@marca.com: ‼️ Lamine está de vuelta... y estos siete detalles lo confirman 🎩✨ El último es pura magia 📹 @jlallgue92 #FIFAWorldCup #Mundial2026 #deportesentiktok #tiktokfootballacademy

Diario MARCA
Diario MARCA
Open In TikTok:
Region: ES
Friday 19 June 2026 16:41:29 GMT
37767
2626
33
41

Music

Download

Comments

diego.z33
diego.z33 :
si eso es un control .....
2026-06-19 17:18:13
4
tavomontesmora1
tavomontesmora1 :
Le salió un humarascal a mi celular al ver esto
2026-06-19 16:51:14
4
moracarlos18
Carlos Mora 😝 :
2026-06-19 17:11:40
2
rickyle22
Ricky Alveo :
Con venda o sin venda
2026-06-19 18:32:48
1
sebastian.p001
Sebastian.P00 :
que está devuelta??? aaaaa ya entonces en el partido saldrá con un vendaje raro en la mano, si ? obviamente que si
2026-06-19 16:58:45
1
souleymane.maman
Souleymane Maman Mahamadou :
yes
2026-06-19 16:50:21
2
mihima.de.lhm.fore
Mihima de LHM forever :
Carisma cómo MJ🔥💞💞💞🥰💞se nace, no se hacer 🥰💞🥰Te amamos LAMINE YAMAL 💞
2026-06-19 17:50:24
0
user79488855568270
user79488855568270 :
campanilla para el balón de oro o cómo va
2026-06-19 17:14:12
1
cross14093
luismena :
jajajajajajaja si?
2026-06-19 17:29:10
0
canovv13
Cano :
4to
2026-06-19 16:46:04
0
dj.vu5
Déjà Vu :
jajajajaja hay que reflejarlo en la el partido oficial
2026-06-19 17:43:09
0
francesc429
Francesc :
De verdad. Que vuelva. A Barcelona. Que no se lesione
2026-06-19 17:53:14
0
mecanico.6
🔧🔩 mecánico 🔧🔩 :
🤣🤣🤣🤣🤣 tremendo amago
2026-06-19 18:08:02
0
jordancr165
who_isJordan🤷‍♂️👑 :
seguime porfavor
2026-06-19 16:43:56
0
ronaldopb7
Ronaldo :
PAÑAL DE ORO🤣🤣🤣
2026-06-19 16:47:55
1
thiagollanos2804
Thiago Llanos Ortiz :
mucho marketing😂😂 los verdaderos hablan dentro del campo de juego 😂 Kiki androide vini
2026-06-19 16:47:04
2
moracarlos18
Carlos Mora 😝 :
2026-06-19 17:11:42
0
abdel_delcid
𝕯𝖊𝖑𝖈𝖎𝖉 :
🔥🔥🔥
2026-06-19 16:43:24
1
ricardo.ordoez686
Ricardo :
😂😂😂
2026-06-19 16:47:26
0
william.cuque
William Cuque :
🤣🤣🤣
2026-06-19 16:58:00
0
sapolocutor3
sapolocutor :
😂😂😂
2026-06-19 16:46:44
0
arley.pulido04
arley pulido :
😁😁😁
2026-06-19 19:43:37
0
To see more videos from user @marca.com, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ayah Bunda yang luar biasa, pernahkah merasa khawatir karena si kecil susah fokus? Atau merasa panik karena anak tetangga sepertinya sudah bisa calistung (baca, tulis, hitung) di usia dini? Sering kali kita buru-buru memberi mereka flashcards atau aplikasi edukasi di gadget. Padahal di Jepang, rahasia otak kuat, cerdas, dan fokus justru BUKAN datang dari belajar di meja sebelum usia 5 tahun. Para ibu di sana lebih sibuk membangun FONDASI, bukan menumpuk materi akademik. Yuk, kita bedah 6 kebiasaan nyata ibu di Jepang yang terbukti secara sains bisa membentuk otak anak lebih kuat, fokus, dan cerdas bahkan sebelum mereka masuk sekolah: 1. Tidur adalah Harga Mati Sains membuktikan bahwa saat anak tidur pulas, otak mereka bekerja paling keras untuk membuang
