@1019282828h: sayang #harvest #theworld #weatherreport #heavensdoor #jojobizzareadventure #jjba #jjbaedit #fyp #anime #jj

J
J
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 18 June 2026 11:36:04 GMT
4789
350
17
27

Music

Download

Comments

nich4e
￴ :
dijemput pake mobil apa tuh
2026-06-18 11:45:08
10
donn2k26
Donn!? | 𝙏𝙔𝙈` :
"sayang besok senin"
2026-06-18 12:11:26
3
thisiskalz_
𝐙𝐡𝐮 | Choo🪽🪽 :
harusnya pas sayang jemput tuh wheel of fortune bg
2026-06-18 12:12:51
2
kafzzzz7
カフズ・クジョ :
lah,anjay suka sama stand🗿🗿
2026-06-18 11:42:04
0
zhaxtan_wlee
zhaxtan :
kalo panas tapi ada weather report takut nya pas hujan malah hujan asam atau gak hujan kodok🗿
2026-06-18 12:52:28
0
gogoreng4n
Pilo Like 🐼 :
napa ga make Milagro man?Napa ga make wheel of Fortune?
2026-06-18 12:09:08
0
lazyzun
ばか :
anjir suka sama begituan
2026-06-18 11:40:12
0
To see more videos from user @1019282828h, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju

About