@nassifzeytou: ما بتستاهل ثانية🖤 #ناصيف_زيتون💡 #اكسبلور_تيك_توك

`ناصيف زيتون `
`ناصيف زيتون `
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 18 June 2026 19:24:30 GMT
13287
873
12
90

Music

Download

Comments

um.mead5
UM Mead :
أكيدة 💞
2026-06-19 03:23:47
0
10452ourdna
Cedars of god ☦️🇱🇧☦️🇱🇧 :
2026-06-18 22:30:54
0
mohamedbordx
N.mohamed brdx :
🥰🥰🥰
2026-06-18 23:09:15
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️
2026-06-18 20:30:28
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
2026-06-18 20:30:05
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️♥️
2026-06-18 20:30:12
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
2026-06-18 20:30:07
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️♥️
2026-06-18 20:30:06
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️
2026-06-18 20:30:15
0
yazan.ahmad772
Yazan Ahmad :
♥️♥️♥️
2026-06-18 20:29:59
0
grezman.stonz
🖤رؤى 🖤R🖤 :
💔💔💔
2026-06-18 21:35:18
0
To see more videos from user @nassifzeytou, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Lihat Caption 👇
Lihat Caption 👇 "Begitu kamu bergantung pada seseorang untuk kebahagiaanmu, kamu kehilangan kebebasanmu." Kalimat itu terdengar seperti ajakan untuk tidak peduli pada orang lain. Tapi itu bukan yang dimaksudkan. Ada perbedaan yang sangat penting antara mencintai seseorang dan menjadikan seseorang sebagai sumber ketenangan utamamu. Yang pertama membuat hubungan menjadi lebih kaya. Yang kedua membuat kamu sangat rentan terhadap hal-hal yang tidak bisa kamu kendalikan. Ketika kebahagiaanmu bergantung pada respons orang lain, kamu tidak sedang membangun koneksi. Kamu sedang membangun ketergantungan. Dan ketergantungan itu bekerja dengan sangat diam-diam karena ia hampir selalu terasa seperti kepedulian. Secara psikologis, ini berkaitan dengan Illusion of Control yang diteliti Langer (1975). Otak kita cenderung melebih-lebihkan sejauh mana kita bisa mengendalikan hasil dari situasi yang melibatkan orang lain. Dan ketika kontrol yang kita bayangkan itu ternyata tidak ada, respon yang muncul bukan hanya kekecewaan. Ia bisa terasa seperti krisis karena fondasi kestabilan emosional kita ternyata berdiri di atas sesuatu yang tidak pernah benar-benar bisa kita pegang. Rotter (1954) dalam penelitiannya tentang locus of control menemukan bahwa orang dengan internal locus of control yang kuat, mereka yang meletakkan pusat kendali di dalam diri sendiri, menunjukkan ketahanan yang jauh lebih baik saat menghadapi perubahan dan ketidakpastian dari luar. Kebebasan yang dimaksud dalam kutipan itu bukan tentang tidak membutuhkan siapapun. Ia tentang tidak menjadikan kehadiran atau respons orang lain sebagai syarat utama untuk merasa baik-baik saja. Perbedaan kecil itu mengubah segalanya dalam cara seseorang menjalani hubungan dan menghadapi kehidupan. Ada nama untuk mekanisme yang membuat otak terus mencari validasi eksternal sebagai ukuran keamanan. Dan itu adalah salah satu dari 70 bias kognitif yang aku bedah di E-book The Internal War. Aku sudah merangkum 70 jebakan mental (Bias) yang diam-diam menyabotase keputusanmu setiap hari. Pelajari blueprint nya di Ebook Internal War, cek di link bio profile

About