@kalzboy77: #FIFAWorldCup #viralvideos #princessecaféô221🇸🇳 #tik_tok #españa🇪🇸

Kalz-boy 💕⍟
Kalz-boy 💕⍟
Open In TikTok:
Region: SN
Thursday 18 June 2026 20:28:03 GMT
147846
11942
204
60

Music

Download

Comments

rella_ndiaye
𝑷𝒂𝒑𝒂𝒚 𝑹𝒆𝒍𝒍𝒂 :
100𝐦𝐢𝐥𝐥 𝐦𝐨𝐲 𝐰𝐞𝐭𝐡𝐢𝐞𝐭𝐭𝐭??
2026-06-18 22:34:47
69
mikejordan200
Mike Jordan :
Donc thiow li yépp 100 mille leu
2026-06-19 07:45:36
48
moustaphasadio8
Moustapha bou siteu :
merci beaucoup peulh bou raffete🥰🥰🥰
2026-06-18 20:58:20
87
user5845290345244
Djini Ciga :
bilay deg ❤️
2026-06-18 20:33:42
71
aliou.salla09
dieug salla 836 :
merci pol malik bilakhi saye tanila
2026-06-18 22:26:14
31
is.sa.boye
Is Sa Boye :
ماشاالله❤️❤️❤️❤️
2026-06-19 15:42:21
2
fatou250
Oumie Baldeh :
Merci
2026-06-19 11:05:27
3
matarndiayemana
matar bou liss ndiago :
merci beaucoup
2026-06-19 09:15:26
13
chef2quartier
Chef2quartier :
Merci 🙏🙏
2026-06-19 02:53:32
11
user9846537767297
user9846537767297 :
merci bien dit
2026-06-19 08:39:35
4
ass.drame1
Maodo Malick :
Ffg
2026-06-18 20:42:56
6
serignedrame64
DIAZ LE PATRIOTE :
Sénégal léggi mo barry ay gorrou thiapa taat
2026-06-19 13:29:53
1
gorfoulleu
. :
Sa niawayyy
2026-06-18 22:19:18
1
borom.canada
Dia pressi ✅ :
2026-06-18 23:29:25
3
gazsamb
KS 525✌️🔐 :
Free liss 🥰🥰
2026-06-19 16:33:19
0
kane_sarr
KANE_SARR🏍 :
Merci Peulh kadou yi rafête na🙏🙏🙏
2026-06-19 13:14:50
20
dabadieng694
dabadieng694 :
virement
2026-06-19 03:10:07
8
pape63696
pape bou sokh :
ok
2026-06-19 00:22:08
6
norayni552
norayni :
Merci 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-19 11:53:59
1
ouz.gueye5
ouz Gueye :
merci beaucoup
2026-06-19 13:15:38
0
babacar2473
✨brm ndakarou✌🏾♥️✨ :
vérité✅
2026-06-19 03:30:09
0
To see more videos from user @kalzboy77, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov :
#pov : "Aku sahabat kecilnya Juhoon dari Bandung. Aku baru pindah ke sekolah ini hari ini," lanjut Aletta dengan senyuman manis yang begitu cerah dan ramah. ​Namun, seluruh atensimu sama sekali tidak tertuju pada kalimat perkenalan itu. Matamu justru terkunci pada satu pemandangan yang membuat dadamu mendadak dihantam rasa sesak yang luar biasa. ​Kamu melihat Juhoon. Ketua OSIS yang selama ini selalu menatapmu dengan pandangan dingin, kini sedang menatap Aletta dengan sorot mata berbeda. Matanya begitu lembut, hangat, dan penuh dengan binar yang tak bisa disembunyikan. Cara Juhoon memperhatikan bagaimana Aletta berbicara. Kamu bisa menebak, bahwa Juhoon menyukai Aletta. Dan itu mungkin sudah berlangsung lama, jenis perasaan mendalam yang tersimpan rapi hingga Aletta sendiri tampaknya tidak menyadari tatapan penuh arti dari cowok di sebelahnya. ​“Jangan terlalu berharap tinggi-tinggi sama ketua OSIS kesayangan lo itu. Jatuhnya bakal sakit.” ​Kalimat peringatan Sean mendadak berputar di otakmu seperti kaset rusak. Benar. Sean tidak bohong. Foto perempuan di dalam loker Juhoon