tersebut. Ia menjelaskan dugaan markup dilakukan melalui pengondisian Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Menurut Syarief, penyidik menyimpulkan adanya markup karena pembentukan HPS tidak dilakukan secara normal dan kompetitif. Meski total anggaran pengadaan mencapai sekitar Rp 1,1 triliun, Kejagung masih menghitung nilai pasti kerugian negara akibat dugaan penggelembungan harga tersebut. Kejagung kini menelusuri seluruh pengadaan barang dan jasa yang dilakukan BGN dengan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 📸: Dok. Emmo, kumparan/Kevin Daniel. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | videonews | R120 | E025 | V172 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Monday 15 June 2026 10:06:29 GMT
Music
Download
Comments
Keiko Traveling :
1. importir
2. rakit didlm
3. mark up
4. tkdn
brp tingkatan salahnya ini
2026-06-15 10:46:55
5
woofpanna :
PERTAMA UY
2026-06-15 10:07:29
0
Edwin :
paraaahhh
2026-06-15 12:03:00
0
Hmmmm :
Terus buat mengembalikan kerugian negara gimana ya? Apakah akan ada lelang semacam lelang KPK? Tpi motornya banyak bgt
2026-06-16 02:19:15
0
riyan :
kacau
2026-06-15 11:08:19
0
santy anggraini :
kok bisa lancar heran aku
2026-06-15 10:40:48
1
AGUS :
Apa pendapat owner mbg soal ini
2026-06-15 17:40:13
0
mafia80 :
saya yakin program ini sudah di setting gak mumgkin semudah itu
2026-06-15 12:21:37
0
Chineuneu teuteu /Dhie's :
paraaaah...
2026-06-15 11:28:45
0
Urnside :
mentang2 didukung pendukung Prabowo yg banyak bgt, seenak jidat bjir 😭
2026-06-15 11:29:51
0
jang epep :
siuuuu
2026-06-15 10:08:21
0
. :
kapan Seson ml
2026-06-15 10:10:25
0
RedZoneee :
Kata katanya dong
2026-06-15 14:41:28
0
wldncw12_ :
paling 5 tahun doang
2026-06-15 10:39:39
0
𝙚𝙭𝙛𝙖𝙡𝙡 :
ninggalin jejak ah siapa tau 99+🗿
2026-06-15 10:08:53
1
JOENI VAN DEGAN☠️ :
mbg korupsi brkedok gizi aneh nya dibilang bgtu byk yg ga trma
2026-06-15 11:47:15
0
renovasi rumah (joko sahid) :
biadab
2026-06-15 10:16:13
0
, :
tiap proyek pemerintah pasti dan wajib di markap..anggaran nya
2026-06-16 03:08:00
0
Jibril :
UDAH KETEBAK PROGRAM MBG DAN KOPDES ADALAH LADANG KORUP TERBARU🗿😂
2026-06-16 05:31:12
0
Yulidarwati :
hukum setimpal
2026-06-15 10:52:58
0
sagi👨🦱 :
dah korupsi sgitu besar hukuman maks 5th blm dipotong remisi. hadeh
2026-06-15 10:40:37
1
Kun_tadi :
dealer ga punya, spertpart ga ada, teknisi/ mekanic ga ada, jadi motor listrik sekali pake, ada problem/ masalah/ rusak langsung di buang/ rongsok😌
2026-06-15 10:18:05
0
humble_user65 :
mbg proyek politik dan jadi ladang korupsi utk politikus2 konoha
2026-06-15 13:52:40
0
AnOther_07 :
🥰
2026-06-15 10:08:21
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.