@terceslololoacc: time doesnt stop for anyone. #enhypen #7 #evan

iajn
iajn
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 20 June 2026 02:38:37 GMT
53437
16309
77
9641

Music

Download

Comments

aaalayathaooo
enhaat¹⁰⁰⁹ :
everything feels weirdly surreal
2026-06-21 15:35:38
621
reyna._651
Reyna¹⁰⁰⁹ :
They just announced the fandom name for Evan ☹️
2026-06-20 03:08:16
801
idlikapeach_
likaa¹⁰⁰⁹ :
im scared for sunoo's birthday tbh
2026-06-20 16:41:15
219
nayeon_si0
ㅤᵕ̈ :
I feel dead
2026-06-22 02:58:18
189
breadstickbiscuit
rosi⁷🌀🦋 :
It’s ok to support Evan and enhypen both btw
2026-06-20 21:56:51
153
user827329735
𝓀𝒶𝓎.¹⁰⁰⁹ :
All I can think about is the clip where heeseung said he was gonna stay with engene forever
2026-06-20 20:22:28
91
lowkeyblueberry
re メ0 🧩 :
Heeseung saying if he could have a superpower he wants to go back in time.
2026-06-21 21:56:38
20
mainlym
𑣲𝓶 :
the gap in the choreo is a very sensitive topic for me
2026-06-21 05:29:07
48
elixyte
ell ⁷ :
everything feels fake
2026-06-22 06:19:13
14
prksunghoonnie
steph ˖ ౨ৎ | sin: vanish :
Even and engene now
2026-06-20 03:36:02
95
_heeply
️ :
delete
2026-06-21 15:51:25
35
aubreyjaneeee
Aubrey Jane :
i can’t take it
2026-06-20 03:32:27
29
liv.bbyzz
꒰ྀི১ 𝘭𝘪𝘷𝘪𝘦 ໒꒱ིྀ ˚⟡˖ ࣪ :
genuinely distanced myself from enha on accident this shit dont feel real
2026-06-28 18:36:37
3
naz.eni15
Nazeni ⁷ :
This did something to me
2026-06-22 03:57:24
5
h_evan_lee_7
nishimura manimura 🐥💖 :
new logo...
2026-06-27 07:59:10
3
e_yunxx
스트로베리 :
I feel like im living in a nightmare
2026-06-23 11:44:48
2
To see more videos from user @terceslololoacc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About