@albassamdryfruits: KILAWOO 😋😋❤️#Kilawoo #Kilawoo #ALBASSAM #dry_fruits #Timergara @salman_khan5000 @Muhammad Bilal

البسام ڈرائی فروٹ  تیمرگرہ
البسام ڈرائی فروٹ تیمرگرہ
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 20 June 2026 17:39:17 GMT
310927
5172
123
865

Music

Download

Comments

aamir.khan4117
𓊈NOVA🌙_🚩𓊉 :
different Between Taste and Zaiqa Kindly Explain kai suk😂😂
2026-06-23 11:25:36
11
user8701481576355
user8701481576355 :
price plz
2026-06-21 11:34:37
5
user86116311781520
Queen 👸 :
da sa shy de
2026-06-21 18:55:43
0
mahtisham585
M Ahtisham :
iska taste ksa hota h
2026-06-23 02:22:50
0
anayatallahhafiz22
مزدور ھلک💕 :
price please 🙏🙏❣️
2026-06-21 11:54:44
2
nouman.khan.nouma0
Nouman khan Nouman khan :
2026-07-06 16:18:55
3
anaiza2101
꧁༺dr .𝓐𝓷𝓪𝓲𝔃𝓪༻:🇨🇵🇭🇲 :
as ka name
2026-06-21 16:18:36
2
user8715690974602
hassan :
Pa zabar10 d rala ra oghowo
2026-07-18 08:12:33
0
khn.seb
Mk🔥خان :
price?
2026-06-21 04:15:43
2
rahatarmani07
RãHat Armani :
2026-07-06 16:47:52
1
umaimaafredi
umaima afredi :
da ho ma awal zal olido
2026-07-14 15:35:27
0
imadansari35
ANSARI talks 🎤🎤 :
یو زل بہ ضرور درزو
2026-07-22 11:29:24
0
iam_hassan23
Hassan786 :
𝙁𝙤𝙬𝙤𝙧 𝙋𝙪𝙡𝙡𝙡 🤣😂😂🤣
2026-06-26 15:52:12
2
madihakhn01
zuhra❣ :
dese khwsla.dai che 😅😅
2026-06-22 18:48:52
2
ajlal_khan_
𝘼𝙅𝙇𝘼𝙇 𝙆𝙃𝘼𝙉♠️ :
2026-07-12 17:20:30
0
aftab3738
khan :
price
2026-07-17 12:19:25
0
thayyab3
тнαууαв 𓆩♡𓆪 :
salamoona Kelawoo yam aw da de albasam dry fruit 😁
2026-07-08 20:04:31
0
awaiskhanswabi3
غنم رنگ :
Rora please mask use kawa …awal physical hygiene bandi khyal satal pakar di … Da yow request dy . Please don’t mind brother ..
2026-07-09 11:46:14
0
gul3305
𝓖𝓾𝓵 🌺 :
mask achawa plz
2026-07-22 11:39:31
0
user793922560
Muhammad Ijaz :
kg price
2026-07-12 10:30:32
0
mrbeast.mr13
لےوانی لیزای :
l love you balla
2026-07-09 13:56:49
0
bambar.party8
bambar party :
don't use music
2026-07-10 21:15:20
0
benismqeiz6
benish :
da SA shy de?
2026-06-22 04:13:29
0
To see more videos from user @albassamdryfruits, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About