bukan sekadar pajangan, melainkan pemilik dari hati sang Ketua OSIS yang selama ini coba kamu ketuk dengan segala tingkah konyolmu. Rasa percaya dirimu yang setinggi langit mendadak runtuh tak bersisa. Kamu sadar, sekeras apa pun kamu belajar, sebisa apa pun kamu mendapatkan nilai seratus, kamu tidak akan pernah bisa memenangkan hatinya. Karena piala yang kamu incar, hatinya, sudah dimiliki orang lain sejak awal. ​Sadar ada orang ketiga di antara mereka, Juhoon perlahan mengalihkan pandangannya dari Aletta. Begitu matanya bertemu dengan matamu, binar hangat itu langsung lenyap, kembali digantikan oleh ekspresi datar yang kaku. ​"Ada apa?" tanya Juhoon dengan nada suaranya yang tenang seperti biasa. "Kenapa kamu nyari saya?" ​Pertanyaan itu terdengar begitu formal dan asing, seolah meruntuhkan kedekatan yang sempat tercipta di kantin seminggu lalu. ​Kamu menelan ludah dengan susah payah. Tenggorokanmu terasa kering, dan matamu mulai terasa panas. Tanganmu yang berada di dalam saku rok meremas pelan kertas ulangan berangka 100 yang tadinya ingin kamu pamerkan dengan penuh kebanggaan. Sekarang, kertas itu rasanya hanya seperti lelucon bodoh yang menertawakan perjuanganmu seminggu ini. ​Kamu mengambil satu langkah mundur. ​"Engg-nggak..." suaramu kehilangan seluruh energi ceria yang biasanya selalu kamu gaungkan di depan Juhoon. ​Juhoon mengerutkan alisnya sedikit, heran melihat perubahan sikapmu yang drastis. "Kamu gapapa?" ​Kamu kembali melangkah mundur, menjauhkan jarak di antara mereka. Kamu memaksakan sebuah senyuman tipis yang terasa sangat getir di bibirmu, berusaha keras menahan air mata agar tidak jatuh di depan perempuan yang Juhoon cintai. ​"Nggak jadi, Ju. Gue... gue cuma salah masuk ruangan," ucapmu berbohong, suaramu sedikit bergetar di akhir kalimat. ​Tanpa menunggu respons dari Juhoon lagi, kamu langsung berbalik dan berjalan cepat setengah berlari, keluar dari perpustakaan yang mendadak terasa begitu menyesakkan. ​Juhoon hanya terpaku menatap punggungmu yang menjauh dan menghilang di balik pintu perpustakaan. Ada kerutan samar di dahinya, dan entah mengapa, ada secuil rasa tidak nyaman yang tiba-tiba menyergap hatinya saat melihat caramu menatapnya tadi. ♡♡♡ Kamu berlari secepat yang kamu bisa, membiarkan air mata yang sejak tadi kamu tahan kini luruh menyusuri pipi. Pandanganmu mengabur karena air mata, membuatmu tidak sadar saat jemarimu yang melemas tanpa sengaja melepaskan remasan kertas di dalam saku rok. Lembaran kertas ulangan matematika berangka 100 itu lolos, jatuh ke atas lantai perpustakaan, dan tergelosor pelan di dekat meja tempat Juhoon dan Aletta duduk. ​Kamu tidak peduli lagi. Kamu hanya ingin pergi sejauh mungkin dari atmosfer yang mencekik itu. ​Begitu kamu berhasil keluar ke koridor sayap kiri yang sepi, langkahmu melambat. (comsec+++) #JUHOON #fyp #xcyzba #alternativeuniverse

About