@qalbieishq8547: নিঃসঙ্গতা||

Qalbi-e Ishq (قلبِ عشق)
Qalbi-e Ishq (قلبِ عشق)
Open In TikTok:
Region: BD
Friday 19 June 2026 12:28:38 GMT
13462
1193
13
88

Music

Download

Comments

mdnurulislam1721
꧁•◍•NURUL•◍꧂🇧🇩 :
শেষ মেশ যখন বুঝলাম সব অনূভুতি সবার কাছে মূল পায় না তখন আর অভিযোগ করি না শুধু এক বুক নীরবতা কিছু অপূর্ণতা আর অসংখ্য চাপা দীর্ঘশ্বাস নিয়ে নিঃসঈতাকেই আপন করে নিলাম অপুর্ব
2026-06-19 22:26:05
2
islamer.shehezadi17
Islamer Shehezadi :
হুম
2026-06-19 13:15:24
0
dyxhabhivs5u
আঃ আউয়াল :
শেষ মেশ যখন বুঝলাম সব অনূভুতি সবার কাছে মূল পায় না তখন আর অভিযোগ করি না শুধু এক বুক নীরবতা কিছু অপূর্ণতা আর অসংখ্য চাপা দীর্ঘশ্বাস নিয়ে নিঃসঈতাকেই আপন করে নিলাম
2026-06-24 10:27:28
0
asifhasan2029
Mohammad Asif Hasan :
হুম মনের মতো একটা কথা বলছেন 🫀🥹
2026-06-19 15:43:08
0
mizan_official_25
𝗠𝗶𝘇𝗮𝗻_𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗲𝗹_99 :
শেষ মেশ যখন বুঝলাম সব অনূভুতি সবার কাছে মূল পায় না তখন আর অভিযোগ করি না শুধু এক বুক নীরবতা কিছু অপূর্ণতা আর অসংখ্য চাপা দীর্ঘশ্বাস নিয়ে নিঃসঈতাকেই আপন করে নিলাম
2026-06-23 03:04:44
0
rabbatul3
Sorrow rose,,, ☺️😔 :
হুম 🥺😔😔
2026-06-19 13:55:36
0
rakib.ahmed2912
i :
❤️❤️❤️
2026-06-30 05:38:39
0
robin.hassan354
ভদ্র ছেলে 🤗☺️❤️‍🩹 :
❤️❤️❤️
2026-06-23 11:41:03
0
mkmehedi023
🪻🌷জেনারেল পড়ুয়া হুজুর 💐🥀 :
❤️❤️❤️
2026-06-20 15:07:38
0
_......_627
_–...انتظار/ইন্তেজার...–_ :
🥰🥰🥰
2026-06-20 04:22:29
0
esrat.jahan.mim953
💖...জেনারেল গার্ল..💖 :
🥰🥰🥰
2026-06-19 14:28:46
0
roni14725
❤️Roni_Ahmed❤️ :
❤️❤️❤️
2026-06-30 12:10:26
0
To see more videos from user @qalbieishq8547, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pt 2: Kamu berlari menaiki tangga menuju rooftop secepat yang kamu bisa. Napasmu sudah habis dan ngos-ngosan, dada terasa mau pecah karena paru-parumu kekurangan oksigen. Tapi kamu tidak peduli, di pikiranmu hanya ada satu hal: kamu harus menghentikan Ryul sebelum terlambat. BRAK! Kamu membuka pintu besi rooftop itu dengan kasar. Tapi begitu melihat pemandangan di depan mata, seluruh tubuhmu langsung kaku. Langkahmu terhenti seketika, dan darahmu rasanya membeku sampai ke ujung jari. Ryul berdiri di sana. Kakinya menginjak kuat-kuat leher seorang siswa laki-laki—bukan lagi di dada, tapi langsung mengunci jalan napasnya. Siswa itu, Noah , mencakar-cakar sepatu Ryul dengan kuku-kuku jari yang sudah patah dan berdarah. Wajah Noah sudah membiru keunguan, matanya melotot kesakitan dengan urat-urat merah yang pecah karena benar-benar kehabisan napas. Di lantai semen, genangan darah segar terus melebar di sekitar kepalanya. Di sisinya, Jinwoo dan Taemin bersandar pada pagar pembatas. Jinwoo sibuk membersihkan sisa tanah di kuku jarinya, sementara Taemin sesekali menguap kecil. Mereka tidak sekadar bosan; mereka menikmati tontonan ini layaknya rutinitas yang membosankan. Gila, mereka sama sekali tidak punya empati.
pt 2: Kamu berlari menaiki tangga menuju rooftop secepat yang kamu bisa. Napasmu sudah habis dan ngos-ngosan, dada terasa mau pecah karena paru-parumu kekurangan oksigen. Tapi kamu tidak peduli, di pikiranmu hanya ada satu hal: kamu harus menghentikan Ryul sebelum terlambat. BRAK! Kamu membuka pintu besi rooftop itu dengan kasar. Tapi begitu melihat pemandangan di depan mata, seluruh tubuhmu langsung kaku. Langkahmu terhenti seketika, dan darahmu rasanya membeku sampai ke ujung jari. Ryul berdiri di sana. Kakinya