Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@lam.trang349: Pria tidak membutuhkan banyak sepatu; memiliki sepasang sepatu yang bergaya dan bernapas sudah cukup
Sepatu pria premium
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 18 June 2026 08:30:16 GMT
7236
22
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.24MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.3MB
)
Watermark .mp4 (
3.39MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @lam.trang349, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
KITA KATA KITA SOKONG SISTEM RAJA, TAPI KITA JUGA BEKERJA UNTUK GULINGKAN RAJA #anwaribrahim #pilihanraya #terkini #politik #raja
Set này đúng xinh luôn trời #phanlem
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, mengaku mendapatkan informasi tentang potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Feng Tay, produsen sepatu olahraga yang memasok Nike di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. “Ada potensi ancaman PHK 4.000 karyawan. Baru potensi ya ancaman PHK 4.000 karyawan,” ujar Said dalam konferensi pers daring, Minggu (21/6/2026). Said mengatakan, berdasarkan informasi sementara, pabrik tersebut mempekerjakan sekitar 14.000 karyawan. Dari jumlah itu, sebanyak 4.000 karyawan disebut sudah dirumahkan. Berdasarkan informasi yang Said terima dari serikat pekerja, proses produksi sepatu Nike di PT Feng Tay sudah selesai dan perusahaan masih menunggu pesanan produksi berikutnya. “Ini belum ada kepastian, sehingga 4.000 karyawan yang orderannya sudah selesai memproduksi sepatu Nike ini dirumahkan,” ucapnya. Said bakal melaporkan ancaman PHK di PT Feng Tay ke Presiden Prabowo Subianto dengan tembusan ke Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Selain itu, Said juga akan mengusulkan PT Feng Tay mendapatkan relaksasi pajak, sehingga beban biaya produksi lebih ringan. Penulis: Syakirun Ni'am Editor: Andika Aditia ~J #PHK #Bandung #Ekonomi
still don’t have snap
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy