Hidayat :
Izin meluruskan ya🙏biar ga salah paham.
Maksud bu dokter ini bukan melarang jalan kaki atau lari. dua olahraga itu bagus banget buat jantung.Tapi masalahnya, banyak orang cuma kuat kardio (lari,jalan) berjam-jam tapi malas latihan beban (🦵leg day/angkat beban🏋).Saat kita lari atau jalan cepat, lutut kita menerima tekanan berkali-kali lipat dari berat badan. Yang bertugas meredam benturan itu adalah otot paha kita (quadriceps dan hamstring).
jadi Otot itu ibarat shock breaker di motor.Kalau kita cuma kardio berlebihan tanpa latihan kekuatan, tubuh bisa mengalami fase katabolisme, di mana massa otot kaki justru menyusut.
Bayangkan kalau otot paha mengecil dan melemah, otomatis fungsi shock breaker-nya hilang. Akibatnya, setiap langkah kaki atau hentakan saat lari akan langsung menghantam bantalan lutut (meniscus) tanpa ada yang meredam. Lama-kelamaan bantalannya kalah, menipis, dan memicu radang sendi (osteoarthritis).
contoh kakek yang usia 70-80thn masih bisa lari itu kemungkinan besar karena otot kaki dan sendinya memang sudah terlatih kuat sejak muda, atau porsi latihannya seimbang.
Buat kita yang pemula atau jarang gerak, kalau mau rajin lari/jalan, WAJIB diselingi latihan beban minimal 2 kali seminggu untuk memperkuat otot paha demi memproteksi lutut. Kardio dan latihan beban itu harus seimbang, saling melengkapi, bukan musuhan!"😁
klo bingung langsung tanyak dokter spesialis di bidangnya seperti (Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (Sp.KO) atau dokter orthopedi yang langsung sering nangani tulang kaki dan sekitarnya jangan tanya dokter gigi😁kan gak masuk akal
2026-07-15 07:26:11