@abyyxleclerc: mau di bantai pakde? #f1 #tifosi #fypp #ferrari #lewis

abyleclerc
abyleclerc
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 15 June 2026 14:19:47 GMT
9091
1459
63
402

Music

Download

Comments

paluhuy_
pal blm mkn :
udh 35x gua ngeliat jj tifosi
2026-06-16 03:24:47
53
abyyxleclerc
abyleclerc :
mana lawan yg setara
2026-06-20 06:41:07
8
neuyasikma
neu :
udah sabtu??? 🙂
2026-06-19 20:17:10
15
dwi_aym
pscssgirl :
tak bosan bosan liat jj tifosi
2026-06-20 07:25:24
2
aptb.mania
APTB Mania :
lia ada jj horeg🗿
2026-06-20 09:14:02
1
ellforitb
selpiiiwww :
tbh klo diliat" lama" mirip ahmad sahroni...
2026-06-20 09:42:50
1
arpa.21
arpaa :
nonton kaga tapi ini jj lewat mulu
2026-06-20 17:21:57
0
lullabyourz
ratu :
BERAPA RIBU TEMPLATE LAGI YG BELUM KEPAKE YA ALLAHHHHHHH
2026-06-19 06:21:06
1
cheysarganteng
What Zit Tooya :
udah ke 359 nih
2026-06-17 11:25:25
5
whojuwa
najuwaa :
ini udh jumat loh....
2026-06-19 15:43:12
0
rainbowbubblegem.55
SKYYY. :
mercedes tidur besok pakai mesin ilegal lagi
2026-06-20 06:33:26
0
bll4ckieeeee
naufall :
GOKIL
2026-06-16 09:36:29
5
diian988
dian :
buat yng udah muak biasain ya, soalnya Ferrari lebih banyak menang kedepannya
2026-06-17 18:40:41
2
meandverstappen
￴￴ :
ini udah ke 471
2026-06-20 00:34:30
0
roronoazoroact
Luffy :
geter speaker gue
2026-06-17 08:10:20
0
kmlzalxrd
Friedrich2nd :
Uda ke 187 ini
2026-06-19 14:25:14
0
rosieseseanne
sarifa :
GA ABIS ABIS 😭
2026-06-19 04:08:44
0
diduydoy
user91827364520 :
UDAH GELOOK 😭
2026-06-20 03:58:20
0
piynosnook
alpiennn :
terus ommmm😜
2026-06-19 07:00:21
0
kinajuspren
kinn :
sy sbagai tifosi udah muwak
2026-06-19 05:16:24
0
ripaannf1_
FRTM Rvn :
sakit mata gua cuy
2026-06-18 02:33:06
0
To see more videos from user @abyyxleclerc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About