Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@phung25.1.0: Bộ 40 khuy khúc gắn quần áo#phung2510
Phụng 25.10
Open In TikTok:
Region: VN
Monday 15 June 2026 10:38:22 GMT
224
3
0
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
8.86MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
4.75MB
)
Watermark .mp4 (
9.22MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @phung25.1.0, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
bye this verse turns me on
V3 headlight😛#malaysianconceptinspired🇲🇾🇵🇭 #y15zrvietnam🇻🇳 #fyppppppppppppppppppppppp
Pov|| Sore itu kamu sedang rebahan santai di kamar sambil scroll TikTok ketika ponselmu bergetar. Mikha “Y/N, nginep sini dong.” Kamu mengernyit. “Lah kenapa?” Balasan langsung masuk. “Gua sendirian di rumah. Bosen banget sumpah.” “Emang nyokap bokap lo kemana?” “Luar kota. Besok baru pulang.” Kamu berpikir sebentar. Daripada gabut di rumah. “Yaudah.” “YEAY CEPET DATENG.” — Menjelang sore kamu sampai di depan rumah Mikha. Rumah dua lantai itu terlihat sepi. Kamu menekan bel beberapa kali lalu mengetuk pintunya. Tok. Tok. Tok. Beberapa detik berlalu. Tidak ada jawaban. Kamu mengetuk lagi lebih keras. Tok tok tok! Baru setelah itu pintu terbuka. Mikha muncul dengan rambut berantakan. “Lama banget lo buka pintunya?” dengusmu. “Gua ada di lantai atas tadi.” “Ck.” Kamu masuk sambil melepas sepatu. Mikha langsung berjalan menuju dapur. “Lo masuk aja ke kamar gua, di lantai atas kok.” “Oke.” “Gua mau ambil camilan dulu.” Kamu mengangguk. kamu langsung menaiki tangga menuju lantai dua. Di sana ada beberapa pintu. kamu asal membuka salah satunya. Klik. Begitu masuk, kamu langsung berhenti. Ruangan itu rapi. Dominasi warna hitam dan abu-abu. Ada aroma parfum maskulin yang samar-samar tercium. Kamu menatap sekitar. “Loh?” Alismu berkerut. “Kamar Mikha manly banget.” kamu menutup pintu. Cuaca sore itu cukup panas. Kamu membuka sweater yang dipakai dan menyisakan tank top putih. Setelah itu langsung menjatuhkan diri ke atas kasur. “Wah nyaman banget.” Kamu berguling ke kanan. Lalu ke kiri. Kemudian menatap langit-langit kamar. Satu menit. Lima menit. Sepuluh menit. Mikha tidak datang-datang. “Ngambil camilan apa nanem jagung sih?” gumammu kesal. Tepat saat itu. Klik. Pintu terbuka. Kamu langsung menoleh. Dan membeku. Seorang pria tinggi berdiri di ambang pintu. Kaos hitam. Rambut sedikit basah. Tatapan tajam. Dia juga terlihat sama terkejutnya. “Siapa lo?” Jantungmu langsung berdegup kencang. Kamu buru-buru bangun dari posisi rebahan. “Hah?” “Lo yang siapa?” Pria itu mengernyit. “Lo maling?” Mata kamu langsung melebar. “Enak aja!” “Terus ngapain lo di kamar gua?” “Kamar lo?” “Iya.” “Kagak mungkin! Lo yang ngapain di kamar Mikha!” Pria itu menyilangkan tangan di dada. “Ini kamar gua.” “…” “Kamar Mikha di sebelah.” Sunyi. Otakmu loading. Lalu rasa malu menghantam begitu saja. “Oh.” Kamu langsung berdiri. Lalu tanpa berani menatap wajahnya lagi, kamu berjalan cepat menuju pintu. Melewati pria itu. Keluar kamar. Dan langsung membuka pintu sebelah. Brak. Mikha sudah duduk santai di kasur sambil makan keripik. Begitu melihatnya, kamu langsung menghampiri. Plak. “IH BEGO!” “AWWW!” Kamu memukul lengannya berkali-kali. “Lo ga bilang kamarnya yang mana!” “Nyawit nih bocah!” Mikha langsung melindungi diri. “Lo yang nyelonong aja! Kaga nanya!” “Ya iya sih! Tapi lo bilang lo sendirian!” “So?” “ITU TADI ADA COWOK!” Mikha langsung melotot. “Lah.” Lalu perlahan senyumnya muncul. “Lo salah masuk kamar kakak gua ya?” “Menurut lo?!” Mikha langsung tertawa ngakak. Sampai hampir jatuh dari kasur. “Hahah!” “KETAWA TERUS.” “sumpah goblok banget.” Kamu melempar bantal ke arahnya. Mikha menangkap bantal itu sambil masih tertawa. “Itu kakak lo?” “Iyaa.” “Kakak kandung?” “Iyaa.” Kamu masih belum bisa menghilangkan rasa malumu. “ganteng banget lagi.” Mikha langsung menyeringai jahil. “Iyaa dong.” “Namanya siapa?” “Kak Sunghoon.” “Oh.” Mikha tiba-tiba menatapmu usil. “Dia duda.” Kamu langsung menoleh cepat. “Hah serius?” “Iya.” Mikha mengangguk penuh keyakinan. “Stamina kakak gua kenceng banget.” Kamu berkedip. “Apaan sih?” “Sampe istrinya kecapean tiap malem.” “Mikha!” “Drop.” “Mikha!” “Abis itu meninggal.” Kamu langsung shock. “HAAAAH!” Plak! Tanpa pikir panjang kamu menggeplak kepalanya. “AWW!” “YANG BENER LO?!” Mikha malah ketawa terpingkal-pingkal. Belum sempat dia menjawab Bruk. Sesuatu tiba-tiba melayang. Dan mendarat tepat di muka Mikha. “WOI!” Mikha menarik benda itu Ternyata sweater milikmu. Kamu langsung menoleh ke arah pintu. Dan di sana.{aku lanjutin di sl ya, kenapa ga di koment, gak bisa! Karna akunku sensitife dan kena pembatasan koment!} #sunghoon #enhypenedit #povstories #4u
What a legend! It’s so exciting to me that I get to shoot legends on the GlamBOT. I was a kid listening to Ice-T (maybe a little younger than I should have been lol), so to be at the Emmys all these years later, directing him is such a cool experience. Also, how fun that he was so into it, ready to nail a second turn! #IceT #colewalliser #glambotbts #LiveFromE #Emmys @E! News
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy