Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@user.a4100: چ تایبەتە ئەم گۆرانیە و یادگاریەکانی💐،،#slemani #kurdistan #fyp #hawler #ahmadxalil
𝗍𝖺𝗋𝗂𝗄𝗉𝖺𝗋𝗌𝗍
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 15 June 2026 22:32:03 GMT
19632
1418
4
98
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.64MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.87MB
)
Watermark .mp4 (
1.1MB
)
Music .mp3
Comments
poshin_cosmatic :
😌😌😌
2026-06-16 12:11:57
1
ali hamrene :
🖤🖤🖤
2026-06-27 16:58:27
1
To see more videos from user @user.a4100, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#😢
Pashto SonG 🥹❤️🎧.. #1millionaudition #100k #fypviralシ #support #500k
#عباراتكم_الفخمه📿📌 #شعب_صيني_ماله_حل😂😂 #اقتباسات📝 #خواطر #اكسبلور
#🤲🤲
Bakal cinlok gak nih🤭😱 #MunafikMelawanIblis #BahayaJadiMunafik #MunafiknyaIndo #hororindonesia #filmhoror #achaseptriasa #aryasaloka #fyp
"Lompatan Kebebasan" (The Leap of Freedom) adalah peristiwa ikonik pada 15 Agustus 1961 di mana seorang polisi militer Jerman Timur, Conrad Schumann, melompati kawat berduri pembatas menuju Berlin Barat. Momen bersejarah ini terjadi hanya tiga hari setelah pembangunan awal Tembok Berlin.Kejadian ini berlokasi di persimpangan jalan Bernauer Straße dan Ruppiner Straße. Pada mulanya, Conrad Schumann yang bertugas menjaga perbatasan awalnya merasa simpati kepada warga yang berteriak meminta tobek dibuka. Setelah melihat celah kawat berduri yang longgar dan mendapat dorongan dari warga Berlin Barat yang berteriak "Komm rüber!" (Loncatlah ke sini!), ia dengan cepat berlari dan melompati barikade tersebut. Ia segera masuk ke dalam mobil polisi Berlin Barat yang bersiaga dan melarikan diri ke lokasi yang lebih aman. Fotografer Peter Leibing berhasil mengabadikan momen legendaris tersebut, yang kemudian menjadi simbol global penindasan di Jerman Timur dan perjuangan menuju kebebasan di tengah Perang Dingin. #germany #coldwar #jjedukasi #xybca #fyp
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy