@linscuy1: #djamel #brewogorganizer @BREWOG ELEKTRONIK #fyp #ojing

linsndmo
linsndmo
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 15 June 2026 10:51:11 GMT
293875
30006
124
3121

Music

Download

Comments

ayuprisilla_2
ayuprisilla_2 :
Ojing together💃
2026-06-16 12:55:37
60
wwwsrampatpedotcom
🐜SEMUT ASPAL 88 :
jan manis campur ayu
2026-06-16 10:31:28
13
tyo_00
tyo_fb :
itu siapa ??
2026-06-17 11:34:39
4
privlin_3
linn🇦🇱🇦🇱 :
Sezzz🔥✌️💃
2026-06-15 11:38:18
2
swalow583
BOCILllll? :
ses tenan
2026-06-15 10:52:42
5
2402o8
youronlyrey_ :
menurutku iki seh dancer paling ayu
2026-06-16 23:32:22
4
bandotmuda5
DambaIstri80 :
idaman memank
2026-06-18 09:42:35
1
pak_camat075
Pak_camat :
aduh lemes aku
2026-06-16 13:18:05
1
ikysoe182
TEMAN BERDIRI!! :
Idola gue
2026-06-16 07:47:43
1
aryairvana98
🫧ms Arya🫧 :
Spil dancer e🙏
2026-06-16 03:58:25
1
thousanmils3
thousan mils :
prospek
2026-06-17 09:07:10
1
sosisbakarsaka
Sosis Bakar :
aku yes
2026-06-16 17:19:36
1
fachrudin26
Mochamad Anang Fachr :
ayuprisilia
2026-06-16 12:16:22
4
To see more videos from user @linscuy1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🚨 BREAKING NEWS  Aksi demonstrasi nasional bertajuk ‘No Kings’ mencatat partisipasi besar dengan setidaknya delapan juta warga Amerika Serikat turun ke jalan pada Sabtu waktu setempat. Penyelenggara menyebut angka tersebut berasal dari lebih dari 3.300 titik aksi yang tersebar di seluruh 50 negara bagian, menjadikannya salah satu mobilisasi publik terbesar dalam beberapa tahun terakhir sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump. Menurut laporan Agence France-Presse, jumlah peserta aksi ini meningkat dibandingkan demonstrasi serupa pada Oktober 2025. Meski pemerintah AS belum merilis angka resmi, skala aksi terlihat masif, mencakup kota besar seperti New York, Los Angeles, hingga Chicago, serta berbagai komunitas kecil di seluruh negeri. Menariknya, hampir setengah dari aksi berlangsung di wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis Partai Republik. Negara bagian seperti Texas, Florida, dan Ohio mencatat ratusan titik demonstrasi, menunjukkan bahwa gelombang protes tidak hanya terpusat di wilayah liberal, tetapi juga meluas ke daerah konservatif. Di berbagai kota, demonstran membawa spanduk, mengenakan kostum simbolik, hingga melakukan aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah. Di Los Angeles, massa bahkan membawa balon raksasa yang menggambarkan Trump, sementara di New York ribuan orang berjalan di Manhattan menyuarakan isu imigrasi dan kebijakan luar negeri. Sejumlah figur publik turut hadir, termasuk aktor Mark Ruffalo, serta tokoh politik seperti Gubernur Minnesota Tim Walz dan Senator Bernie Sanders. Dukungan juga datang dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk serikat pekerja, yang menjadikan aksi ini sebagai wadah menyuarakan aspirasi publik secara luas. Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, beberapa titik sempat diwarnai ketegangan antara demonstran dan pendukung Trump. Namun secara keseluruhan, penyelenggara menegaskan bahwa aksi yang diikuti lebih dari delapan juta orang ini mencerminkan meningkatnya tekanan publik terhadap arah kebijakan pemerintah di tengah dinamika politik Amerika Serikat. #fyppppppppppppppppppppppp #beritatiktok #trump
🚨 BREAKING NEWS Aksi demonstrasi nasional bertajuk ‘No Kings’ mencatat partisipasi besar dengan setidaknya delapan juta warga Amerika Serikat turun ke jalan pada Sabtu waktu setempat. Penyelenggara menyebut angka tersebut berasal dari lebih dari 3.300 titik aksi yang tersebar di seluruh 50 negara bagian, menjadikannya salah satu mobilisasi publik terbesar dalam beberapa tahun terakhir sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump. Menurut laporan Agence France-Presse, jumlah peserta aksi ini meningkat dibandingkan demonstrasi serupa pada Oktober 2025. Meski pemerintah AS belum merilis angka resmi, skala aksi terlihat masif, mencakup kota besar seperti New York, Los Angeles, hingga Chicago, serta berbagai komunitas kecil di seluruh negeri. Menariknya, hampir setengah dari aksi berlangsung di wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis Partai Republik. Negara bagian seperti Texas, Florida, dan Ohio mencatat ratusan titik demonstrasi, menunjukkan bahwa gelombang protes tidak hanya terpusat di wilayah liberal, tetapi juga meluas ke daerah konservatif. Di berbagai kota, demonstran membawa spanduk, mengenakan kostum simbolik, hingga melakukan aksi teatrikal sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah. Di Los Angeles, massa bahkan membawa balon raksasa yang menggambarkan Trump, sementara di New York ribuan orang berjalan di Manhattan menyuarakan isu imigrasi dan kebijakan luar negeri. Sejumlah figur publik turut hadir, termasuk aktor Mark Ruffalo, serta tokoh politik seperti Gubernur Minnesota Tim Walz dan Senator Bernie Sanders. Dukungan juga datang dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk serikat pekerja, yang menjadikan aksi ini sebagai wadah menyuarakan aspirasi publik secara luas. Meski sebagian besar aksi berlangsung damai, beberapa titik sempat diwarnai ketegangan antara demonstran dan pendukung Trump. Namun secara keseluruhan, penyelenggara menegaskan bahwa aksi yang diikuti lebih dari delapan juta orang ini mencerminkan meningkatnya tekanan publik terhadap arah kebijakan pemerintah di tengah dinamika politik Amerika Serikat. #fyppppppppppppppppppppppp #beritatiktok #trump

About