@elshahedofficial: #فيها_خير

Bahaa El shahed
Bahaa El shahed
Open In TikTok:
Region: EG
Wednesday 17 June 2026 14:57:31 GMT
214
13
1
0

Music

Download

Comments

mohamedmahmoudeg7
مُحَمَّد  :
ربنا يوفقك يااخي ♥️
2026-06-17 15:42:16
0
To see more videos from user @elshahedofficial, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kecelakaan tunggal menimpa seorang pemotor asal Aceh Besar pada Jumat (18/9/2026). Akibatnya pemotor bernama Husaini meninggal dunia setelah terjun ke sungai di kawasan Ule Lheue. Husaini (26), warga Desa Lambaro Tunong, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, tewas setelah sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarainya terjun ke sungai di Jalan Tanggul Pelabuhan Ulee Lheue, Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi mengatakan, korban sebelumnya mengendarai sepeda motor Suzuki Satria tanpa nomor polisi dari arah Pelabuhan Ulee Lheue menuju Gampong Jawa. Menurut Mawardi, korban bersama rekannya diduga mencoba melakukan uji kecepatan atau top speed saat melintas di lokasi kejadian. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban bersama rekannya disebut mencoba melakukan uji top speed,” kata Mawardi, Sabtu (19/9/2026). Saat memasuki ruas jalan yang menikung, sepeda motor tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi. Korban kemudian kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke sungai. Pengendara kehilangan kendali sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke dalam sungai serta menabrak batu di pinggiran sungai,” ujarnya. Akibat kecelakaan tersebut, Husaini mengalami luka robek di bagian kepala dan sejumlah luka lainnya. Korban dievakuasi dari sungai dan dibawa ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Husaini dinyatakan meninggal dunia. Sementara sepeda motor Suzuki Satria warna hijau tanpa nomor polisi mengalami kerusakan pada bagian depan hingga pecah. Mawardi menjelaskan, saat kecelakaan terjadi kondisi jalan kering dengan cuaca cerah. Peristiwa berlangsung pada malam hari di ruas jalan yang menikung. Ia mengimbau masyarakat agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat melintasi tikungan. Selengkapnya di Serambinews
Kecelakaan tunggal menimpa seorang pemotor asal Aceh Besar pada Jumat (18/9/2026). Akibatnya pemotor bernama Husaini meninggal dunia setelah terjun ke sungai di kawasan Ule Lheue. Husaini (26), warga Desa Lambaro Tunong, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, tewas setelah sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarainya terjun ke sungai di Jalan Tanggul Pelabuhan Ulee Lheue, Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas Polresta Banda Aceh Kompol Mawardi mengatakan, korban sebelumnya mengendarai sepeda motor Suzuki Satria tanpa nomor polisi dari arah Pelabuhan Ulee Lheue menuju Gampong Jawa. Menurut Mawardi, korban bersama rekannya diduga mencoba melakukan uji kecepatan atau top speed saat melintas di lokasi kejadian. Ketika melintas di lokasi kejadian, korban bersama rekannya disebut mencoba melakukan uji top speed,” kata Mawardi, Sabtu (19/9/2026). Saat memasuki ruas jalan yang menikung, sepeda motor tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi. Korban kemudian kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke sungai. Pengendara kehilangan kendali sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke dalam sungai serta menabrak batu di pinggiran sungai,” ujarnya. Akibat kecelakaan tersebut, Husaini mengalami luka robek di bagian kepala dan sejumlah luka lainnya. Korban dievakuasi dari sungai dan dibawa ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Husaini dinyatakan meninggal dunia. Sementara sepeda motor Suzuki Satria warna hijau tanpa nomor polisi mengalami kerusakan pada bagian depan hingga pecah. Mawardi menjelaskan, saat kecelakaan terjadi kondisi jalan kering dengan cuaca cerah. Peristiwa berlangsung pada malam hari di ruas jalan yang menikung. Ia mengimbau masyarakat agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat melintasi tikungan. Selengkapnya di Serambinews

About