Ayah Bunda yang luar biasa, pernahkah merasa khawatir karena si kecil susah fokus? Atau merasa panik karena anak tetangga sepertinya sudah bisa calistung (baca, tulis, hitung) di usia dini? Sering kali kita buru-buru memberi mereka flashcards atau aplikasi edukasi di gadget. Padahal di Jepang, rahasia otak kuat, cerdas, dan fokus justru BUKAN datang dari belajar di meja sebelum usia 5 tahun. Para ibu di sana lebih sibuk membangun FONDASI, bukan menumpuk materi akademik. Yuk, kita bedah 6 kebiasaan nyata ibu di Jepang yang terbukti secara sains bisa membentuk otak anak lebih kuat, fokus, dan cerdas bahkan sebelum mereka masuk sekolah: 1. Tidur adalah Harga Mati Sains membuktikan bahwa saat anak tidur pulas, otak mereka bekerja paling keras untuk membuang "sampah emosi" dan menyemen memori menjadi kecerdasan permanen. Anak usia 1-5 tahun di Jepang rata-rata tidur 11 hingga 12 jam setiap malam tanpa kecuali. Jam 8 malam, rumah di sana biasanya sudah sunyi. Memotong waktu tidur anak sama saja memotong kesempatan jutaan sel saraf untuk terhubung. Ingat, otak yang lelah tidak akan pernah bisa menjadi otak yang cerdas! 2. Alam adalah Guru Terbaik Anak-anak di Jepang dibiasakan berada di luar ruangan minimal 1 jam setiap hari, entah itu saat hujan (memakai sepatu bot) maupun panas (memakai topi). Saat anak menginjak tanah, menyentuh batang pohon, atau melihat awan, tingkat stres mereka turun drastis. Di sinilah prefrontal cortex—pusat kendali fokus dan emosi—berkembang maksimal. Jika ingin anak tidak gampang tantrum dan punya fokus tajam, berikan mereka udara segar, bukan dinding kamar atau layar gadget. 3. Pembatasan Ketat Screen Time (Waktu Layar) Memberikan gadget memang cara termudah membuat anak diam, tapi ibu di Jepang memilih jalan yang lebih menantang. Untuk anak di bawah 3 tahun, aturannya adalah NOL layar tanpa kecuali. Di atas usia itu, mereka sangat pelit memberikan waktu layar, maksimal hanya 30 menit sehari. Mengapa? Riset membuktikan paparan layar berlebih pada balita secara fisik menyusutkan massa putih di otak yang mengurus bahasa, literasi, dan kemampuan berpikir mendalam. 4. Gerakan Fisik adalah Mesin Kecerdasan Banyak orang tua yang langsung panik dan melarang saat melihat anak lari-larian, memanjat, atau melompat. Namun di Jepang, gerakan motorik kasar adalah fondasi konsentrasi. Gerakan fisik dan menjaga keseimbangan akan memperkuat serebelum (bagian otak yang terhubung langsung dengan fokus). Anak-anak Jepang dipuaskan geraknya saat balita agar mereka bisa duduk tenang saat masuk sekolah nanti. Jadi, saat si kecil tidak bisa diam, mereka tidak sedang nakal, melainkan sedang membangun kabel saraf agar bisa fokus di masa depan. 5. Pengalaman Sensorik Langsung (The Power of Hands) Tangan adalah bagian luar dari otak. Ketika anak dibiarkan bermain dengan air, pasir, tanah liat, hingga membantu meremas adonan di dapur, jutaan sel saraf di ujung jari mereka sedang meledak mengirimkan sinyal ke otak. Pengalaman kaya sensorik ini membangun fleksibilitas otak yang multidimensi. Ibu di Jepang tidak takut baju anak penuh noda lumpur atau kotor. Noda bisa dicuci, tetapi koneksi saraf yang tidak terbentuk karena anak terlalu steril tidak akan bisa diulang kembali. 6. Interaksi dan Percakapan Tatap Muka (Skinship) Banyak orang tua secara fisik ada di samping anak, tapi matanya terpaku pada layar HP. Di Jepang, konsep skinship (kedekatan fisik) dan komunikasi dua arah sangat dijunjung tinggi. Saat berbicara dengan anak, berikan tatapan mata, ekspresi wajah, dan perhatian penuh. Jumlah kata yang didengar anak langsung dari orang tuanya sebelum usia 5 tahun adalah penentu utama kesuksesan akademik mereka nanti. Percakapan langsung membantu otak anak belajar kosakata, empati, nada bicara, dan struktur berpikir. #KisahNyata #semuaorangツ #fypシ゚viral🖤tiktok #beritaviraltiktok #InspirasiDunia

About