nanta :
i mean like, kalo lu suka sama suasananya (vibes) n not the person. apa jadinya kalo misalnya hubungan lu lagi renggang, dan ada orang lain yang memberi kebutuhan atas perhatian yang lagi ga lu dapet dari pasangan lu itu?
bingung gw sama pemikiran kaya gini, kan being in a relationship itu bertujuan having a partner in life. love just a bonus of it, kalo misalnya udah berkomitmen sama satu orang itu ya, cintailah orang itu apa adanya, jangan sama suasananya, karena suasana akan berubah seiring waktu, bcuz love itself ga konstan selalu sama tiap waktu. pasti ada titik atas dan bawah, di mana pasangan kalian lagi cinta-cintanya sama kalian, n di mana pasangan kalian lagi fed-up atau capek.
love atau cinta bukan lah sesuatu yang mutlak, manusia mempunyai sifat penilaian subjektif maupun objektif dalam percintaan, dengan perasaan seperti ini (dimana kalian crave for love selalu) gabisa egois dan menuntut untuk selalu dicintai, karena manusia pasti ada rasa capek dalam kehidupan, oleh karena itulah seperti pada paragraf pertama gw tekenin lagi, pasangan yang benar akan selalu mencintai kalian apa adanya.
kalau mereka gabisa kaya gitu gimana? ya artinya mereka kurang ber-"komitmen" dalam hubungan kalian itu. walau gw gabisa jamin semua orang bakal berkomitmen sama pasangannya. setidaknya, kalian lah yang harus belajar berkomitmen sama pasangan kalian guys, belajar mencintai orangnya, jangan hanya suasananya saja.
2026-06-21 00:42:38