@latinus_us: #Loret. Nuevos testimonios y denuncias apuntan a presuntas agresiones, extorsiones y posibles irregularidades dentro del penal femenil de Santa Martha Acatitla. #Latinus #InformaciónParaTi

Latinus
Latinus
Open In TikTok:
Region: MX
Saturday 20 June 2026 04:02:06 GMT
123642
11771
204
286

Music

Download

Comments

corazn.azulado
Corazón Azulado :
Y aquí Saskia no dirá o solo cuando monetiza?
2026-06-20 04:43:21
314
iramsantiagoramirez
Iram Santiago Ramirez :
Saskia podría hablar de esto?
2026-06-20 14:41:47
52
bertha_alicia11
Monalisa :
y la CNDH ?
2026-06-20 05:58:32
83
crist8051
cristian quintero :
2026-06-20 13:07:18
19
daniel.travieso89
Daniel travieso :
eso es en todos los penales de la república
2026-06-20 18:12:56
9
cesar.a_4321
César.A_ツ :
Que le pasa al mes de junio?:(
2026-06-20 04:07:23
44
dorareyes72
Dora Reyes513 :
que impotencia
2026-06-20 14:19:59
6
veraroch
Vera Roch :
Dios!!!
2026-06-20 04:55:55
6
issabella_san
issabella_san :
Estoy linda ? 🥰💘
2026-06-20 18:32:54
1
therion777
Tsatthoggua :
Porque esta Noticia 📰 NO es viral 📱? 🤔
2026-06-20 17:02:44
4
roc_santaanna
Rocío :
#lnser humano somos lo peor para otro ser humano
2026-06-20 17:06:24
4
vicmagom
vic :
Cierto
2026-06-20 18:53:40
1
starmex89
starmex89 :
Queeeeeeeeeeeee!!????!?!!!!!!
2026-06-20 15:43:33
0
To see more videos from user @latinus_us, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About