menginjak kuat-kuat leher seorang siswa laki-laki—bukan lagi di dada, tapi langsung mengunci jalan napasnya. Siswa itu, Noah , mencakar-cakar sepatu Ryul dengan kuku-kuku jari yang sudah patah dan berdarah. Wajah Noah sudah membiru keunguan, matanya melotot kesakitan dengan urat-urat merah yang pecah karena benar-benar kehabisan napas. Di lantai semen, genangan darah segar terus melebar di sekitar kepalanya. Di sisinya, Jinwoo dan Taemin bersandar pada pagar pembatas. Jinwoo sibuk membersihkan sisa tanah di kuku jarinya, sementara Taemin sesekali menguap kecil. Mereka tidak sekadar bosan; mereka menikmati tontonan ini layaknya rutinitas yang membosankan. Gila, mereka sama sekali tidak punya empati. "Ryul! Berhenti!" teriakmu histeris sambil berlari mendekat. Ryul menoleh lambat. Gerakannya begitu tenang, sangat kontras dengan Noah yang sedang megap-megap menjemput ajal di bawah kakinya. Dan saat matanya bertemu denganmu, sebuah seringai terkembang di wajahnya. Itu bukan seringai manusia. Sudut bibirnya terangkat terlalu lebar, menampilkan deretan gigi yang ternoda cairan merah kental. Dia menjilat noda darah di bibirnya dengan santai, mengecapnya seolah itu adalah rasa yang paling manis. Tatapan matanya kosong, dingin, dan benar-benar mati—jenis tatapan seorang psikopat yang tidak punya perasaan dan siap menghabisi nyawa siapa saja. "Lepasin dia... aku mohon, lepasin..." Suaramu gemetar hebat. Lututmu terasa seperti jeli, nyaris tidak mampu menopang berat tubuhmu sendiri menghadapi aura mengerikan dari cowok itu. "Kenapa harus?" Ryul bertanya dengan nada berbisik yang teramat lembut, seolah sedang membisikkan dongeng pengantar tidur yang mematikan. "Gue cuma lagi mastiin dia tahu posisi dirinya." Di bawah sepatu Ryul, mata Noah yang berkaca-kaca menatapmu. Tatapan dari orang yang tahu kalau nyawanya sudah di ujung tanduk. Mulutnya mangap-mangap tanpa suara, mengeluarkan busa tipis bercampur darah segar. Kamu tahu persis kenapa Ryul jadi segila ini. Tadi siang, Noah menaruh sekotak susu dan surat di mejamu, lalu menyatakan cintanya di depan kelas. Kamu sudah menolaknya dengan sangat baik, sambil tersenyum dan bilang terima kasih, biar dia tidak sakit hati. Tapi untuk Ryul, tindakan Noah itu adalah kesalahan fatal yang pantas dibayar dengan nyawa. Bagi Ryul, kamu adalah miliknya secara mutlak. Siapa pun cowok yang berani mendekatimu, menyapamu, atau bahkan berani menyukaimu, itu artinya mereka sedang menggali kuburannya sendiri. "Dia nggak salah apa-apa, Ryul!" tangismu akhirnya pecah, seluruh tubuhmu bergetar hebat menghadapi aura mengerikan yang menguar dari cowok itu. "Aku udah nolak dia! Dia nggak ngapa-ngapain aku!" Ryul terdiam sebentar, lalu kekehan rendah lolos dari tenggorokannya. Suara tawa yang terdengar parau, kering, dan membuat seluruh bulu kudukmu meremang ngeri. "Nggak salah?" Ryul mengulang kalimatmu. Nada suaranya mendadak turun, berubah menjadi sangat berat dan mengancam. KRETEK Tanpa mengalihkan pandangan matanya dari matamu, Ryul sengaja menggeser tumitnya dan menginjak hancur tulang selangka Noah sampai terdengar bunyi patah yang sangat jelas. Noah bahkan tidak bisa berteriak, hanya suara desisan menderita yang keluar dari tenggorokannya saat tubuhnya kejang-kejang hebat di atas lantai semen. [lanjut 💬] #POV #ryul #LNGSHOT #ryullngshot

About