@kumparan: Seorang mahasiswa di Semarang diamankan polisi setelah diduga mengirim pesan bernada seksual kepada sejumlah mahasiswi. Kasus ini menjadi sorotan usai ratusan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengepung terduga pelaku di area kampus. Peristiwa bermula ketika salah satu korban yang berprofesi sebagai driver jasa titip dan antar jemput dihubungi pelaku melalui chat. Awalnya pelaku menanyakan layanan jastip, namun percakapan kemudian berlanjut ke pertanyaan pribadi dan seksual yang membuat korban merasa tidak nyaman. Korban lalu membagikan tangkapan layar percakapan tersebut ke grup driver perempuan. Dari sana terungkap bahwa sejumlah mahasiswi lain mengaku menerima pesan serupa dari orang yang sama sehingga menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa. Komunitas driver kemudian meminta pelaku memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Namun situasi berkembang hingga ratusan mahasiswa mendatangi lokasi dan mengepung terduga pelaku yang sempat berlindung di pos satpam untuk menghindari amukan massa. Polrestabes Semarang membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual nonfisik secara verbal tersebut. Polisi telah mengamankan terduga pelaku untuk dimintai keterangan, sementara saat ini baru satu orang yang secara resmi melapor sebagai korban. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R371 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan