@oliviakwood:

liv
liv
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 20 June 2026 02:32:00 GMT
834
104
2
4

Music

Download

Comments

joshmarkley
joshmarkley :
Always a vibe
2026-06-24 21:44:16
0
patricksweda
PatrickSweda :
🔥🔥🔥
2026-06-20 02:43:42
0
To see more videos from user @oliviakwood, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gempa dan Tsunami Valdivia (1960) yang juga dikenal sebagai Great Chilean Earthquake, merupakan gempa bumi terbesar yang pernah tercatat oleh instrumen modern dengan magnitudo Mw 9,5. Gempa ini terjadi pada 22 Mei 1960 pukul 19:11 UTC (15:11 waktu setempat) di lepas pantai selatan Chili, dekat kota Valdivia. Peristiwa tersebut merupakan puncak dari rangkaian gempa besar yang telah mengguncang wilayah Chili beberapa hari sebelumnya. Menurut USGS dan NOAA, gempa ini terjadi akibat pelepasan energi raksasa di Zona Subduksi Peru–Chile, tempat Lempeng Nazca menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan dengan laju sekitar 7–8 cm per tahun. Selama berabad-abad, tegangan terus terakumulasi hingga akhirnya patahan sepanjang lebih dari 1.000 kilometer mengalami pergeseran mendadak. Beberapa bagian dasar laut terangkat hingga beberapa meter, sementara bagian lain turun secara signifikan. Perubahan bentuk dasar laut yang sangat luas inilah yang memindahkan miliaran ton air laut dan memicu tsunami raksasa yang menjalar ke seluruh Samudra Pasifik. Dalam hitungan jam, gelombang tsunami menghantam pesisir Chili, lalu melintasi lautan menuju Hawaii, Jepang, Filipina, dan pantai barat Amerika Utara dengan kecepatan mencapai ratusan kilometer per jam. Dampak bencana ini sangat dahsyat dan berskala global. Di Chili, guncangan hebat menyebabkan keruntuhan bangunan, longsor, likuefaksi, perubahan aliran sungai, serta banjir akibat penurunan permukaan tanah di sejumlah wilayah pesisir. Tsunami yang dihasilkan mencapai ketinggian lebih dari 20 meter di beberapa lokasi pesisir Chili dan menew45kan ribuan orang. Gelombang tsunami kemudian mencapai Hilo, Hawaii, sekitar 15 jam setelah gempa dan menew45kan puluhan orang serta menghancurkan ratusan bangunan. Di Jepang, tsunami setinggi beberapa meter menyebabkan lebih dari seratus korb4n jiw4 meskipun sumber gempa berada lebih dari 17.000 kilometer jauhnya. Secara keseluruhan, berbagai sumber memperkirakan korban mening94al mencapai 1.000–6.000 orang, dengan jutaan warga terdampak dan kerugian ekonomi yang sangat besar untuk ukuran saat itu. Gempa Valdivia 1960 menjadi tonggak penting dalam perkembangan ilmu kebumian modern karena memberikan bukti kuat mengenai mekanisme gempa megathrust dan kemampuan tsunami untuk merambat melintasi samudra dalam skala global. Peristiwa ini juga mendorong penguatan sistem pemantauan dan peringatan dini tsunami internasional yang hingga kini digunakan untuk melindungi masyarakat di kawasan Pasifik. Video: YouTube (Pacific TWC) Literasi: USGS Earthquake Hazards Program, NOAA, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), NOAA National Centers for Environmental Information (NCEI), Encyclopaedia Britannica, NOAA Tsunami Database. #naturaldisaster #tsunami #earthquake
Gempa dan Tsunami Valdivia (1960) yang juga dikenal sebagai Great Chilean Earthquake, merupakan gempa bumi terbesar yang pernah tercatat oleh instrumen modern dengan magnitudo Mw 9,5. Gempa ini terjadi pada 22 Mei 1960 pukul 19:11 UTC (15:11 waktu setempat) di lepas pantai selatan Chili, dekat kota Valdivia. Peristiwa tersebut merupakan puncak dari rangkaian gempa besar yang telah mengguncang wilayah Chili beberapa hari sebelumnya. Menurut USGS dan NOAA, gempa ini terjadi akibat pelepasan energi raksasa di Zona Subduksi Peru–Chile, tempat Lempeng Nazca menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan dengan laju sekitar 7–8 cm per tahun. Selama berabad-abad, tegangan terus terakumulasi hingga akhirnya patahan sepanjang lebih dari 1.000 kilometer mengalami pergeseran mendadak. Beberapa bagian dasar laut terangkat hingga beberapa meter, sementara bagian lain turun secara signifikan. Perubahan bentuk dasar laut yang sangat luas inilah yang memindahkan miliaran ton air laut dan memicu tsunami raksasa yang menjalar ke seluruh Samudra Pasifik. Dalam hitungan jam, gelombang tsunami menghantam pesisir Chili, lalu melintasi lautan menuju Hawaii, Jepang, Filipina, dan pantai barat Amerika Utara dengan kecepatan mencapai ratusan kilometer per jam. Dampak bencana ini sangat dahsyat dan berskala global. Di Chili, guncangan hebat menyebabkan keruntuhan bangunan, longsor, likuefaksi, perubahan aliran sungai, serta banjir akibat penurunan permukaan tanah di sejumlah wilayah pesisir. Tsunami yang dihasilkan mencapai ketinggian lebih dari 20 meter di beberapa lokasi pesisir Chili dan menew45kan ribuan orang. Gelombang tsunami kemudian mencapai Hilo, Hawaii, sekitar 15 jam setelah gempa dan menew45kan puluhan orang serta menghancurkan ratusan bangunan. Di Jepang, tsunami setinggi beberapa meter menyebabkan lebih dari seratus korb4n jiw4 meskipun sumber gempa berada lebih dari 17.000 kilometer jauhnya. Secara keseluruhan, berbagai sumber memperkirakan korban mening94al mencapai 1.000–6.000 orang, dengan jutaan warga terdampak dan kerugian ekonomi yang sangat besar untuk ukuran saat itu. Gempa Valdivia 1960 menjadi tonggak penting dalam perkembangan ilmu kebumian modern karena memberikan bukti kuat mengenai mekanisme gempa megathrust dan kemampuan tsunami untuk merambat melintasi samudra dalam skala global. Peristiwa ini juga mendorong penguatan sistem pemantauan dan peringatan dini tsunami internasional yang hingga kini digunakan untuk melindungi masyarakat di kawasan Pasifik. Video: YouTube (Pacific TWC) Literasi: USGS Earthquake Hazards Program, NOAA, Pacific Tsunami Warning Center (PTWC), NOAA National Centers for Environmental Information (NCEI), Encyclopaedia Britannica, NOAA Tsunami Database. #naturaldisaster #tsunami #earthquake

About