@a.2xr9: ويليام شكسبير (1564-1616) هو أعظم كاتب مسرحي وشاعر في تاريخ اللغة الإنجليزية، ويُعرف بلقب "شاعر آفون" أو الشاعر الوطني. غاصت أعماله بعمق في النفس البشرية، ورغم مرور القرون، لا تزال مسرحياته وقصائده الأكثر تمثيلاً وتُرجمت لمعظم لغات العالم!!! #وليام_شكسبير #مقولات_عميقه #فيدوهات_عشوائيه💥 #شتبوستر #احـمـد🌀

احـمـد (مـابيـه حيـل)😻🙏
احـمـد (مـابيـه حيـل)😻🙏
Open In TikTok:
Region: IQ
Thursday 18 June 2026 23:00:16 GMT
2973
159
4
55

Music

Download

Comments

xk_mo8
M :
فعلاً
2026-06-22 18:39:37
1
To see more videos from user @a.2xr9, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Apa enaknya sih punya 5 abang tiri isinya cakep+royal semua?" Pertanyaan itu sering kamu dengar di manapun kamu berada. Walaupun kamu sudah muak dengan pertanyaan tersebut, kamu tidak akan segan untuk menjawabnya. "Enak sih. Kapan lagi coba langsung dikasih 5 abang sekaligus? Udah mah cakep, royal lagi," jawaban mu disetiap pertanyaan. Jadi, jawabannya?? Enak dong. Punya 5 abang sekaligus itu sangat menguntungkan bagi mu. Krena kamu bisa menyuruh mereka seperti pembantu, bodyguard, dan lainnya. James, Martin, Juhoon, Seonghyeon, dan Keonho. Mereka semua adalah abang tiri mu. Tapi yang membuatmu tidak enak, mereka semua selalu mengekang mu seolah-olah kamu itu boneka yang selalu di atur sama pemiliknya. Mereka sangat amat posesif dengan mu. Di setiap saat kamu ingin bermain dengan anak cowo, mereka pasti selalu mengurung mu di dalam kamar selama 3 hari. Setiap kali kamu ingin pergi jalan-jalan santai bersama teman dekat mu—Yolla, tetap saja tidak diperbolehkan kecuali diikuti dengan bodyguard yang sudah mereka siapkan. Tentu saja kamu merasa tidak nyaman dengan perilaku ini. Semakin kamu dewasa, peraturan semakin ketat sehingga membuatmu merasa sangat kecewa dengan mereka. Hingga disaat kalian sedang berkumpul di ruang tamu, kamu mencoba untuk membela diri. "Bang, aku mau ngomong," ujar mu, ragu. Juhoon, James, dan Keonho langsung menatap mu dengan serius. Sedangkan Seonghyeon, ia tetap anteng membaca buku IPA yang baru saja dibeli. Dan Martin, dia fokus melihat layar laptop dengan pencahayaan cukup cerah. Keonho mengubah posisi duduknya menjadi seperti anak tongkrongan. Kaki dilebarkan, tangan dibentuk menjadi segitiga. "Langsung aja, de." Kamu menelan ludah, takut mereka akan marah jika kamu berbicara seperti ini. Demi kebaikan mu, akhirnya kamu mencoba berbicara dengan percaya diri dan berani dengan mereka semua. "Kenapa sih kalian selalu ngekang aku kaya begini? Aku tuh udah dewasa, aku juga btuh ketenangan tanpa kalian," ucap mu dengan menatap wajah mereka satu persatu. Deg... Seketika suasana menjadi sepi karena bicaramu yang mulai berani. Seonghyeon menutup buku IPA nya dengan keras, seperti kesal. Jantung berdebar sangat kencang, tangan gemetar, bibir serasa di kunci oleh mereka. Sepertinya, hanya dengan tatapan tajam dari mereka semua ini, kamu tetap kalah. Kamu tidak bisa membela diri, karena kamu sudah terlalu sering menuruti perintah mereka. Dengan ragu, kamu mencoba untuk mengatur posisi mu supaya kamu tidak terlalu canggung. Perlahan lirikan mata mu berubah melihat sana sini, gaya postur tubuh mereka benar-benar sudah di atur. Mereka kayanya marah karena ucapan mu tadi. "Nanya apa barusan?" tanya Seonghyeon, dingin, tapi membuat jantung mu jedar jeder. "Kurang perhatian apa lo dari kita semua?" Simple, tapi menusuk. Kamu hanya bisa menelan ludah sebanyak-banyaknya. Kamu benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan mereka lagi. Perlahan Juhoon menggeser posisi ke arah tubuh mu, lalu ia mengangkat dagu mu dengan lembut. Kamu tidak berani menatap Juhoon, karena menurut mu tatapannya cukup seram. "Tatap mata gue, Y/n." Hingga akhirnya, kamu mencoba membuka kedua mata untuk menatap Juhoon. Sungguh indah tatapannya jika dilihat dari dekat. Seonghyeon mengetuk meja di depannya, "Khm, lepasin y/n sekarang," ucapnya cukup tegas. Sudut bibir Keonho terangkat sedikit demi sedikit. "Cih, ributin lagi??" Martin dan James hanya bisa tertawa melihat kelakuan adek adeknya. •• Ketika kalian sedang bercandaan, tiba-tiba ada suara nada dering dari Handphone mu. Sebelum melihat kontaknya, kamu melirik salah satu dari wajah mereka semua. Seonghyeon mengangguk pelan memberi isyarat. Kamu melirik nama kontak tersebut, dan ternyata.. Itu adalah Ryul. Mantan mu. Seketika mereka berlima tatapannya beralih pada dirimu. Belum sempat kamu menyentuh layar ponsel mu, tiba-tiba Juhoon mengambil dan mengangkat telfon darinya. Seonghyeon mengangkat satu alisnya sambil menatap mu. "Masih ada hubungan sama Langga itu?!" nyinyir nya. #cortis #pov #fyp

About