@gitaa218: #lewatbernda #yfp #pantaicarita

Gitaaa🐬
Gitaaa🐬
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 16 June 2026 06:58:08 GMT
75670
7957
164
478

Music

Download

Comments

caa19210
oca :
dia mantep, aku lebih mantep😻
2026-07-08 18:56:27
3
iielrinaldi_
iielrinaldi_ :
Itu dmn
2026-06-20 05:52:18
1
gareng_uyeee
Gareng uyeee :
di lippo y itu
2026-06-24 10:24:22
2
entis.sutisna172
Entis :
mirip sodaranya Tina
2026-06-28 12:37:29
1
englerbodong
englerbodong :
waduh sudah lama tidak melihat mu lagih nona😄
2026-07-14 08:18:42
0
lukmancharles
Lukman Carles :
mulus idaman😍
2026-06-19 06:52:55
1
user290046486.9518_
della. :
kapan sama akuuu
2026-07-03 01:09:55
0
bongkeng835
Bong :
Bosen co
2026-06-26 22:11:39
0
bangggg_802
Hudaya :
Kya pernah liat di menes
2026-06-20 13:13:32
0
syarifsyarif6782
syarifsyarif6782 :
hmmm
2026-06-20 13:58:22
1
kiahmad37
Ahmad dimari👋🏼 :
Katanya free wifi dah masuk WiFinya gangguan 😭
2026-07-12 09:10:12
0
hyhn.hl
roman saputra 01 :
Demmm atuhh
2026-07-11 05:16:29
1
wee999_
Alwigunawan_ :
serius di pdg ada yg gini?
2026-06-18 07:11:11
0
clipperzgenz
4ditt.__🇦🇱🦅 :
onty ga liat ak di bawahh?
2026-06-22 14:06:47
0
muhammad.ridwankoto
Muhammad Ridwan koto :
udh pernah😅
2026-06-17 04:28:32
0
putramotorclasic
PUTRA MOTOR CLASIC :
ga tau dah lagi pusing saya.liat anak tetangga mirip saya pula
2026-07-08 07:25:47
1
ajissyaputracmn
azis.135 👑👑 :
yng kya gini mana mau naek rx king
2026-07-09 22:37:26
1
mr.dafid1
mr dafid :
kaya gini mau ngk ya naek expander
2026-07-11 04:59:33
1
ardisja71
A :
dicarita ada yang bgtu?
2026-06-18 04:39:34
0
semfaknaga0
GUTS :
sering saya lewatin tempat itu
2026-06-19 03:14:13
2
caecilia882
Caecilia :
hadir support
2026-06-17 03:45:32
0
To see more videos from user @gitaa218, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About