@tanyashlikhtenko: Коли часу на приготування гарніру майже немає, виручає Fest food mission 🙌 Достатньо залити страву окропом, зачекати 7–10 хвилин — і смачний гарнір до м’яса чи риби готовий. Зручно вдома, у подорожах, на дачі чи просто в дні, коли хочеться швидкої гарячої вечері без зайвого клопоту. #швидкавечеря #гарнірдомяса #домашняїжа #простірецепти #festfoodmission

Tanya
Tanya
Open In TikTok:
Region: UA
Monday 15 June 2026 15:45:45 GMT
5771
239
19
18

Music

Download

Comments

nasta57769
M.O.N.S.T.E.R :
Перший
2026-06-15 15:56:19
2
fisher.11273
⬜Minos Prime🥩 :
а де ви її купляли?
2026-06-15 16:19:52
0
nataliia_iamjoy_kostenko
Nataliia Kostenko :
Їхні пакетики навіть в "Укрзалізниці" пропонують. П.с. панама - залік!😄😘
2026-06-22 04:53:36
0
svetiklevi
Svetik :
😋😋😋
2026-06-15 16:24:22
0
maksgray925.sriblo
Срібло Ульяна🌷 :
Все, ви мене переконали 😄 Терміново потрібно робити замовлення 🤭 @!FEST FOOD MISSION
2026-06-17 20:05:58
1
killzone125
sunshine532 :
😍😋😋😋😋
2026-06-15 16:01:07
1
user7453145452568
Ирина :
♥️♥️🥰
2026-06-18 08:26:38
0
user8784455125976
Тетяна Семенова :
🥰🥰🥰
2026-06-15 20:06:08
1
user4683177551530
Алёна Левицкая :
👍👍👍
2026-06-15 19:34:03
1
user7792761711231
الفايد :
😘❤️
2026-06-15 17:21:45
1
cornel.damian94
Cornel Damian :
🥰🥰🥰
2026-06-18 15:42:57
0
To see more videos from user @tanyashlikhtenko, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

(21) Suara denting sendok yang beradu dengan piring porselen terdengar begitu nyaring di dalam ruang makan Vila Mahendra. Firza duduk sendirian di ujung meja panjang yang biasanya selalu dipenuhi kehangatan semu. Ia menyuapkan sesendok nasi goreng seafood ke dalam mulutnya. Namun, baru dua kali kunyahan, dahi Firza langsung berkerut dalam. Rasanya hambar, nasinya terlalu lembek, dan aroma bumbunya sama sekali tidak menggugah selera. Pria itu meletakkan sendoknya dengan kasar, kehilangan selera makan seketika.
(21) Suara denting sendok yang beradu dengan piring porselen terdengar begitu nyaring di dalam ruang makan Vila Mahendra. Firza duduk sendirian di ujung meja panjang yang biasanya selalu dipenuhi kehangatan semu. Ia menyuapkan sesendok nasi goreng seafood ke dalam mulutnya. Namun, baru dua kali kunyahan, dahi Firza langsung berkerut dalam. Rasanya hambar, nasinya terlalu lembek, dan aroma bumbunya sama sekali tidak menggugah selera. Pria itu meletakkan sendoknya dengan kasar, kehilangan selera makan seketika. "Bi Sumi!" panggil Firza, suaranya menggelegar memecah kesunyian rumah. Bi Sumi tergesa-gesa muncul dari arah dapur, wajahnya tertunduk takut. "I-iya, Pak Firza? Ada apa dengan makanannya?" "Siapa yang memasak makanan ini?" tanya Firza dingin, matanya menatap tajam piring di hadapannya. "Rasanya aneh. Jauh berbeda dari biasanya." Bi Sumi menelan ludah dengan susah payah. "Maaf, Pak. Itu ... Bibi yang memasaknya. Biasanya, semua menu makanan Bapak, dari sarapan sampai makan malam, selalu Mbak Varisha sendiri yang turun ke dapur untuk memasak. Bibi hanya membantu memotong bahan-bahannya saja." Firza tertegun. Lidahnya mendadak kelu. Selama empat tahun ini, ia selalu melahap masakan di meja ini tanpa pernah bertanya siapa yang membuatnya. Ia mengira itu semua adalah tugas para pelayan rumah. Firza tidak pernah tahu, atau lebih tepatnya tidak pernah mau peduli, bahwa istrinya selalu bangun paling pagi demi memastikan semua makanan yang masuk ke tubuhnya memiliki rasa yang sempurna. Rasa tidak nyaman kembali mengusik dada Firza, namun keangkuhannya dengan cepat mengubah rasa asing itu menjadi sebuah kejengkelan yang membakar. Brak! Firza menggebrak meja makan dengan keras, membuat gelas kaca di dekatnya bergetar dan Bi Sumi tersentak mundur ketakutan. "Sialan!" umpat Firza, rahangnya mengeras sempurna. "Hanya karena masalah sepele seperti ini, dia sengaja mogok memasak dan kabur dari rumah?! Kekanakan sekali!" "Pak Firza, Mbak Varisha waktu itu sedang sakit—" "Cukup, Bi! Jangan membela dia!" potong Firza tajam, napasnya memburu penuh amarah. "Dia sengaja melakukan semua drama ini untuk menyiksa saya, kan? Dia ingin membuktikan kalau tanpa dirinya, rumah ini akan kacau?! Cerdas sekali cara bermainnya!" Firza berdiri dari kursinya dengan sentakan kasar hingga kursi itu berderit nyaring di atas lantai marmer. Ia merapikan jasnya dengan gestur tidak sabar, lalu melangkah pergi meninggalkan meja makan begitu saja tanpa menyentuh makanannya lagi. "Biarkan saja dia bersembunyi di mana pun dia mau," desis Firza ketus sambil berjalan menuju ruang kerjanya. "Kita lihat, sampai kapan Varisha sanggup bertahan dengan ego kekanakannya itu sebelum akhirnya dia menyerah dan pulang sendiri ke rumah ini!" Judul: Saat Mantanku Menyesal, Aku Sudah Bahagia Penulis: D'wie Aplikasi: KBM #fypシ゚ #fypdongggggggg #viraltiktok #bismillahfypシ #saatmantankumenyesalakusudahbahagia

About