Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@luna_lvvegood:
lunalovegood
Open In TikTok:
Region: PH
Friday 19 June 2026 07:10:24 GMT
582
67
0
2
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @luna_lvvegood, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Туда😎 #Minecraft #fupシ #cortex #funtime #pvp
Sài Gòn#fyp#thanhphohochiminh #xh#viral#livephoto
#xh Chiếu ngủ văn phòng có ở 🛒 #chieunguvanphong #HKH #DORIS🔥🔥🔥 #affiliatemarketing
ဘာကျွေးရင် ကောင်းမလဲ🤭😛 #ဘာညာပေါ့ကွာ♡ #mgleo_preset @🍃🌷KIMORA🌷🍃
Pov|| Sudah dua tahun kamu menjadi istri Jay. Dan selama dua tahun itu, tidak pernah sekalipun kamu merasa salah memilihnya. Jay adalah tipe suami yang selalu membuatmu merasa dicintai. Dia lembut, penyayang, dan selalu berusaha memberikan apapun yang kamu butuhkan, bahkan sebelum kamu sempat memintanya. Setiap pagi, Jay akan memastikan kamu sudah sarapan sebelum berangkat kerja. Kalau kamu sedang lelah, dia yang akan mengurus semuanya di rumah. Kalau kamu sakit, dia bahkan bisa membatalkan pekerjaannya hanya untuk menemanimu. Sesederhana apapun harimu, Jay selalu berhasil membuatnya terasa istimewa. Sampai suatu malam. Malam yang seharusnya menjadi malam paling bahagia karena kalian sedang merayakan anniversary pernikahan yang kedua. Restoran sudah Jay pesan jauh-jauh hari. Meja kalian dihiasi lilin kecil dan bunga kesukaanmu. Bahkan Jay sempat memberimu sebuah kotak kecil. “Buka.” Kamu tersenyum penasaran. “Apaan?” “Udah, buka aja.” Begitu tutupnya terbuka, terlihat sebuah kalung dengan liontin kecil berbentuk hati. Matamu langsung berbinar. “Jay,” “Bagus?” “Bagus banget.” Jay tersenyum puas. “Aku lihat ini beberapa bulan lalu. Langsung kepikiran kamu.” Kamu memeluknya erat. “Happy anniversary.” Jay membalas pelukanmu sambil tertawa kecil. “Happy anniversary, sayang.” Tidak ada yang menyangka bahwa beberapa jam setelah itu, semuanya akan berubah. Mobil kalian melaju di jalan yang cukup sepi. Kamu masih sibuk bercerita tentang rencana kalian untuk tahun ketiga pernikahan. “Kita liburan ke Jepang, yuk.” “Boleh.” “Terus kita harus foto banyak banget.” “Iya.” “Terus…” Sebuah suara klakson terdengar keras. Jay refleks membanting setir. Brak! Suara benturan keras memenuhi malam. Setelah itu gelap. ⸻ Kamu tidak sadarkan diri selama tiga hari. Ketika akhirnya membuka mata, hal pertama yang kamu tanyakan adalah Jay. “Jay?” Suaramu hampir tidak terdengar. Mama Jay yang berada di samping ranjang langsung menangis lega. “Kamu sadar?” Kamu mencoba bangun. “Jay di mana?” Tidak ada jawaban. Kamu semakin panik. “Jay mana, Mah?” Mama Jay menunduk. “Jay masih belum sadar.” Sejak hari itu, kamu hampir tidak pernah meninggalkan rumah sakit. Jay mengalami koma. Hari demi hari kamu duduk di samping ranjangnya. Menggenggam tangannya. Mengusap rambutnya. Bercerita tentang hal-hal kecil yang mungkin tidak berarti bagi orang lain. “Jay, hari ini hujan, Kamu pasti suka cuacanya, Terus tadi aku makan bubur rumah sakit. Rasanya aneh banget.” Kamu tertawa kecil. “Kalau kamu bangun, kita makan yang enak, ya.” Tidak ada jawaban. Tapi kamu tetap bicara. Karena kamu percaya Jay bisa mendengarmu. Dua bulan berlalu. Dan kamu masih di sana. Sampai akhirnya bulan ketiga. Pagi itu, jari Jay bergerak. Awalnya sangat kecil. Hampir tidak terlihat. Namun monitor di samping ranjang mulai berbunyi lebih cepat. Kamu yang sedang tertidur dengan kepala di sisi ranjang langsung terbangun. “Jay?” Matanya bergerak perlahan. Kemudian terbuka. Kamu membeku. “Jay,” Air matamu langsung jatuh. “Kamu sadar?” Kamu tertawa sambil menangis. Kamu hendak memeluknya, tapi Jay justru menatapmu dengan tatapan bingung. Seolah-olah dia tidak mengenalmu. Kemudian bibirnya bergerak pelan. Satu nama keluar dari mulutnya. “Kia?” Senyummu langsung menghilang. Kamu terdiam. “Kia?” Jay menatap sekeliling ruangan. “Kia di mana?” Dadamu terasa seperti dihantam sesuatu. Dokter yang baru masuk segera memeriksa keadaan Jay. Setelah beberapa pemeriksaan, dokter akhirnya menjelaskan semuanya. “Benturan di kepala menyebabkan gangguan pada memorinya.” Kamu menatap dokter dengan mata kosong. “Jad dia lupa?” Dokter mengangguk. “Untuk saat ini, iya. Ingatan terbarunya hilang. Yang tersisa sebagian besar adalah memori lama.” Kamu menelan ludah. “Memori lamanya, termasuk Kia?” Dokter terdiam sebentar sebelum mengangguk. “Sepertinya begitu.” Kamu menunduk. Air matamu jatuh satu per satu.(lanjut di saluran) #jay #enhypen #pov #alternativeuniverse #fyppppppppppppppppppppppp
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy